Dalil Tentang Perintah Untuk Memanfaatkan Waktu Sebaik-Baiknya

“Ightanim Khomsan Qobla Khomsin” itulah sepenggal dari hadist terkenal tentang perintah untuk memanfaatkan waktu, Islam mengatur segala hal urusan kehidupan di dunia ini, tak ada satupun yang lepas dari pengaturan islam, termasuk perintah untuk memanfaatkan waktu, berikut dibawah ini adalah hadist tentang perintah untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya!

Illustrasi : Ruang dan Waktu

اغتنم خمسا قبل خمس شبابك قبل هرمك وصحتك قبل سقمك وغناك قبل فقرك وفراغك قبل شغلك وحياتك قبل موتك.
Artinya : Manfaatkanlah yang lima sebelum datang lima perkara yang lain : Mudamu sebelum tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, waktu senggangmu sebelum kesibukanmu dan hidupmu sebelum matimu. (H.R. Baihaki dari Ibnu Abbas)

Kita bahas selengkapnya hadist “Ightanim Khomsan Qobla Khomsin” dibawah ini :

اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ
IGHTANIM KHOMSAN QOBLA KHOMSIN
Artinya:” Persiapkanlah dirimu dengan lima Hal, sebelum datang yang lima”.

  1. فَرَاغَكَ قَبْلَ سُغْلِكَ .1
    FAROO GHOKA QOBLA SUGHLIK : Kesempatan (waktu luang) sebelum masa sempit(sibuk).
    Kerjakanlah apa yang bisa kamu kerjakan walaupun sekecil apapun, karena jika sudah datang waktu sempit pasti anda akan menyesal.
    Contoh sehari-hari : Anda malas mencuci pakaian walaupun cucian hanya sedikit, dan akhirnya ketika cucian sudah numpuk, datang juga kesibukan yang lainnya seperti menyelesaikan pekerjaan kantor, menghadiri acara, belum lagi datangnya hujan yang membuat pakaian tidak kering sementara itu stok pakaian bersih tinggal sedikit. disinilah anda akan menyesal pentingnya memanfaatkan waktu luang sebelum datang waktu sempit
  2. وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ .2
    WA GHINAAKA QOBLA FAQRIK : Kaya sebelum Faqir (Miskin)
    Di sini islam mengajarkan untuk memanfaatkan kekayan kita sebelum datang waktu miskinnya.
    Contoh sehari-hari : Kita hobi menghambur-hamburkan uang untuk mengkoleksi sesuatu yang tidak berguna, padahal kita bisa menyimpannya untuk kemudian hari, dan pada suatu saat kita sakit berat yang membutuhkan banyak biaya hingga membuat kita miskin dan tidak bisa membayar lagi biaya pengobatan.Manfaatkanlah harta anda di jalan Allah sebelum kemiskinan menimpa anda!
    “Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan ALLAH adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. ALLAH melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang dia kehendaki, dan ALLAH Maha luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui”. Qs Al Baqoroh (2) : 261.Pengertian menafkahkan harta di jalan ALLAH meliputi belanja untuk kepentingan berjuang dijalan ALLAH seperti: Masjid, Tempat Pendidikan, Penampungan Yatim Piatu, dan lain-lain
  3. وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ .3
    WA SHIHHATAKA QOBLA SAQOMIK : Sehat sebelum sakit
    Kita sering tidak bersyukur akan nikmat sehat, yang ada dipikiran kita hanyalah nikmat kalau mempunyai banyak uang, padahal uang banyak tidak akan berarti kalau kita dalam keadaan sakit, makan apapun yang biasanya enak menjadi tidak enak, tidak bisa jalan kemana-mana dll.Contoh sehari-hari : Ketika kita sehat terlalu banyak membuang waktu untuk nongkrol dan ngobrol yang tidak jelas, lama-kelamaan seiring berjalannya waktu dan usia semakin tua, anda menyesal telah membuang banyak waktu anda untuk hal yang tidak bermanfaat dan tidak menghasilkan apa-apa.Kesehatan inilah yang harus banyak banyak kita syukuri dengan meningkatkan ibadah, iman dan taqwa serta ilmu, sehingga kita bisa berbuat `amal kebajikan sesuai dengan perintah ALLAH SWT dan mengikuti sunah RasulNya.
  4. وَ شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ .4
    WA SYABAA BAKA QOBLA HARO MIKA : Muda Sebelum Tua
    Ada pepatah mengatakan,” Belajar dimasa muda seperti mengukir diatas batu, dan belajar diwaktu tua seperti mengukir diatas air”
    yang dapat kita artikan jika belajar dikala usia sudah tua kekuatan pikiran kita sudah berkurang bagaikan mengukir di atas air, sedangkan belajar di masa muda akan dengan mudah kita mengingatnya bagaikan mengukir diatas batu.
    Contoh sehari-hari : Ketika muda kita habiskan untuk berfoya-foya, maka ketika tua hidup anda akan sengsara
  5. حَيَا تَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ وَ.5
    WA HAYAA TAKA QOBLA MAU TIK : Hidup Sebelum Mati
    Hidup kita harus bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan juga orang lain, Manfaatkan hidup kita sebaik-baiknya sebelum kematian tiba, jika kita sudah tiada maka yang di bawa hanyalah amal semata kita hidup di dunia, semua harta benda dan orang yang kita cintai akan kita tinggalkan.Contoh sehari-hari : Seorang pahlawan akan selalu di kenal walaupun sudah meninggal, hal ini karena semasa hidup dia mempunyai jasa dan bermanfaat bagi orang lain, dan ketika sudah meninggal banyak orang yang berziarah ke kuburnya dan mendoakannya, beda dengan seorang pencuri misalnya, ketika dia telah mati maka orang lain pun akan senang dengan kematiannya.

Nah itulah ajaran islam akan pentingnya memanfaatkan waktu, janganlah anda menjadi seorang yang merugi.

Comments
  1. Juniana Taslima

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *