Berbahaya, Kristenisasi Merajalela, Waspadalah

Sungguh berbahaya bagi umat muslim yang imanya masih pontang-panting, atau anak-anak kita yang masih kecil yang kurang pengetahuan dasar tentang agama islam, bisa-bisa anak kita terjerumus dalam pemurtadan atau bahkan kita sendiri, Na’udzubillahimindzaalik.
Sebelum artikel ini dimulai, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu kristenisasi, Kristenisasi adalah mengajak individu atau seluruh masyarakat sekaligus agar masuk ke dalam agama kristen, baik secara terselubung ataupun terang-terangan.

Salah satu contoh kristenisasi kecil yang tidak kita sadari atau bahkan cuek antara lain : memakai atribut topi sinterklas ketika natal dan lainnya.

Dibawah ini adalah beberapa video kristenisasi, baik secara terselubung maupun terang-terangan !
gambar kristenisasi

1. Video Kristenisasi di Bangkalan Madura
Seorang kakek yang dibisikin kupingnya untuk mengucapkan “menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat saya…”

2. Kristenisasi di Dekat Masjid

3. Video Kristenisasi di Car free Day Jakarta
Kristenisasi dilakukan melalui kalung, baca puisi, roti, serta ngomong langsung ke nenek-nenek tua renta yang sudah jelas nenek tersebut adalah orang islam karena memakai hijab

4. Video Kristenisasi di hari Libur Maulid Nabi
Acara bertajuk “Fun Run & Festival of Lights 2018” telah diadakan pada libur Maulid Nabi, 20 November lalu di kota Semarang. Sayangnya, kegiatan ini terindikasi gerakan indroktinisasi.

5. Gerombolan Misionaris Masuk Perkampungan Muslim

6. Kristenisasi di Dekat Masjid

7. Kristenisasi Pada Anak-Anak

8. Kristenisasi, Misi Pembagian Sembako di Monas

9. Kristenisasi Bule Sambil Koar-Koar

10. Kristenisasi Lagi, Langsung Di Usir

11. Kristenisasi Pada Anak SMP

12. Kristenisasi di Korban Gempa Lombok

Berikut ini adalah Modus-Modus Kristenisasi yang perlu muslim ketahui agar tidak tersesat
1. Membangun Gereja Ilegal
Keberadaan gereja bagi orang Kristen tidak hanya berfungsi sebagai tempat ritual Kristen. J. Darminta, S.J. mengatakan bahwa pada dasarnya Gereja dibentuk untuk melaksanakan misi dari Yesus Kristus.

Pada 14 April 2005, masyarakat Bandung yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Anti Pemurtadan (AGAP) mengunjungi Gereja Kristen Pasundan (GKP) di Jl. Kebon Jati untuk menuntut penghentian kegiatan penyebaran agama Kristen di pemukiman Muslim dan penertiban gereja-gereja liar.

2. Kristenisasi Melalui pendidikan
Gerakan Kristenisasi mendompleng Kementrian Pemberdayaan Perempuan dengan berkedok bantuan dan misi pendidikan. Pada Maret 2004, instansi ini melakukan Bakti Sosial berupa pembagian buku dan alat tulis. Bahan-bahan bacaan agama Kristen yang meliputi Injil dalam versi komik, buku mewarnai bergambar gereja, dan alat-alat lainnya yang bersimbol salib memenuhi paket bantuan. Padahal paket bantuan ini disebar ke beberapa sekolah dasar, bahkan ke madrasah-madrasah yang tersebar di pelosok-pelosok kecamatan Anyer.

3. Kristenisasi Melalui Bantuan dan Kegiatan Sosial
Bencana dan kesusahan yang menimpa umat Islam menjadi kesempatan emas bagi pihak Kristen untuk melakukan Kristenisasi. Mereka menawarkan bantuan, namun berbuntut dengan pemurtadan. Banyak kasus Kristenisasi melalui bantuan dan kegiatan sosial terjadi berulang kali.

4. Kristenisasi Melalui Politik
Pada 2007, Pemerintah dan DPRD Kabupaten Manokwari sempat memfasilitasi rancangan peraturan daerah (Raperda) pembinaan mental dan spiritual berbasis Injil. Ide Raperda ini berasal dari sekelompok orang Kristen yang tergabung dalam Gereja Kristen Indonesia. Mereka ingin Manokwari menjadi kota Injil. Raperda ini jelas ditolak oleh umat Islam.

5. Kristenisasi Melalui Hiburan
Kristenisasi melalui hiburan dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, dalam acara car free day di jakarta, Fun Run & Festival of Lights 2018″ telah diadakan pada liburan maulid nabi

6. Melecehkan dan Memanipulasi Ayat Al-Quran dan Al-Hadits
Tujuan modus ini adalah untuk merusak citra Islam dan meragukan umat terhadap kebenaran ajarannya.
Di Malang, pada 17-19 Desember 2006, sekelompok orang Kristen dengan berpakaian Muslim mengadakan training doa. Dalam acara ini, seorang trainer memegang mushaf Al-Qur’an sambil berceramah dengan kata-kata hujatan. Dia lalu mengangkat Al-Qur’an itu tinggi-tinggi sambil berkata, “Di dalam buku ini (maksudnya Al-Qur’an) terdapat ajaran yang menyesatkan berjuta-juta orang. Kemudian, orang itu meletakkan Al-Qur’an di lantai, sedangkan jemaat lain mengitarinya sambil mengeluarkan kata-kata kutukan. Acara yang diadakan oleh Lembaga Pengembangan Mahasiswa (LPMI) wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara itu selanjutnya disebarkan lewat VCD dan mengundang protes umat Islam.

