Bacaan Shalawat Nariyah Lengkap dan Manfaat Shalawat Nariyah

Di Publikasikan 01 Mar 2013 // Oleh pendidikan islam // Kategori Sholawat //

Mungkin para akhi dan ukhti sudah sering mendengar apa yang namanya sholawat nariyah, atau mungkin sering denger sholawatnya tapi tidak tau nama sholawatnya :)
Nama SHOLAWAT NARIYAH sebenarnya adalah SHALAWAT TAFRIJIYAH, tetapi oleh ulama maghribi menyebutnya sholawat “Nariyah”. berikut dibawah ini adalah bacaan shalawat Nariyah Lengkap dengan Bacaan Indonesia, Arti, dan juga Faedahnya :

sholawat nariyah image

teks sholawat nariyah (image)

أللّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ
ALLOOHUMMA SHOLI SHOLAATAN KAAMILATAN WASALLIM SALAAMAN TAAMMAN ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADINIL LADZII TANHALLU BIHIL ‘UQODU WA TANFARIJU BIHIL KUROBU WA TUQDHOO BIHIL HAWAA-IJU WA TUNAALU BIHIR-ROGHOO-IBU WA HUSNUL KHOWAATIMI WA YUSTASQOL GHOMAAMU BI WAJHIHIL KARIIMI WA ‘ALAA AALIHII WA SHOHBIHII FII KULLI LAMHATIN WA NAFASIN BI ‘ADADI KULLI MA’LUUMIN LAKA.
Artinya : “Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah, di curahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia. Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat beliau, setiap kedipan mata dan hembusan nafas, bahkan sebanyak pengetahuan bagiMu.

MANFAAT / KHASIAT / FAEDAH SHALAWAT NARIYAH
Oleh Syaikh Muhammad At Tunisii, bahwa shalawat ini memiliki khasiat yang banyak sekali, lagi sangat mena’jubkan

  • Dimana sholawat tersebut aspabila dibaca 11 kali pada setiap hari, maka Allah akan memudahkan rizqinya dan diangkat derajatnya dimata masyarakat.
  • Apabila dibaca 31 kalipada setiap selesai sholat subuh, maka Allah akan memudahkan segala macam urusannya dalam setiap usahanya.
  • Apabila dibaca 90 kalipada setiap harinya maka Allah akan menghilangkan keduduknnya, dimudahkan rizqinya, dijauhkan dari segala penyakit, dibukakan pintu kebijakan, sehingga semua orang akan menaruh rasa senang kepadanya.
  • Apabila di baca 300 kali di dalam suatu majelis (secara bersama-sama), maka Allah akan mengabulkan hajatnya yang besar di samping itu akan di jauhkan dari marabahaya yang besar.
  • Dalam kitab Khozinatul Asror (hlm. 179) dijelaskan, “Salah satu shalawat yang mustajab ialah Shalawat Tafrijiyah Qurthubiyah, yang disebut orang Maroko dengan Shalawat Nariyah karena jika mereka (umat Islam) mengharapkan apa yang dicita-citakan, atau ingin menolak yang tidak disukai mereka berkumpul dalam satu majelis untuk membaca shalawat nariyah ini sebanyak 4444 kali, tercapailah apa yang dikehendaki dengan cepat (bi idznillah).”
  • Shalawat ini juga oleh para ahli yang tahu rahasia alam diyakini sebagai kunci gudang yang mumpuni:. .. Dan imam Dainuri memberikan komentarnya: Siapa membaca shalawat ini sehabis shalat (Fardhu) 11 kali digunakan sebagai wiridan maka rizekinya tidak akan putus, di samping mendapatkan pangkat kedudukan dan tingkatan orang kaya.”

Tambahan : Sejarah Shalawat Nariyah (Tapi tidak tau benar/tidaknya)
Sholawat Nariyah adalah sebuah sholawat yang disusun oleh Syekh Nariyah. Syekh yang satu ini hidup pada jaman Nabi Muhammad sehingga termasuk salah satu sahabat nabi. Beliau lebih menekuni bidang ketauhidan.

Syekh Nariyah selalu melihat kerja keras nabi dalam menyampaikan wahyu Allah, mengajarkan tentang Islam, amal saleh dan akhlaqul karimah sehingga syekh selalu berdoa kepada Allah memohon keselamatan dan kesejahteraan untuk nabi. Doa-doa yang menyertakan nabi biasa disebut sholawat dan syekh nariyah adalah salah satu penyusun sholawat nabi yang disebut sholawat nariyah.

Suatu malam syekh nariyah membaca sholawatnya sebanyak 4444 kali. Setelah membacanya, beliau mendapat karomah dari Allah. Maka dalam suatu majelis beliau mendekati Nabi Muhammad dan minta dimasukan surga pertama kali bersama nabi. Dan Nabi pun mengiyakan. Ada seseorang sahabat yang cemburu dan lantas minta didoakan yang sama seperti syekh nariyah. Namun nabi mengatakan tidak bisa karena syekh nariyah sudah minta terlebih dahulu.
Mengapa sahabat itu ditolak nabi? dan justru syekh nariyah yang bisa? Para sahabat itu tidak mengetahui mengenai amalan yang setiap malam diamalkan oleh syekh nariyah yaitu mendoakan keselamatan dan kesejahteraan nabinya.

Orang yang mendoakan Nabi Muhammad pada hakekatnya adalah mendoakan untuk dirinya sendiri karena Allah sudah menjamin nabi-nabiNya sehingga doa itu akan berbalik kepada si pengamalnya dengan keberkahan yang sangat kuat.

Jadi nabi berperan sebagai wasilah yang bisa melancarkan doa umat yang bersholawat kepadanya. Inilah salah satu rahasia doa/sholawat yang tidak banyak orang tahu sehingga banyak yang bertanya kenapa nabi malah didoakan umatnya? untuk itulah jika kita berdoa kepada Allah jangan lupa terlebih dahulu bersholawat kepada Nabi SAW karena doa kita akan lebih terkabul daripada tidak berwasilah melalui bersholawat.
Inilah riwayat singkat sholawat nariyah.

Hingga kini banyak orang yang mengamalkan sholawat ini, tak lain karena meniru yang dilakukan syekh nariyah. Dan ada baiknya sholawat ini dibaca 4444 kali karena syekh nariyah memperoleh karomah setelah membaca 4444 kali.

Jadi jumlah amalan itu tak lebih dari itba’ (mengikuti) ajaran syekh, Agar bermanfaat, membacanya harus disertai keyakinan yang kuat, sebab Allah itu berada dalam prasangka hambanya. Inilah pentingnya punya pemikiran yang positif agar doa kita pun terkabul. Meski kita berdoa tapi tidak yakin (pikiran negatif) maka bisa dipastikan doanya tertolak.

Bagaimana apakah bisa anda mengamalkan sholawat nariyah/ sholawat tafrijiyah diatas :

Sumber : dari berbagai sumber

Kata kunci : sholawat nariyah | bacaan shalawat nabi lengkap | shalawat nariyah | solawat nariyah | salawat nariyah | sholawat nariah | Bacaan sholawat nariyah |
Bacaan Shalawat Nariyah Lengkap dan Manfaat Shalawat Nariyah pendidikan islam 01 Mar 2013. Bacaan Shalawat Nariyah Lengkap dan Manfaat Shalawat Nariyah

Mungkin para akhi dan ukhti sudah sering mendengar apa yang namanya sholawat nariyah, atau mungkin sering denger sholawatnya tapi tidak tau nama sholawatnya Nama SHOLAWAT NARIYAH sebenarnya adalah SHALAWAT TAFRIJIYAH, tetapi oleh ulama maghribi menyebutnya sholawat “Nariyah”. berikut dibawah ini adalah bacaan shalawat Nariyah Lengkap dengan Bacaan Indonesia, Arti, dan juga Faedahnya : ALLOOHUMMA SHOLI [...]

4.9 pendidikan islam

122 comments on “Bacaan Shalawat Nariyah Lengkap dan Manfaat Shalawat Nariyah

  1. samsul hadi on said:

    saya suda mengamalkan , alhamdulillah rezeki saya gak perna putus .

    • waspada mas samsung eee …mas samsul, itu istidraj dari ALLAH…dibaca dari sejarahnya juga koq penulis nampaknya penuh kedustaan..dijaman nabi apa ada manusia bertitel syekh…..????

      • DASAR PADA BODDDOOOOHHH…………
        BUKANYA BERSYUKUR……..

      • ryan on said:

        sampeyan sudah sholat wajib 5 waktu belum? jangan komentar jika belum

        • saptamarga on said:

          di tinjau dari hikayatnya, kayaknya kurang pas, sebab kalau hidup sijaman dengan nabi dan ada Syeikh, Syech Wali, Walu Allah, namun tidak pernah di tulias dalam sejarah Penegakan “AGAMA ALLAH”, itu sangat mastahal, saya hanya curiga Kemungkinan ini Keturuanan “ARAB BADWI”(referansinya Quran) yang mana Rasulullah beserta Ahlulsunnahwaljamaahnya memerenagi Kebathilan Syekh yang satu ini Ngumpet di Hutan, kemudian sudah merdeka, Aman(Islam Menang) dan Alhul baitinya sudah pada gak ada baru mengatkan AKU “VETERAN” memang semua bisa saj terjadi di ALAM INI, kira-kira menurut pendapat saya demikian Selebihnya kalau benar hanya keberan Allah semata Kalau salah dan Kilaf Itu karena Kesalahan dan Kebodohan saya PERI-BADI

          • saptamarga on said:

            Tapi ya tetap saya Lantungakan Karena Prinsip Saya Sholawat dan Salam kepada Nabi Besar SAW itu wajib Bagi Penganutnya, karena apa yang kita lakukan Insya Allah kalau itu Benar akan Ditunjukan Kebenaran-NYA, Jika Itu Kilaf, Keliru, aplagi Slah maka Akan DItunjukkan KesalahanNYA, becik ketiik Olo Ketoro….

      • M. ALAWI ASSGAFF on said:

        jk anda belum tahu ilmu menyelam, apakah anda mampu mencapai dasar laut ?
        ……….. BELAJAR DULU BOSS ATAU GURU ANDA JUGA SAMA BEGOK NYA.

      • beddu sulsel on said:

        pernahkah kalian mendengar atau membaca bahwa para nabi sering berdoa, apakah kalian tau itu untuk apa mereka berdoa, apakah untuk orang lain atau untuk dirinya sendiri. kalau untuk dirinya, maka apa salahnya kalau kita mendoakan Nabi

    • anwar.renault on said:

      syaikh itu kan sebetulnya panggilan untuk seorang laki laki dewasa yang dihormati di kalangan orang arab. kalau di Indonesia dipanggil Bapak atau tuan.
      kalau bicara bid’ah, bidah itu bukan hukum. bid’ah adalah sesuatu yang baru. nah sesuatuh yang baru bisa haram bisa hallal. ga ada hukum bid’ah. kalau sholawat itu kan intinya kita memuji nabi dan mendo’a kan nabi. yang nyuruh sholawat kepada nabi kan Allah bukan kita kita,,,,,, kita kita yang suka solawat cuma ngikutin perintah Allah. Kalau sholawat dibilang bid’ah, emang Tuhan saudara Dajjal atau Allah. dlm tahiyat saja ada sholawat kok !!!! makanya ngaji dulu baru komen biar ada bobotnya jangan asal gobleg …. nih

    • Defri Afrianto on said:

      assalamualaikum…
      salam silaturrahmi saya sampaikan…
      Sebelumnya mohon maaf jika saya ikut berkomentar. karena sangat memprihatinkan sekali saat

      melihat saudara sesama Islam berdebat atas perkara khilafiyah seperti ini, apalagi jika

      sampai ada tuduhan “bid’ah”, “syirik” ataupaun “kafir. karena jika tuduhan itu salah, akan

      kembali kepada si penuduh. naudzubillah min dzalik…
      Perihal “teks” shalawat nariyah, terdapat ribuan teks shalawat lainnya beredar dimuka bumi

      yang mana “teks”nya tidak sama persis dengan “teks” yang diajarkan rasulullah. namun hal

      itu bukan berarti bid’ah. karena dijaman sahabat juga ada yang bershalawat dengan teks

      yang berbeda, bahkan ada sahabat yang mengucapakan lafal syahadat berbeda dengan teks yang

      diajarkan rasulullah. namun rasulullah justru memujinya. kuncinya adalah kontekstual atau

      maksudnya. bukan pelafalan atau teks_nya. Sedikit gambaran perihal bid’ah, sesungguhnya

      rasulullah tidak pernah Haji lebih dari sekali, beliau juga tidak pernah membayar zakat

      dengan beras (Rasulullah menggunakan gandum), dan masih banyak lagi cintoh lainnya.

      lantas, muslim yang pergi haji lebih dari sekali atau yang membayar zakatnya dengan beras

      tidaklah boleh dituduh berbuat bid’ah (sesat) atau sejenisnya.
      bid’ah yang dilarang mengarah pada perkara ibadah yang sudah dipokokkan. contohnya sholat

      asar menjadi 5 rakaat, zakat fitrah menjadi sunnah, dll.
      Selanjutnya, masih dalam pembahasan shalawat nariyah. Sebagian orang mengatakan bahwa

      shalawat nariyah “syirik” dengan dasar “kebahasaan” sholawat tersebut. kata “bihi” pada

      shalawat nariyah kembali pada rasulullah (dalam bahasa arab disebut sebagai “dhomir”)

      sehingga menjelaskan bahwa atas sebab Rasulullah maka terpenuhinya segala hajat,

      tercapainya segala keinginan, turunnya hujan dan lain-lain. hal ini dikatakan syirik

      karena mereka berpendapat bahwa allah lah yang menjadi penyebabnya, bukan rasulullah.

      Kesimpulan “syirik” ini terlalu tergeda-gesa dan biasanya dilontarkan dari orang yang

      kurang memahami “lughowi” dalam bahasa arab. karena orang yang mengatakan gula dapat

      menjadikan minuman terasa manis memang benar, karena Allah mensifati gula dengan sifat

      demikian. bukan berarti orang tersebut syirik dengan alasan Allah lah yang menjadikan

      minuman itu manis, bukan gula. Demikian juga, Allah memberikan banyak kelebihan kepada

      Rasulullah.
      alangkah baiknya jika kita berhati-hati dalam menggunakan kata “bid’ah” maupun “syirik”.
      Demikian semoga dapat menjadi pencerahan.
      Wassalamualaikum Wr. Wb.
      Defri Afrianto (email : defri.k3@gmail.com)

  2. Rasimun on said:

    amin

  3. Anzar Prasetya W on said:

    mkasih ya atas artikelnya.. sangat membantu….

  4. arif on said:

    kok ngawur sekali sejarahnya….
    pengarangnya itu syech at-tazi, maka sholawat ini disebut jg sholawat at-taziyyah dinisbatkan pada nama penyusun…
    beliau tidak hidup di zaman Nabi, ngarang itu…
    beliau itu asli maroko, waktu itu maroko dilanda musibah krisis berbagai hal, akhirnya sang raja yang agamis mendatangan seorang ulama’ sufi yang sangat zuhud yaitu syech at-tazi, kemudian beliau memberikan sebuah ijazah sholawat ini kepada sang raja agar d amalkan seluruh penjuru negeri, alhamdulillah setelah seluruh warga negeri mengamalkan ini, krisis yang secara dhohir sudah tidak bisa d atasi ternyata dalam waktu yang tidak lama teratasi d luar logika. karena saking ampuhnya sholawat ini, maka diberi nama Nariyah yang artinya sebangsa api, karna keampuhannyan sama seperti api yang mampu membakar kertas ato daun2 kering dengan cepat….

  5. jarrer on said:

    Ini adalah sholawat bathil dan munkar krn tdk dicontohkan oleh rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam. dan sesungguhnya sholawat ini diamalkan oleh para pecinta dunia. ..

    • Yani sutikno SE. on said:

      Sebenarnya ini adalah berdo’a melalui sholawat,adapun cept atau tidk terkabulnya do’a ini tergantung dari masing kita yang mengamalkannya.

    • Benaarrr sekali mass…ini sholawat super mbathil..mudah2an Allah memberi hidayah sunnah kepada yang masih mengamalkannya..amin

    • MR AM on said:

      Hai kalian muslim bukan sih, begitu aja repot hiduo itu udh repot urusan begini aja kok dibikin repot. Yang ngamalin silahkan yang ga ngamalin ga usah nyela. apalagi sesama muslim. malu dibaca sama orang kafir. Ingat saudara saudara jangan bertengkar kuatkan ukhuwah islamiyah kita bersama sama.

    • df on said:

      km menghina sholawat in brarti km jg menghina allah dan rosul ny krn in ayat2 ALLAH YANG AGUNG,jd km/kalian bukn manusia tp iblis penghuni neraka.ingt azab ALLAH yg maha dasyat

      • Aku dewe on said:

        Surat apa ??? Ayat berapa??? wong bikinan manusian kok mau di samakan dengan ayat ALLAH.

        • Rio Cakeps on said:

          Salah pengertian bro, shalawat nariyah bukan ibadah, meskipun saya juga tidak setuju jika shalawat ini dibaca hingga 4.444 kali. allah mengingatkan “kejar akheratmu, tapi jangan tinggalkan duniamu”.
          Kalau dibaca 4.444 kali, tidak ada keraguan bagi saya kalau duniawinya akan terabaikan.
          #Lakukan apa yang kamu percayai, dan sama juga dengan saya, kita tidak perlu berdebat dengan ini. mari kita tunjukkan Islam itu indah

    • Defri Afrianto on said:

      assalamualaikum…
      salam silaturrahmi saya sampaikan…
      Sebelumnya mohon maaf jika saya ikut berkomentar. karena sangat memprihatinkan sekali saat melihat saudara sesama Islam berdebat atas perkara khilafiyah seperti ini, apalagi jika sampai ada tuduhan “bid’ah”, “syirik” ataupaun “kafir. karena jika tuduhan itu salah, akan kembali kepada si penuduh. naudzubillah min dzalik…
      Perihal “teks” shalawat nariyah, terdapat ribuan teks shalawat lainnya beredar dimuka bumi yang mana “teks”nya tidak sama persis dengan “teks” yang diajarkan rasulullah. namun hal itu bukan berarti bid’ah. karena dijaman sahabat juga ada yang bershalawat dengan teks yang berbeda, bahkan ada sahabat yang mengucapakan lafal syahadat berbeda dengan teks yang diajarkan rasulullah. namun rasulullah justru memujinya. kuncinya adalah kontekstual atau maksudnya. bukan pelafalan atau teks_nya. Sedikit gambaran perihal bid’ah, sesungguhnya rasulullah tidak pernah Haji lebih dari sekali, beliau juga tidak pernah membayar zakat dengan beras (Rasulullah menggunakan gandum), dan masih banyak lagi cintoh lainnya. lantas, muslim yang pergi haji lebih dari sekali atau yang membayar zakatnya dengan beras tidaklah boleh dituduh berbuat bid’ah (sesat) atau sejenisnya.
      bid’ah yang dilarang mengarah pada perkara ibadah yang sudah dipokokkan. contohnya sholat asar menjadi 5 rakaat, zakat fitrah menjadi sunnah, dll.
      Selanjutnya, masih dalam pembahasan shalawat nariyah. Sebagian orang mengatakan bahwa shalawat nariyah “syirik” dengan dasar “kebahasaan” sholawat tersebut. kata “bihi” pada shalawat nariyah kembali pada rasulullah (dalam bahasa arab disebut sebagai “dhomir”) sehingga menjelaskan bahwa atas sebab Rasulullah maka terpenuhinya segala hajat, tercapainya segala keinginan, turunnya hujan dan lain-lain. hal ini dikatakan syirik karena mereka berpendapat bahwa allah lah yang menjadi penyebabnya, bukan rasulullah. Kesimpulan “syirik” ini terlalu tergeda-gesa dan biasanya dilontarkan dari orang yang kurang memahami “lughowi” dalam bahasa arab. karena orang yang mengatakan gula dapat menjadikan minuman terasa manis memang benar, karena Allah mensifati gula dengan sifat demikian. bukan berarti orang tersebut syirik dengan alasan Allah lah yang menjadikan minuman itu manis, bukan gula. Demikian juga, Allah memberikan banyak kelebihan kepada Rasulullah.
      alangkah baiknya jika kita berhati-hati dalam menggunakan kata “bid’ah” maupun “syirik”.
      Demikian semoga dapat menjadi pencerahan.
      Wassalamualaikum Wr. Wb.
      Defri Afrianto (email : defri.k3@gmail.com)

