Inilah 12 Nama-Nama Istri Nabi Muhammad (Lengkap)

Di Publikasikan 22 Dec 2012 // Oleh pendidikan islam // Kategori Artikel Islam //
istri nabi

ilustrasi

Masuk-islam.com- Keluarga Rasulullah SAW tidak jauh berbeda dengan yang lain. Beliau menikah dengan Khadijah binti Khuwaylid, seorang saudagar kaya yang saat itu telah menjadi janda. Rasulullah telah bekerja sebagai manager ekspedisi perniagaan Khadijah sebelum beliau menikahinya.

Beliau sangat mencintai dan menyayangi Khadijah sampai akhir hayatnya, dan hanya menikah lagi sepeninggal Khadijah. Ada banyak kisah yang menceritakan betapa cinta dan sayangnya Rasulullah SAW kepada istrinya ini.

Pernikahan-pernikahan  Rasulullah SAW berikutnya dilatarbelakangi oleh beberapa hal namun tidak ada yang didasarkan pada hawa nafsu belaka. Berikut ini nama-nama  istri Nabi Muhammad Rasulullah SAW menurut kronologi pernikahan mereka dengan Rasulullah SAW:

  1. Khodijah binti Khuwailid RA. (556-619 M)
    Status ketika menikah: Janda karena ditinggal wafat oleh 2 suami terdahulu, yaitu Abi Haleh Al Tamimy dan Oteaq Almakzomy
    Periode menikah: Tahun 595M di Mekkah ketika usia Rasulullah SAW 25 tahun dan Khodijah 40 tahun.
    Anak: Dari pernikahannya dengan Khodijah, Rasulullah SAW memiliki sejumlah anak laki-laki dan perempuan. Akan tetapi semua anak laki-laki beliau (Al-Qosim dan Abdullah) meninggal. Sedangkan yang anak-anak perempuan beliau adalah: Zainab, Ruqoyyah, Ummu Kultsum dan Fatimah.
    Fakta penting: Khodijah RA adalah orang pertama yang mengakui kerasulan suaminya. Rasulullah SAW tidak menikah dengan wanita lain selama Khodijah masih hidup. Khodijah adalah istri yang paling dicintai Rasulullah SAW.
  2. Saudah binti Zam’a RA. (596 – 674 M)
    Status ketika menikah: Janda dari Sakran bin ‘Amr bin Abdi Syams yang turut berhijrah ke Habsyah (Abyssinia, Ethiopia)
    Periode menikah: Tahun 631M ketika Saudah berusia 35 tahun.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Tujuan Rasulullah SAW menikahinya adalah untuk menyelamatkannya dari kekafiran akibat menjanda. Keluarga Saudah RA masih kafir dan dipastikan akan mempengaruhi kembali Saudah jika tidak diselamatkan.
  3. Aisyah binti Abu Bakar RA. (614-678 M)
    Status ketika menikah: Gadis. Aisyah RA berumur antara 6 hingga 9 tahun ketika Rasulullah menikahinya. Tetapi mereka baru bercampur setelah Aisyah cukup umur.
    Periode menikah: bulan Syawal tahun kesebelas dari kenabian, setahun setelah beliau menikahi Saudah atau dua tahun dan lima bulan sebelum Hijrah.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Rasulullah SAW tidak pernah menikahi seorang gadis selain Aisyah. Tujuan Rasulullah SAW menikahinya adalah untuk mendekatkan hubungan dengan keluarga Abu Bakar (yang merupakan sahabat utama Rasulullah SAW dan merupakan khalifah pertama setelah Rasulullah SAW meninggal).
  4. Hafsoh binti Umar bin Khatab RA. (607-antara 648 dan 665 M)
    Status ketika menikah: Janda dari Khunais bin Hudzaifah yang gugur sebagai syahid dalam Perang Badar.
    Periode menikah: tidak lama setelah Perang Badar usai, tahun ke-3 Hijriyah
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Rasulullah SAW menikahinya untuk menghormati ayah Hafsoh, yaitu Umar bin Khatab RA yang kelak menjadi khalifah kedua setelah Rasulullah SAW meninggal.
  5. Zainab binti Khuzaimah RA. (595-626 M)
    Status ketika menikah: Janda dari Abdullah bin Jahsi yang gugur sebagai syahid di Perang Uhud.
    Periode menikah: tahun ke-4 Hijriyah
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Zainab RA meninggal dunia 2-3 bulan setelah menikah dengan Rasulullah SAW.
  6. Ummu Salamah Hindun binti Abu Umayyah RA. (599–683 M)
    Status ketika menikah:  Janda dari Abu Salamah dengan meninggalkan 2 anak laki-laki dan 2 anak perempuan.
    Periode menikah: bulan Syawal tahun ke-4 Hijriyah.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Rasulullah SAW menikahinya dengan tujuan menjaga keluarga dan anak-anak Ummu Salamah.
  7. Zainab binti Jahsyi bin Royab RA. (588/561 – 641 M)
    Status ketika menikah: Janda cerai dari Zaid bin Haritsah, anak angkat Rasulullah SAW.
    Periode menikah:  bulan Dzulqoidah tahun ke-5 Hijriyah.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Zainab adalah putri bibi Rasulullah SAW. Rasulullah SAW menikahinya atas perintah Allah SWT (QS: 33:37)
  8. Juwairiyah binti Al-Harits RA. (605-670 M)
    Status ketika menikah: Janda dari Masafeah Ibn Safuan.
    Periode menikah: bulan Sya’ban tahun ke-6 Hijriyah.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Juwairiyah RA adalah putri dari al-Harits bin Dhirar, pemimpin Bani Mustalik yang pernah berkomplot untuk membunuh Rasulullah SAW, namun berhasil ditaklukan. Juwairiyah kemudian menjadi tawanan perang yang dimiliki oleh Tsabit bin Qais bin Syimas, kemudian ditebus oleh Rasulullah SAW. Rasulullah SAW kemudian menikahinya untuk melunakkan hati sukunya kepada Islam.
  9. Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan RA (591-665 M)
    Status ketika menikah: Janda dari Ubaidillah bin Jahsy yang hijrah bersamanya ke Habsyah.
    Periode menikah: bulan Muharrom tahun ke-7 Hijriyah lewat khitbah melalui raja Najasy.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: suami Ummu Habibah pertama (Ubaidillah) tersebut murtad dan menjadi nasrani dan meninggal di Habsyah. Ummu Habibbah tetap istiqomah terhadap agamanya. Alasan Rasulullah SAW menikahinya adalah untuk menghibur beliau dan memberikan sosok pengganti yang lebih baik baginya. Selain itu sebagai penghargaan kepada mereka yang hijrah ke Habasyah karena mereka sebelumnya telah mengalami siksaan dan tekanan yang berat di Mekkah.
  10. Shofiyyah binti Huyay bin Akhtob RA. (628–672 M)
    Status ketika menikah: Janda dari Kinanah, salah seorang tokoh Yahudi yang terbunuh dalam perang Khaibar.
    Periode menikah: 628 M, tahun ke-7 Hijriyah.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Shafiyah adalah istri Rasulullah SAW yang berlatarbelakang etnis Yahudi. Sukunya diserang karena telah melanggar perjanjian yang sudah mereka sepakati dengan kaum Muslimin. Shafiyyah termasuk salah seorang tawanan saat itu. Nabi berjanji menikahinya jika ia masuk Islam. Maka masuklah ia dalam Islam.
  11. Maimunah binti Al- Harits RA. (602- 681 M)
    Status ketika menikah: Janda dari Abd al-Rahman bin Abdil-Uzza.
    Periode menikah: Dzulqoidah tahun ke-7 Hijriyah.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Rasulullah SAW menikahinya sebagai penghormatan bagi keluarganya yang telah saling tolong menolong dengannya. Maimunah sendirilah yang datang menemui Rasulullah SAW dan meminta agar menikahinya.
  12. Mariah Al-Qibthiyah RA.
    Status ketika menikah: Hamba sahaya Rasulullah SAW sebagai hadiah dari Muqauqis, seorang penguasa Mesir.
    Periode menikah: 3 tahun sebelum Rasulullah SAW wafat.
    Anak: Ibrahim (meninggal dunia pada usia 18 bulan).

Demikianlah sekilas mengenai istri-istri Rasulullah SAW yang luar biasa. Jelaslah bahwa Rasulullah SAW memiliki alasan yang kuat dalam setiap pernikahannya. Semua dilandasi atas kecintaan pada Allah SWT dan umatnya. Semoga kita semua terbebas dari pikiran-pikiran buruk dan hasutan kaum kafir mengenai beliau.

ref: cara-muhammad.com/sahabat/istri-istri-rasulullah-saw/

Inilah 12 Nama-Nama Istri Nabi Muhammad (Lengkap) pendidikan islam 22 Dec 2012. Inilah 12 Nama-Nama Istri Nabi Muhammad (Lengkap)

Masuk-islam.com- Keluarga Rasulullah SAW tidak jauh berbeda dengan yang lain. Beliau menikah dengan Khadijah binti Khuwaylid, seorang saudagar kaya yang saat itu telah menjadi janda. Rasulullah telah bekerja sebagai manager ekspedisi perniagaan Khadijah sebelum beliau menikahinya. Beliau sangat mencintai dan menyayangi Khadijah sampai akhir hayatnya, dan hanya menikah lagi sepeninggal Khadijah. Ada banyak kisah yang [...]

4.9 pendidikan islam

54 comments on “Inilah 12 Nama-Nama Istri Nabi Muhammad (Lengkap)

  1. walan on said:

    berarti beliau tdk anak laki2 yah…

  2. yaya' al bin hamid on said:

    HINDUN yg menjadi istri nabi Muhammad saw, apakah hindun yg membunuh dan memakan hati sayyidina Hamzah,paman nabi?

  3. Ayu Parawanti on said:

    Aku kira isti nabi muhammad ada 4, trus aku dengar lagi dari omu ada 9. trus diblog ini ada 12.

  4. Ayu Parawanti on said:

    Aku kira istri nabi ada 4 karena diindonesia cuman poligami hanya 4orang. trus aku dengar cerita omku ada 9. trus blok ini ada 12 trus disitus ini http://www.lazuardibirru.org/duniaislam/ngobraz/berapa-jumlah-istri-nabi-saw-dan-anak-anaknya/ ,, ada 13. jadi ceranya giman?

  5. intan on said:

    sy kira istri nabi hny empat,trnyt ad dua belas y.Sy br th,thanks :)

  6. rafif@obat herbal jantung on said:

    semoga kita diberi hikmah dari kisah istri pernikahan nabi muhammad saw, jangan disalahgunakan

  7. fafan on said:

    Mau 20 istri silahkan saja,Asalkan anda tau tentang artinya Adil???? soalnya aku belum tau artinya Adil. ha…ha…ha…ha…ha…ha…ha….

  8. Dedy Azo on said:

    Kenapa Istri Nabi lebih dari 4,,,,,sedangkan didalam Alquran yang diartikan oleh manusia sekarang hanya boleh 1-2-3 atau 4 asal berlaku adil??????????????????

    • pendidikan islam on said:

      yang tidak boleh itu sekaligus atau langsung mempunyai istri 5, 6 dan seterusnya, sementara nabi muhammad itu tidak sekaligus mempunyai 12 istri (bertahap)

      • Kang Rakino on said:

        Pemahaman yang selama ini kita yakini, bahwa isteri itu boleh dua, tiga atawa empat namun kalu kawatir gak bisa adil ya satu saja. Itu adalah untuk manusia kita2 ini. Sedangkan kalau untuk Rosululloh sudah barang tentu bukan begitu, karena beliau menikah itu atas perintah Alloh, jadi kita jangan menyamai beliau. Setahu saya berdasarkan banyak sumber bacaan, bahwa Rosullulloh itu pada saat wafat isterinya ada sembilan, disamping yang yang sudah wafat mandahului beliau dua orang dan ada dua isteri yang telah dinikah tapi belum dicampuri sebelum dicerai. Disamping itu masih ada sumber yang menyatakan ada lagi dua budak yang dimerdekakan dan peristeri Nabi.

        • abdul on said:

          istri lebih satu kok perintah alloh, itu perintah hawa nafsu, tidak ada manusia yang adil, adil hanya milik Allah. kalau istri lebih 1 bisa adil = alloh. tanya semua perempuan tidak ada yang mau di MADU. kalau tidak percaya tanya emak kita. kecuali kalau ada tekanan! dari yang mau meMADUkan. emak kite2.

    • Rudy Budiman on said:

      Ayat itu turun setelah nabi punya istri seperti dijelaskan di atas. Setelah itu Nabi tidak menikah lagi. Para sahabat nabi pun banyak yang beristri lebih dari 4 saat itu karena dalam kebudayaan Arab saat itu hal itu diperbolehkan.

  9. rahma on said:

    maksdnya apa gambar ilustrasi dgn foto itu?????

    • pendidikan islam on said:

      @rahma–>gambar ilustrasi berarti bukan asli, cuman sekedar gambar buat pelengkap saja dan supaya artikel enak dibaca

  10. pedrosa on said:

    wah heran saya, seharusnya nabi menjadi contoh bagi pengikutnya. betul memang sudah dicontah sehingga banyak dari agama islam yang banyak istrinya dan diceraikan. didalam dunia juga banyak istri itu tdk lah bagus karena akan ada saja pertikaian antara istri-istri. jadi ini bisa membuat istri menderita secara batin. dan tersiksa begitu juga dengan anak. apapun ceritanya pertikaian itu pasti muncul. karena kita manusia.

    • pendidikan islam on said:

      Perlu anda ketahui bahwa nabi menikah bukan semata menuruti hawa nafsu tapi melainkan perintah allah, perlu anda ketahui juga bahwa hampir semua istri rasulullah adalah janda tua, dan cuma 1 yang gadis, jika anda tahu asal mulanya nabi muhamammad menikah lebih dari satu, mungkin anda tidak akan berkata buruk pada nabi muhammad, jangan hanya menjudge dari pandangan anda saja.
      Intinya Allah lebih tahu dari anda, makanya dalam alquran boleh menganjurkan seorang laki-laki menikah dari satu.
      coba anda belajar agama lebih dalam lagi!

  11. Mohon pencerahannya,kalau benar nabi Muhammad beristri 12 orang apakah boleh umat Muslim beristri 12 juga, setahu saya umat muslim diidzinkan beristri maksimal 4orang.

    • pendidikan islam on said:

      @eubie–>12 orang itu dengan catatan tidak sekaligus mempunyai istri sejumlah 12 orang, tapi bertahap

    • TAUFIQ on said:

      Jelas tidak boleh..dalam riwayat yg shohih bahwa Nabi memiliki 8 istri..dan itu adalah pengkhususan yg diberikan oleh Allah kepada Nabi Muhammad ‘alaihissalam. Adapun kita sebagai umatnya hanya diperbolehkan tidak lebih dari 4 istri.

  12. poligami sangat brguna bila istri sudah jatuh waktu menupous duluan,sedangkan suami msh butuh ,jd dripada suami brzina diluaran,kan labih baik jlan utamanya yaitu menikah,jd tidak brdosa. Brhubungan intim itu bukan suatu yg kotor bila dilalui dgn jln yg benar,itu mrupakan fitrah yg diberikan tuhan kpd kita.Brhubungan intim itu akan kotor bila wanita yg kita campuri adalah msh istri org atau tidak adanya ikatan.jd sah sah aj klo nabi bristrikan bnyak.krn smuanya itu ad hikmahnya,

  13. erick on said:

    beristri cukup satu,tapi kalau bisa berlaku adil boleh kawin sampe 4 atau lebih kalau bisa sama dg rasulullah…..tapi belum tentu bisa kawin dg janda berumur sampe 65 thn bukan ?…..he..he..he…

  14. ardi on said:

    Alloh yg mana membenarkan poligami…
    kasihan wanita muslim

  15. junaedi on said:

    eeh buset….kawin ma anak kelas 3 SD

  16. ismail on said:

    klw z cuman mau bristri satu, tdk ada yg terjadi atas izin yg Maha Kuasa.

  17. kalau saya adalah perempuan yg hidup di zaman Rasulullah, Saya akan datang dan meminta beliau menikahi saya menjadi istrinya…. Dan saya ga akan mau pulang sblum beliau memenuhinya. Karena dia bukan laki2 biasa. Dia seorang yg diangkat Alloh menjadi Rasul dikarenakan pribadinya yg bijaksana, berhati dan prilaku lembut mulia. Bersamanya membawa ketenangan hati. Belum lagi banyaknya ilmu dan pengetahuan yg bisa saya serap selama saya menjadi istri beliau. Satu milyar laki2 keren tapi dangkal tak kan bisa menyamai seorang Rasulullah.

  18. Aisyah on said:

    Kan nabi muhammad menikahi janda…..
    bukan yang lain…….
    itu kan dianjurkan Allah S.W.T

  19. fay on said:

    kalau gak salah saya pernah baca di sebuah kisah (lupa sumbernya) bhw setelah ayat Al Quran yg mengharuskan laki2 boleh beristri maksimal 4 orang, Allah kemudian memerintahkan Rasulullah utk menceraikan istri2nya shg akhirnya tinggal sejumlah 4 orang. Tapi disitu tidak disebutkan siapa2 saja yg dicerai & siapa yg tetap mjd istri beliau. Tolong koreksi kalau salah.

  20. jujur itu aku on said:

    Untung nabi muhammad ga hidup jaman skrg,coba kalo ia,udah di panggil komnas anak2 dan kpai,yg sy baca,ketika menikahi aisah umur 6 thn dan setelah nikah msh tinggal di rmh orang tuanya dan sesudah umur 9thn di bawa ke rmh nabi muhammad,btw….anak umur 9-12 thn khan blm matang secara sexsual…gimana donk analisanya,secara…kalau sdh jd istri dan di bawa pulang ke rumah,tau sendiri deh wahai para pembaca

    • pendidikan islam on said:

      meskipun nabi muhammad menikahi aisyah belum cukup umur, namun dia menyetubuhinya ketika aisyah sudah cukup umur

      • hentam kromo on said:

        Aisha adalah anak Abu Bakar yang dinikahi Muhammad saat berusia 6/7 tahun dan sudah diSETUBUHI oleh Muhammad SAW saat berusia 9 tahun!

        Sumber:
        Mubarakfury,halaman 185
        …Rasulullah…minikah dengan Aisyah…Ketika itu Aisyah berumur enam tahun. Kemudian pada bulan Syawal tahun pertama hijrah, beliau mula menggaulinya di Madinah. Ketika itu Aisyah berumur sembilan tahun.

        Sumber:
        Abbas Jamal, halaman 21
        Umur Aisyah waktu itu baru menginjak 7 tahun…tetapi beliau baru serumah dengan Aisyah sebagai suami isteri setelah terjadinya hijrah ke Madinah kurang lebih tiga tahun kemudiannya.. Bagi Aisyah puteri Abu Bakar yang masih lugu…

  21. manusia on said:

    sangat manusiawi

  22. sriyono on said:

    Nabi Muhammad bukan manusia biasa… beliau pilihan Allah… tolong jangan dilecehkan… sudah sangat pas kalau istri2 beliau itu banyak… karena beliau manusia terhormat

  23. hen on said:

    bagi yg tdk bisa mencerna kisah rosulollah harap belajar/perdalam dulu ilmu islamnya supaya nggak salah paham,,,nabi mohammad itu memang manusia seperti kita2 ini nmun beliau punya ke istimewaan yg telah di berikan oleh ALLAH SWT. baca dan cerna baik2 artikel diatas

  24. hen on said:

    aku harap blog ini di gunakan untuk belajar dan tanya jawab dengan sebaik-baiknya,,,bukan untuk saling ejek,,,wassalam hen pecinta damai

  25. hamba Alloh on said:

    Rasululloh itu lelaki yg luar biasa lembut dan hormat kpd istri2nya. Wanita yg beliau nikahi itu kebanyakan wanita yg tdk ada seorangpun sahabat beliau yg bersedia menikahi krn satu dan lain hal. Tp dgn penuh hormat Rasululloh menikahi wanita janda itu utk melindunginya. Saya menangis membaca kisah itu. Betapa saya makin mencintai junjungan saya Baginda Rasululloh SAW. Berbeda jauuuh dgn laki laki skrg yg berpoligami krn nafsu dunia. Seharusnya kisah Rasululloh bisa jd teladan bagi kalian kaum laki laki yg berahlaq. Allohuma sholi alaa Muhammad…

  26. aneh tp nyata on said:

    Agama islam enak yaa py istri blh 4, Mohammad SAW aja 12.
    Tp knp yaa muslimah kagak mau dimadu, ktnya beragama islam, Muhammad nabinya mengajarkan blh beristri 4, knp tidak mau dimadu.
    Maunya diambil yg enak2x-nya aja.

    • aneh tp nyata on said:

      Yaa memang agama islam agama kesehatan.
      - Sholat 5 waktu – membersihkan diri (wudhu) & olahraga (sholat).
      - Istri blh 4 org – kalo bosen ama yg satu khan msh ada 3 lg.