7. Mengklaim Beberapa Tokoh Islam Telah Masuk Kristen
Untuk meragukan umat terhadap Islam, pihak Kristen memfitnah beberapa tokoh Islam telah masuk Kristen. Seorang pendeta yang mengaku bernama Mohammad Filemon pada 2003 rajin memberikan ceramah kesaksian yang cukup spektakuler. Dia mengaku telah membaptis KH Zaenuddin MZ. Ceramah kesaksian itu direkam dalam VCD dan dijual di gereja. Setahun berikutnya, giliran pelawak Muslim asal Sunda, Kang Ibing, yang difitnah telah dibaptis masuk Kristen. Dalam acara Diklat Antisipasi Pemurtadan di Masjid Al-Fajr Buah Batu Bandung pada 26 Desember 2004, Kang Ibing menolak tuduhan itu.

8. Merekayasa Aliran Sesat
Pihak Kristen turut berperan dalam memunculkan aliran sesat untuk memalingkan umat dari ajaran Islam yang benar.
Pada 17 Mei 2007, diadakan pengajian antara Robert Paul Walean dengan Ahmad Moshaddeq. Dalam pertemuan yang disaksikan para pengikut Al-Qiyadah yang mengaku sebagai Hawariyyin ini, Robert menyampaikan ceramah berjudul “Firman Allah dalam Dimensi Sejarah”. Dalam ceramahnya, Robert menegaskan dan membenarkan kerasulan Moshaddeq sesuai tanda-tanda yang ada dalam Alkitab (Bibel). Polda Jawa Timur akhirnya menangkap Moshaddeq dan anggota Al-Qiyadah Al-Islamiyah. Dalam proses penangkapan tersebut, aparat kepolisian menemukan Bibel dan buku pegangan yang mengutip ayat Bibel.

9. Memacari, Memperkosa, Menghamili, lalu Memurtadkan (Modus Sandi Air Mata 3 M)
Korban Kristenisasi dengan modus seperti ini adalah para remaja Muslimah. Pada akhir 1998, umat Islam Indonesia digemparkan dengan kasus penculikan dan pemurtadan seorang siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Gunung Pangilun Padang Sumatera Barat yang bernama Khairiyah Eniswah (Wawah). Berawal dari perkenalannya dengan seorang gadis Protestan berjilbab yang pandai berbahasa Arab dan Inggris, Wawah kemudian menjadi target Kristenisasi jaringan Gereja Kristen Protestan Indonesia Barat (GPIB). Dia diculik, lalu dibaptis, diperkosa, dan dilarikan ke Malang Jawa Timur untuk menghilangkan jejaknya dari upaya pencarian keluarganya.

10. Menggunakan Bantuan Jin
Usaha pemurtadan dan Kristenisasi lewat sihir, jin dan hipnotis terjadi di beberapa daerah. Pada akhir 2003, sembilan santri putri Pesantren Khairu Ummah mengalami kesurupan. Dalam proses penyembuhan atau ruqyah, jin-jin yang merasuki tubuh anak-anak santri tersebut meminta tolong kepada Bunda Maria dan Yesus serta terus menerus menyebut Haleluya.

Pelajaran yang dapat di ambil
Kristenisasi yang marak terjadi di Indonesia sebenarnya merupakan kesinambungan dari Kristenisasi yang telah dimulai sejak para penjajah Barat masuk ke negeri ini. Hal ini bukan saja ancaman bagi umat Islam, namun juga merupakan tantangan untuk senantiasa meningkatkan dakwah dan mempererat tali persaudaraan umat islam.

Umat Islam harus mengambil hikmah dan pelajaran dari kasus-kasus Kristenisasi yang telah terjadi. Dari kasus-kasus tersebut, mungkin saja ada yang terjadi karena kesalahan dan kelalaian umat Islam sendiri. Misalnya saja, umat Islam mudah berpecah belah, gampang diprovokasi, kurang peduli terhadap sesama Muslim, kurang peka terhadap lingkungan sekitar, dan kurangnya pendidikan agama islam. Dalam Kondisi inilah misi Kristen datang untuk memurtadkan umat Islam. Bukankah ini merupakan kelalaian umat Islam itu sendiri?

Ref:
– Youtube
nahimunkar.org/waspadai-10-modus-kristenisasi-yang-menggerogoti-umat-islam-indonesia/

Pencarian Terkait
artikel b arab tentang pendidikan |kang ibing masuk kristen |
loading...

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *