Bolehkah Sholat Sambil Menggendong Anak Bayi ?

Mempunyai buah hati sikecil memang benar-benar tidak mudah bagi seorang ibu dan ayah, untuk sholat pun harus mencuri-curi waktu (nunggu anak tidur, nunggu anak tidak rewel, dsb.)
Apakah dibolehkan dalam islam sholat sambil menggendong anak, apakah sah sholatnya ?
Jawaban : Syaikh Ibnu Utsaimin mengatakan bahwa wanita yang melakukan shalat sambil menggendong anaknya adalah boleh, dan memang saat itu butuh digendong untuk menenangkan anak itu yang tengah rewel atau sedang menangis. dengan syarat boleh dilakukan apabila anaknya dalam keadaan suci (oleh karena itu pastikan pampersnya masih kering dan belum terisi najis ketika anda sholat.)

gambar : sholat sambil gendong anak bayi

hukum sholat sambil gendong anak bayi

Apakah pernah Rasulullah saat mengerjakan shalat dengan menggendong anak kecil ? Rasulullah pernah sedang mengimami jamaah dalam keadaan menggendong cucunya Umamah binti Zainab binti Muhammad. hal ini menunjukkan kasih sayang yang luar biasa dari Islam terhadap bayi atau anak kecil. Sebab apabila mereka menangis dengan kencang, sementara orang-orang tengah menjalankan shalat membuat tidak khusuk dalam shalatnya.

“Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang buah hati dalam rongganya”. (Al Ahzab ayat 4)
Begitu bunyi sebuah ayat yang menandakan seorang anak kecil yang masih bayi itu merupakan hal berharga, sama seperti berharganya shalat.

Berikut ini adalah tatacara shalat dengan menggendong bayi itu : Umâmah bin Abi al-‘Ash Radhiyallahu anhuma, sebagaimana dalam hadits :
عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الأَنْصَارِي قَالَ : رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَؤُمُّ النَّاسَ وَأُمَامَةُ بِنْتُ أَبِي الْعَاصِ وَهِيَ ابْنَةُ زَيْنَبَ بِنْتِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى عَاتِقِهِ فَإِذَا رَكَعَ وَضَعَهَا وَإِذَا رَفَعَ مِنَ السُّجُوْدِ أَعَادَهَا
Dari Abu Qatâdah al-Anshari Radhiyallahu anhu , ia berkata : saya melihat Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat mengimami para Sahabat sambil menggendong Umamah bin Abi al-Ash, anak Zaenab puteri Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, di atas bahunya, maka apabila ruku Beliau meletakkannya dan apabila selesai sujud Beliau menggendongnya kembali.
Berikut ini kurang lebihnya adalah seperti ini:

  • Pegang erat bayi dengan posisi kepala dan badan bayi menghadap kebelakang dari tubuh kita saat dalam keadaan berdiri, tangan tetap ada di dada (untuk anak yang bisa digendong dalam cara seperti itu)
  • Apabila bayi yang masih sangat kecil sebaiknya menggunakan selendang, namun ingat kita akan sangat kesusahan untuk rukuk dalam posisi ini. Saran saya pada bayi yang masih sangat kecil ini untuk meletakannya disamping kanan tempat kita sujud.
  • Pada saat rukuk badan kita posisi membungkuk dengan dua tangan memegangi seluruhnya pada tubuh bayi. Ingat posisi ini sangat rentan untuk terjatuh jika kita tak kuat menggendongnya, atau kita mempunyai masalah dalam keseimbangan.
  • Pada Saat akan menjelang sujud, bayi masih dalam keadaan digendong dengan kepala dan badan menghadap belakang tubuh kita dan mulai diletakkan perlahan disamping kanan tempat sujud kita. Jadi saat sujud, bayi atau anak kecil itu tidak dalam posisi kita gendong.
  • Ketika akan berdiri kembali, gendong kembali bayi tersebut, namun jika tidak rewel, biarkan ia tetap ditempat samping kanan sujud kita.

Janganlah dibiasakan menunda-nunda shalat wajib, karena dengan menunda-nunda atau melakukan saat akan habis waktunya, maka yang terjadi kedaan tak nyaman dan anak akan bertambah rewel. oleh karena itu bila sudah waktu shalat tiba dan anak tenang, maka segeralah dirikan shalat.

Pencarian Terkait
foto wanita bersujud |gambar wanita sedang sujud |Www doa com |foto wanita sujud |gambar wanita hijab sujud |gambar tentang najis |gambar sedang sujud |gambar muslimah sedang sujud dalam sholat |gambar anak muslim belajar |gambar anak anak arab |

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

loading...