    • Ahmad on said:

      Emangnya kamu pakai celana, makan nasi, berdoa dgn bahasa Indonesia, memakai kopyah, kain sarung, ada dicontohkan olah Nabi. beribadah haji dengan naik pesawat itu apa ad dicontohkan oleh nabi. jgn bilang itu bukan ibdah? semua itu jg merupakan ibadah. Membaca sholawat kok bathil.

  6. webnya “masuk islam.com”,tapi sayang koq menyimpang jauh dari sunnah ya??? kasian dong yang baru masuk islam dah dikasih ilmu bid’ah…

    • Ardi on said:

      selamat Islam dari bid’ah, le

    • Ahmad on said:

      Nama Anda saja bid’ah. kok ngatain orang baca sholawat bid’ah. Emang nama “evan” ada dicontohkan oleh nabi? padahal nabi telah menganjurkan membari nama itu yang islami…tapi Anda sendiri sok kebarat2an. jd gak usah ngatain orang baca sholawat itu bid’ah.
      Pasti Anda akan proteskan? nama kan bukan tentang ibadah. gitukan? semua yang dilakukan oleh manusia pasti ada nilai ibadahnya.
      Tapi itu hakmu untuk tidak mau mengamalkan sholawat, tapi kalau Anda mengatakan orang yg baca sholawat itu bid’ah itu berarti Anda sudah melanggar hak orang lain.

  7. FATCHU ROCHMAN on said:

    TIDAK ADA SALAHNYA KITA MEMBACA SHOLAWAT, LHA WONG MAKSUDNYA SAJA BAIK TO ? MENDO’AKAN NABI KITA KAN ? EMANG MASALAH BUAT ANDA ?

    • Mas TJ on said:

      Kok nulisnya pakai huruf besar to Mas Fatchu Rochman, Marah yaa???!!!… Tenang aja Mas…Dijawab dengan dalil atau cantumkan referensi yg valid dan shohih. Kalau amalan Ittiba’ dan ihklass insyaallah jadi berkah.
      Tapi perlu diingat maksud baik itu baik menurut siapa ya? menurut kita ? kita ini siapa sih? kok bisa membuat cara ibadah sendiri. Bukannya Islam itu telah sempurna sebagaimana di wahyukan Allah Subhana wata’alla pada saat Rosullullah shollullahi alaihi wassalam meninggal. Mau disempurnakan lagi maksudnya ? ??… memang ada yang lebih sempurna selain Allah subhana wata’alla ? Karena kalau ibadah itu harus sesuai tuntunan Rosullulah (ittiba’) Wassalam

      • Ahmad on said:

        Mas TJ, tapi kenapa ya sampean ibdah jg penuh dengan bid’ah ya. Mas pernahgak niat, dan berdoa menggunakan bahasa selain bahasa Arab? apakah itu jg dicontohkan rosulullah. Apakah doa dan niat sholat itu bukan ibdah mas?
        tapi seribu dalilpun saya Anda tidak akan berubah pikiran. Anda pasti akan tetap mengatakan kalau sholawat nariyah itu bid’ah. Ya karena Anda termasuk Islam modern. cara menafsirkan hadis dan Alquran pun akan menurut selera Islam modern. Seolah2-olah sampean lebih hebat daripada para Imam. padahal sampean hidup dizaman sekarang.
        Nah sekarang siapa yang sebenarnya menetapkan hukum baru? bukannya ROMBONGAN ANDA? Hurup kapital bukan berarti marah mas. Huruf kapital merupakan penegasan atau pasti. bukan marah. Belajar dulu mas tentang makna dan bentuk Huruf.

    • Ardi on said:

      maksudnya baik tapi salah, menyimpang, dan sesat! bahagialah kamu dengan adzab yang pedih

  8. kita laksanakan aj baca salawat nariyah.. yang nggak monggo.. yang mau monggo.. saya juga ngamalkan.. enak thoooo…

  9. Asmi Nizfarta on said:

    Agan2 jgn pada ribut semua. Semua Islam kan? Ya udah damai aja. Kalo sekiranya bermanfaat ambil kalo tidak tinggalkan aja. Jangan terjebak mengklaim seseorang “SALAH”. Apalagi dasar2 qt cuma dengerin dari orang bhw itu salah atau bacaan2 yang tdk bersumber dari aslinya. Utk shalawat memang sangat dianjurkan, Allah & malaikat aja shalawat walaupun pemaknaannya berbeda dr qt.
    SHOLLUUU ÁLAN NABIII…

  10. JOKO on said:

    WAH WAH,,,,,BGAIMANA ISLAM BISA BERSATU,,TAPI SUDAH DI GARISKAN SAMA ALLAH AKAN TERBAGI MENJADI BEBERAPA UMAT…HAHAHHAHAHAHAH PIZZ, DAN SAYANGNYA MASIH BERKUTAT DENGAN AJARAN YG BITAH PADAHAL DILUAR ZIONIS PERLAHAN MERONGRONG…CAMKAN ITUUU

    • df on said:

      kalian smua d ingt baik2 yg benr2 umt nabi muhammad dan mencintai ny berarti dia suka brsholawt,sprt ap pun bacaan sholawat ny.dan yg mengatakn klu sholawat it syirk /bid,ah n bohong dia lah org kafr bukan umt nab muhammd tp hanya mengaku2

  11. Ari Susanto on said:

    Marilah kita menjaga kerukunan antara sesama umat Islam. Jangan sampai sedikit perbedaan pendapat merusak persatuan kita. Agar tidak dimanfaatkan oleh setan dan orang-orang kafir. Bagi yang mau mengamalkan silakan, bagi yang tidak mau, janganlah membenci. Jika merasa itu salah dan punya dasar yang benar, maka cukuplah dijelaskan. Jangan sampai merendahkan sesama umat Islam hanya karena ketidak tahuan. Karena kita hanya manusia, tempatnya salah dan lupa dan mengejek sesama umat Islam itu termasuk dosa besar.

  12. Miz Tia on said:

    dapat amanah buat mengamalkan shalawat ini :) ..
    terima kasih tulisannya ckup membantu.

  13. tarsan kota on said:

    Ma’af saja..orang bodoh seperti aku ini ikut berpendapat,kita ini orang yg belum seberapa pengetahuannya..jadi lebih baik kita ini saling menyadari siapa kita..sudahkah kita lebih baik,lebih bagus amal ibadahnya…dari orang lain,jgn merasa kita paling tau….nanti yg ada malah TONG KOSONG NYARING BUNYINYA..bg suadara kita yg menamalkan ya..silahkan,bg yg tidak ya…silahkan.ingat sudahkah kita mampu nenaklukkan hawa nafsu kita…..?

  14. jametmakmur on said:

    waduh ya alloh bener2 kiamat sudah dekat coba yg sudah alfiah kasih komentar!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  15. caren kudo on said:

    Amalan yg ckup bagus bwt ϑȋ̊ hafal ªnϑ ϑȋ̊ amalkan..
    Smga ϐ̲̣ΐśα brmanfaat bwt smua org yg mmbaca ªnϑ mngamalkannya..
    آمِيّنْ…آمِيّنْ… آمِيّنْ… يَا رَ بَّ العَـــالَمِيْ

  16. ahmad yazid on said:

    baca dan amal kan sholawat ini selama 40 atau 41 hari terus menerus tanpa putus,,ingsalloh kita diberi kecerdasan dan rezeki yang melimpah ruah juga berkah dan masih banyak lagi manfaat nya, dan kita gak kan sia2 kok kalau bersholawat meskipun kanjeng nabi gak pernah ngajarin,sah sah saja. gak usah debat masalah yang sudah jelas ada dalil dan yang menganjurkan juga jangan merasa paling benar.manusia itu hanya sedikit ilmu dan cetek skali,hanya alloh lah yang memiliki segala ilmu,,, wallohu a’lam bissoab. afwan.

    allohummasholliala muhammad………………

  17. fadly on said:

    http://www.radiorodja.com/fawaidul-fawaid-syafaat-rasulullah-bisa-diraih-dengan-mentaatinya-2-september-2013-ustadz-abu-yahya-badrussalam-lc/

    menit -27:00

  18. joko tingkir on said:

    saya ini fakiir, yang saya tau, Alloh SWT aja bersolawat atas Nabi, kok ada manusia yang anti sama solawat, bahkan menyebutkan solawat itu sesat? kalo gak suka bersolawat, mbok gak usah ngajak-ngajak orang untuk tiddak bersolawat donk gan? Kalo agan udah merasa banyak tau, mbok jangan menghujat begitu donk!

  19. irawan on said:

    Jika pohon yang ada di muka bumi ini dijadikan bolpoint dan air laut dijadikan tintanya , maka tidak akan terhitung ayat2 ALLAH yang diturunkan dimuka bumi . Subhanallah

  20. Segala amalan yang tidak berdasar pada sunnah akan ditolak oleh Allah Swt.
    Kalau gak paham baca hadist 2 yang shoheh. insyaalloh aku sudah mau belajar tentang itu. insyaallah.

  21. maksih atas artikel nya,,,
    dan dalam Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 56 yang artinya “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang – orang yang beriman ! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya“.
    jadi yang mengamalkan nya monggo breng” dan buat yg nggak juga monggo

  22. ARIAWIRANTANU@YAHOO.CO.ID on said:

    ASALAM MUALAIKUM,,MU IJIN DAWAM,,NAMA SAYA HENRI DRI KARAWANG,,

  23. ikhwan asSalafy on said:

    sejarahnya aja simpang siur, apalagi manfaatnya…. simpang siur juga dong…. wakakakkak

    • sonya on said:

      wahai anak cucu adam dan hawa ..kalimat-kalimat yg ada di dalam shalawat Nariyah ini kan memuja-muji Allah S.W.T dan Nabi S.A.W ..yang penting kita percaya terhadap kekuasaan NYA..Bukan terhadap suatu kalimat yang di bacakan..tetapi percaya Dan Yakin ..klo kita mengamalkan doa dan Percaya , Allah Pasti menghalalkan doa-Doa kita , Wallahu A’lam..Semua doa dan ikhtiar kita terkabul hanya dengan Kekuasaan ALLAh S.W.T , semoga selalu ada kabikan menghampiri kita semua

      • rusdi on said:

        kalo begitu boleh dong saya menambahkan bacaan selain yang diwajibkan dalam sholat ? misalkan saya tambahii syair/puisi yang memuji Rasul ketika kita sujud atau ruku” ? yang penting kan niat kita baik tidak perlu dilihat apa yang kita baca waktu sholat ?

    • Rio Cakeps on said:

      Ikhwan asSalafy,
      meskipun saya bukan penganut salafi, sepenilaian saya, ikhwan tidah mencerminkan sikap salafy yang santun sebagaimana mestinya.
      mari kita tunjukkan pada dunia kemuliaan sikap seorang muslim

  24. iwan on said:

    yang mau ngamalkan monggo terserah. yang nggak mau ngamalkan, nyantai aja broo nggak usah sok tahu laaah pakai ngehujat sgala …. emangnya kalo ada yang ngamalkan looo rugi apa broo? smua punya dasar dan tanggung jawab masing2. pisss.

  25. Darno on said:

    hai kawan kawan, ingat 4 bekal yang akan kita bawa mati nantinya. salah satunya adalah memberikan ilmu yang bermanfaat kepada orang lain, jadi pada intinya kalau ada ilmu yang bermanfaat bagi yang belum tau kita coba pelajari dan amalkan. kita tidak boleh memperdebatkan kalau kita tidak tahu. berterima kasih lah kepada yang telah memberi ilmu tersebut. dalam penyampaian nya bisa berbeda beda tapi tujuan satu.

  26. abu habib toha muhyidin on said:

    aslmkm wr wb,….maaf bagi mas/mbak yang enggak suka sama solawat nariyah ini janganlah melebihi dalam opini anda karena yang anda pakai adalah logika dan akal,….seperti klo jaman rosul ada dan klo jaman rosul tidak ada ,…sebab anda sendiri tidak mem bid’ahkan lagu opolosan yang pada jaman rosul tidak ada,…dll,…dan jangan menyuruh kami yang suka baca solawat ini berpikir ulang karena keajaiban ini bukan dari akal dan logika anda,….malah silahkan anda berpikir ulang segala sesuatu datang dari alloh, melalui rosul nya masa kita tidak boleh mendoakan ,menghormati,dan mencintai,….saya yakin bagi anda yang menghujat kepada ahli solawat anda tidak akan pernah merasakan rindu kepada nabi muhammad saw,… allohumma solli wasallim wabarik alaih,…….

    • Ardi on said:

      lagu, musik, dan nyanyian itu haram
      …”antum akan menemui segolongan umat yang sulit membedakan yang haram dan yang bathil…”

    • rusdi on said:

      Maaf, antum terlalu menyederhanakan masalah bid’ah. Bid’ah yang dimaksud disini adalah yang berhubungan dengan masalah ibadah, apakah lagu oplosan itu termasuk ritual ibadah ? …. logika berpikir yang memang sesuai dengan namanya “habib” ???. Saya tidak mempermasalahkan apalagi melarang kita bersyalawat tetapi bukankah Rasul kita adalah sebaik-baik contoh bagi kita ? Rosul telah mengajarkan kepada kita bacaan bersyalawat yang tentunya juga kalam dari Allah Subhannallah Ta’ala. Kenapa kita harus mengikuti bacaan syalawat yang diciptakan manusia, apakah karena Rasul menyembunyikan pengetahuan atau bahkan lupa mengajarkan kepada umat islam bahwa ada bacaan syalawat yang lain ??? … logika sederhananya begini :
      Jika guru mengaji kita meminta kita membaca dengan Qorry tertentu dan beliau akan memberi kita nilai kelulusan apabila kita bisa membaca alquran sesuai dengan qorry yang diperintahkan, apakah kita akan memakai qorry milik orang lain yang tidak sesuai dengan yang diperintahkan oleh guru kita ? … betapa malangnya kita sudah berusaha supaya mendapat kelulusan tetapi yang kita dapat hasilnya nihil

      • pendidikan islam on said:

        Wallahu’alamu bishowab, intinya kita bersholawat kepada nabi dan tidak menghina nabi

      • Rio Cakeps on said:

        Bapak Rusdi sudah benar logikanya
        kalau saya juga tidak berfikir sholawat adalah ibadah, ini hanya amalan yang mengingatkan saya terhadap kemuliaan rasulullah,
        Jika bapak berkata “betapa malangnya kita sudah berusaha supaya mendapatkan kelulusan tetapi yang kita dapat hasilnya nihil”, menurut saya tidak ada yang sia-sia dengan mengingat rasul pak. Daripada berdebat tentang hal yang seperti ini, lebih baik lagi kalau kita Hablum Minannaas, masih banyak muslim yang teracuhkan karena kita mengkotak-kotakkan diri karena keyakinan.
        #masalah sholat aja dari soal tata cara berniat sudah beda” dan pada ngeributin semua. Mending kembali pada hati masing-masing yuk…

  27. Ardi on said:

    solawat nariyah itu bid’ah
    dan setiap bid’ah itu sesat!

  28. iben on said:

    bos bidah itu tidak selamanya tidak baik…, ya udah kalau gitu ngga usah pake internet deh nanti katanya bidah juga hehe

    • rusdi on said:

      mas, kalo ngomong bid’ah yang dimaksud adalah ada kaitanya dengan ibadah kita kepada Allah Subhannallah Ta’ala. Sebaik-baik adalah perintah Kalifah Umar kepada ummat muslim waktu untuk melakukan sholat Tarawih berjamaah karena dijaman Rasul tidak ada perintah dari beliau untuk melakukan sholat Tarawih berjamaah.

  29. Assalam… Saya sedih ngeliat kondisi islam sekarang ini, smua merasa benar sendiri, menyalahkan orang dengan cara menghujat. jika anda orang-orang yang berilmu, orang-orang yang berakal, orang -orang yang beradab alias cinta damai maka sampaikanlah pendapat anda dengan cara yang baik. “nasihat-menasihati dengan kebenaran(cara yang baik) dan kesabaran”. jika memang tidak ada titik temu maka “bagiku amalanku dan bagimu amalanmu” gitu aja kok repot.
    jika dalam perdebatan memberikan pendapat dengan amarah maka syaitan ada di dalamnya dan Allah pasti membenci perdebatan yang didalamnya ada syaitan.
    wassalam..

  30. AGUNG on said:

    Allah dan seluruh Malaikat saja bershalawat kepada Nabi Muhammad. Kok bisa2 nya Manusia kotor seperti kita mengharamkan.
    #astagfirullah..

    • rusdi on said:

      bukan mengharamkan syalawatnya tetapi apakah bacaan syalawatnya seperti yang dicontohkan oleh Rasul kita ? ….. kalo benar2 cinta dengan Rasul ikuti sunnahnya dalam bersyalawat jangan buat syariat2 dan bacaan baru yang dikarang syaikh yang nggak jelas juntrungnya

  31. wiskuroni on said:

    tidak blh mengatakan sesuatu itu sesat sblm diputuskan MUI,,,,,

  32. noor.azmi7@yahoo.com on said:

    yg mencela SHOLAWAT NARIYAH yg bilang syirik bidah itu orang MUNAFIK MODERN 2014

  33. habib on said:

    Yg gak ngerti tentang sholawat sebaikx belajar, jgn asal ngecap mulutx bilang sholawat bid’ah..bodoh koq di siarkan..makax belajar biar gak bodoh,cari guru yg berilmu bukan adu dimba.

  34. eri medis on said:

    Pintar2 semua yg komen,,luar biasa..salut INDONESIA..^_^

  35. dei on said:

    1. Ibadah Mahdhah atau ibadah khusus : Ibadah yang apa saja yang telah ditetapkan Allah akan tingkat, tata cara dan perincian-perinciannya. Jenis ibadah yang termasuk mahdhah, adalah : Wudhu, Tayammum, Mandi hadats, Shalat, Shiyam ( Puasa ), Haji, Umrah. Prinsipnya: a) keberadaannya harus berdasar dalil perintah; b) Tatacara harus berpola kepada contoh Rasul; c) bersifat supra rasional (diluar jangkauan akal); d) azasnya hamba harus taat/patuh; Rumus : Karena Allah + Sesuai Syariat
    2. Ibadah Gharu Mahdah atau ibadah umum : Ibadah segala amalan yang diizinkan oleh Allah. Jenisnya : Belajar, dzikir, dakwah, tolong menolong dan lain sebagainya. Prinsip : a) tidak ada dalil yang melarang; b) Tatacara tidak berpola contoh Rasul; c) bersifat rasional (untung rugi bisa dilogika); d) azasnya manfaat, selama bermanfaat boleh dilakukan; Rumus : Berbuat baik karena Allah

    • pendidikan islam on said:

      makasih masukannya sangat bermanfaat buat yang lainnya!

      • dei on said:

        itu yang saya pahami dalam kehidupan bermasyarakat tidak perlu bersitegang, penyebar islam di Indonesia juga katam quran dan hadist dan islam bisa berkembang dengan tenteram

  36. jerry on said:

    Alhamdulillah…terima kasih sudah berbagi…mohon maaf sy botol kosong izin mampir sejenak hanya sekedar mencari isi…salam rahayu untuk semuanya…

  37. alus on said:

    kalau ragu dengan sholawat nariyah mending ijin mati bentar terus tanya ama tuhanmu trus tanya ,,,,ya tuhan benar gak sih sholawat nariyah itu ?ak yakin gan nah itu jawabanya pasti benar ….hihihihi…..kalian luar biasa…..

  38. alus on said:

    ndk ush bertengkar ,,,,,yg percaya langsung aja diamalkan n ndk ush banyak komentar dan yang ndk percaya ndk ush kecil hati ttp semangat ya broooooo……

  39. Rio Cakeps on said:

    Kepada muslimah dan muslimin yang dimuliakan Allah SWT, mohon ijinnya untuk curhat. Saya cukup tertampar dengan keras oleh pernyataan wagub DKI yang menyatakan “saudara boleh mengklaim sebagai orang yang alim, tapi soal keagamaan, saya berani tantang saudara” dan realitanya ini benar adanya. kita sudah terpecah tentang adab Hablum Minallah, dan kita telah mengabaikan Hablum Minannas. saya termasuk salah satu orang sesat yang kurang suka dengan sumbangan pembangunan Masjid, bukan karena saya pelit. tapi realitanya, uang yang bernilai ratusan juta tersebut hanya berfungsi memperindah bangunan, bukan membangun umat islam. sedangkan di sekeliling kita masih banyak anak yang terabaikan pendidikannya, bahkan di hari ini masih ada orang yang lapar. Saya sangat iri dengan penganut agama lain yang saya rasa cukup baik pengaturan zakatnya yang berfokus pada pembangunan umat, bukan hanya pembangunan secara fisik dan kemegahan simbol belaka. #semoga saya tidak termasuk orang yang sesat, Amin YRA

  40. armon on said:

    ISLAM ITU INDAH …… dah itu aja comen dari saya

  41. Hasyim on said:

    Permisi mas, yang di image itu bacaannya ada yang kurang atau beda sama yang ditulisan. Kurang hamzah saat bacaan ” Biwajhi – hi – l Karim ” . Pada image malah justru “Biwajhil Karim” . Mohon dikoreksi .
    Terima Kasih

  42. andra on said:

    Bidah gak kalo memakai alat2 modern skrg?,kan zaman nabi blm ada?…naik kuda enak juga yah. Krn nyari rejeki juga ibadah,gmn mau naik kuda? Atau jalan kaki?..pakai HP,komputer,dll… — jangan kaku mas

  43. omar on said:

    izn mengamlakn yaah

  44. omar on said:

    izin mengamalkan ustad

  45. pecinta sholawat nariyah on said:

    hee2…jangan hanya belajar kulitnya BOSSS. belajar dg kitab/guru..kalo hanya kopi paste wah bahaya… sholawat nariyah…tidak syirik. yang bilang syirik…anda2 bisa gak bahasa arab, hafal gak 30 juz alquran…. wah payah

  46. hen on said:

    assalamu alaikum wr wb? astaghfirullahall adzim,subhanallah,,,org yg suka bersholawat tak akan mudah marah,,,dan org yg suka bersholawat tak akan menghina,,org yg berda’wah dngan baik maka org itu akan sabar dlm menyampaikannya,,,,bagi yg tidak suka dngn artikel ini janganlah di hina/di ejek krn perbuatan itu sma saja menghina dan mengejek anda sendiri,,,dalam islam tidak ada pemaksaan jika anda smua yakin maka silahkan jika anda tdk ykin mka tu trserah anda krn tu hak anda smua,,,krn apa yg tlh anda perbuat,anda sendiri yg mnanggungnya kelak

  47. ajur mumur on said:

    pada pandai semua orang jaman akhir pada suka mengharamkan suka bid ah,,,kaya sudah hebat,,,,,,yg suka membidah kan cb pelajari dulu bid ah itu apa baru comen…dikit2 haram…..dikit dikit dosa…..

  48. MISBAHULKHOIR on said:

    ORANG YANG SALAH ADALAH ORANG YANG TIDAK MAU BERSOLAWAT UNTUK NABI MUHAMMAD SAW.MENGAKU GOLONGAN NABI MUHAMMAD TAPI KA GA MAU SOLAWAT UNTUK NABINYA SENSEDIRI,SUDAH DI JELASKAN BAHWA DALAM ALQUR’AN,BAHWA ALLOH DAN PARA MALAIKATNYAPUN BERSOLAWAT UNTUK NABI MUHAMMAD SAW. BUTUH DALILNYA BUKA SENDIRI DALAM AL’QURAN…..INSA ALLOH YANG MENGHARAMKAN SOLAWAT UNTUK NABINYA BISA MENYADARI KESALAHAN LISANnYA……………..BERTAUBATLAH ………ALLOH MAHA RAHMAN LAGI MAHA ROHIM

  49. mas bro on said:

    Semoga kalian semua masuk surganya Allah, Amiin . dan kalian yang hidupnya hanay mencari -cari kesalahan semoga cepat di tampakan di hadapan kalian kesalahan yang membuat kalian menyesel selama-lamanya, dan bagi kalian yang masih belum mendapatkan hidayah semoga Allah cepat-cepat memberikan petunjuk ke jalan yang benar.
    Ya Allah hukumllah orang-orang yang selalu membawa dunia ini ke dalam permusuhan, Azablah orang-orang yang sombong dan merasa dirinya benar di antara yang benar. Amiiinnn….

  50. Endah on said:

    Mas pinggin tau aja, apakah Rasulullah pernah membaca shalawat nariyah tersebut?
    Klo memang Rasulullah pernah membaca nya insya Allah saya mau ikut baca

    • pendidikan islam on said:

      Karena saja tidak hidup di jaman rasulullah maka saya tidak tahu,namun saya yakin semua sholawat itu baik karena saya memahami dari makna atau arti yang terkandung dalam sholawat tersebut, jadi saya gunakan akal sehat saya saja, kalau artinya baik maka akan saya amalkan

  51. Taufiq on said:

    kapan ya Islam mau berastu…..makanya di Indonesia Imat Islamnya mayoritas tapi gak da kualitas…habis cuma tengkar hal hal kaya gitu gak abis abis

    Kapan umat Islam Indonesia akan bersatu….Islam di Indonesia mayoritas tapi gak berkualitas abis sejak dulu hanya kaya gitu dipersoalkan gak abis abis..gak da yang mau mengalah…….

  52. Taufiq on said:

    ada pengajian yang saling olok dan ejek satu ma lain di media/radio ya temanya satu bid’ah satu gak bid’ah lha kalo didengar umat lain…..oh Islam itu gak rukun.Saya ngaji di dua pemahaman…..saya enjoy aja semua bermanfaat

  53. Taufiq on said:

    Baca sholawat Nariyah juga gak papa tapi yang gak boleh itu harus sekian kali….kalo dibaca sekian kali akan memperoleh manfaat ini……….lha ini baru syirik.Lha kalo cuma baca waktunya kapan saja, misal sambil kerja dll lha itu boleh gak Bid’ah

  54. Taufiq on said:

    Maaf ya temen temen saya banyak komentar krn saya prihatin sesama muslim salin ejek.Saya ni masih bodoh dalam agama ni lagi belajar.saya mmg suka baca baik amalan amalan dua pemahaman dan ikut pengajian dua pemahaman.Mkasih saran dan kritik membangun selalu kunantikan.STOP SALING EJEK

  55. RIZAL on said:

    Benar Kata Gusdur “Akeh kang afal Qur’an Haditse, SENENG NGAFIRKE PARA LIYANE, KAFIRE DHEWE GAK DI GADEKKE,yen isi KOTOR ATI AKALE”

  56. cakra buana on said:

    ajiiib…kalian nggk ada yg salah… yg salah yg tidak bersholawat,ngaji bareng2 lg biar nambah wawasan,cri guru yg mu’tabar,ingat firman ALLOH SWT jangalah mengolok2an suatu kaum karna ditakutkan kaum itu lebih baik dari kalian..bs nggk pahami makna ayat itu…dn ingat soudaraku kt ini umat yg terbaik untuk manusia..KUNTUM KHOIRO UMMATIN UKHRIJAT LINNAS…..ayo ngaji lg sy yg fakir ini jg masih belajar….

  57. dewi on said:

    Assa……..saudaraku semuslim.bagi ygsudah mengamalkn nariyah 11x sesudah shlt fardzu n mndptkn rejeki yg g akn putus.q mo tany sdkt yg mengganjel pikirn.sblm dpt rejeki sll mlht makhluk goib tdk?

  58. dewi on said:

    maaf.krn slm ini q mengamalkn nariyah..n benar rejeki g putus.tp stlh bc nariyah 11x sesudah shlt fardzu.sering liat m ghoib.kdng mlh bertanya.tp stlh it dpt rejek.maaf krn sy ini orang awam yg butuh penjelasn..ko ada yg blng nariyah itu ad penunggunya yaitu jin.apakah benar itu?maaf sekali lg mohon penjelasannya.dan q ucapkn trimakasih atas jwb nya.

  59. Hawa Maritza on said:

    Saudara ku…
    Semua doa itu baik.
    Allah SWT. mengerti semua bahasa.
    Berdoa dlm hati pun Allah SWT. mendengar…
    Sungguh Dia berada sangat dekat dgn kita

    Sholawat Nariyah itu baik, mendoakan Nabi, memberi keberkahan utk Nabi Muhammad SAW …
    Hati ku tentram klo mendengar salah satu lagu dri Uztad Jefry Al Buchory – Sholawat Nariyah ,, Subhanallah suara beliau merdu. :)

    اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ

  60. Yagami on said:

    Asalam bapak2 semua, tidak ada gunanya berdebat, sesama umat muslim taulah, dari 73 golongan yang mengatakan mereka benar hanya 1 yang akan selamat, dan kita tidak tau golongan mana itu, entah itu yang saling me bi’dahkan atau yang saling mensyirikan orang,.
    Namanya juga sudah mengatai sesama umat muslim, baikkah contoh kalian pada generasi sesudah kalian…??
    Ataukah kalian ingin menjadi pemecah agama kalian sendiri,..??
    Sudahlah, janagn adalagi saling mengatai,.
    Masalah shalawat Nariyah, toh yang nentuin bukan kita, yg menentukan itu cuma Allah wa Jalla,…
    Maaf sebelumnya, saya hanyalah anak muda yg prihatin dengan situasi ini,…
    Salam saya dari umat agama lain yg ingin tahu dan belajar tentang Islam
    Dan semua di kembalikan pada doa kita,..
    Maaf sebelumnya
    WsalLam,..

  61. dkmmasjidannuur@gmail.com on said:

    WAHAI ORANG ORANG PASAR, yang sedang berjualan…… bertaubatlah kalian

  62. gerry5o on said:

    Buat Anda yg suka mem-bid’ah-kan orang lain….Anda sendiri kok main internet? Bid’ah, lho!! Apalagi internet bikinan Yahudi….haram lho!! Komputer, mobil, pesawat, sepeda, jins, sarung….semua bid’ah itu…karena Rasul nggak pernah mengajarkan (ini kata Anda sendiri lho…)

  63. Al Islami Tanpa Kerja on said:

    Faedah baca shalawat nariyah 5555 kali tanpa putus;
    ‘Warung asongan kita bisa berubah jadi warung gerobakan’.

    Faedah baca shalawat nariyah 6666 kali tanpa putus;
    ‘Warung gerobak kita bisa masuk mall’.

    Faedah baca shalawat nariyah 7777 kali tanpa putus;
    ‘Warung kita bisa buka cabang baru’.

    Faedah baca shalawat nariyah 8888 kali tanpa putus;
    ‘Warung kita bisa Go public’.

    Faedah baca shalawat nariyah 9999 kali tanpa putus;
    ‘Warung kita bisa Go international’.

    Faedah baca shalawat nariyah 10101010 kali tanpa putus;
    ‘Kasihan orang islam bibirnya bakalan dower’. …. :)

    Ayo kita kembali ke ajaran Rasulullah yang sebenarnya.

  64. haris on said:

    Kog komenya pada aneh ? Sholawat dongo’ke apek karo nabine kog yo diarani bid’ah ??

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.