    • pendidikan islam on said:

      @aneh tapi nyata–>hal itu karena muslimahnya kurang taat dalam beragama, jika seorang muslimah adalah seseorang yang tahu benar dan menerapkan islam, maka dia akan mau dimadu, contoh: banyak seorang kiai yang memounyai istri lebih dari satu tapi istrinya tidak menolak, contoh KH. Abdullah Gymnastiar atau AAgym, istrinya teh nini adalah orang yang taat dalam beragama dan dia mau dimadu, dia tahu bahwa cerai adalah hal yang dibenci allah http://www.masuk-islam.com/poligami-cerai-atau-zina-manakah-yang-lebih-baik.html

  27. toro on said:

    Sati aja cukup buat kita

  28. endang on said:

    Aq yo moh dimadu.logika sehat loo..ojo nganggo logika agomo yoo. Kasihan yaa wanita yg taat dan tau agama …malah harus mau dimadu..
    Mendingan mengerti Kehendak Tuhan dan memuruti perintahNya..daripada nuruti menungso agomo.

  29. deok07dedi hendri on said:

    ngeri2 sedap juga ya kalau sudah masuk barang itu kata sutan batu bata,sampai2 jibril repot ngurusin bawah perut.

  30. bulqy-nceck on said:

    Rasulullah adalah bukan manusia biasa,Dia adalah rahmatan lil’alamin. Dia tdk hanya dicintai oleh ummatnya, Dia adalah kekasih yg menciptakannya.

  31. suswatiningsih on said:

    Tak ada yg harus di sibukkan karna yang jadi istri pun sebenarnya sudah menjadi mau nya Allah … Dan apa yang terjadi atas mau Allah jadi tak kuasa menolak
    Allah yang kuasa atas diri kita segalanya
    Dan tak ada yang dapat mengetahuinya apa maunya Allah .. Termasuk kau juga aku serta semua manusia ..
    Allah Maha segalanya .
    Mari bersolawat untuk rosul kita Nabi Muhammad SaW
    Allahuma solli ala Sayyidina Muhammad wa alla ali Muhammad ….salam damai

  32. todydw on said:

    Allah ya nabi salam alaika, ya rasul salam alaika, ya habib salam alaika, salawatullah alaika

  33. kurnia_arjuna 082285940775 on said:

    Suswatiningsih… InsyaAllah wanita solehah. Hanya Allah yg memiliki sifat Maha Berkehendak.

  34. Ainun Nadoris on said:

    Istri yang ke-12 kan Hadiah dari raja Mesih
    ko Nabi punya Anak sama Mariah
    katanaya bukan pemuas Hasrat?
    tolong dijawab pak, penting sekali.

    • pendidikan islam on said:

      Mengapa anda memandang bahwa mempunyai anak adalah hasil dari pemuas hasrat, spertinya yang perlu di benahi adalah cara pemikiran anda. anak adalah titipan, maryam mempunyai anak (nabi isa) tanpa bapak.

      • Ainun Nadoris on said:

        kan dari Istri ke-2 Saudah sampai
        Istri ke-11 Maimunah tidak memiliki anak dari pernikahannya, dan alasannya sangat masuk akal . .
        Saya pribadi sangat setuju.

        yang menjadi pertanyaan itu
        Istri yang ke 12 bersama Mariah
        dikaruniain Anak Ibrahim !!!
        Artinyakan Nabi Muhammad menikmati hidup bersama Mariah

        dan poin penting yang saya garis bawahi
        Mariah adalah Hadiah dari Raja Mesir
        ko Manusia dijadikan sebagai Hadiah?
        bukankah akan menyakiti Istri-Istri yang lainnya?

        Bukan niat saya Merendahkan Nabi Muhammad, saya juga Muslim
        ini pertanyaan dari berbagai kalangan
        yang Saya juga tidak bisa menjawabnya
        sekali lagi saya minta ma’af
        Tolong dijawab yaa Pak??

        • pendidikan islam on said:

          Terus terang saya juga tidak hidup di jaman rasulullah, akan tetapi saya akan berusaha menjawabnya, di jaman nabi muhammmad ada zaman perbudakan (hamba sahaya), seorang budak bisa diperjual belikan, apalagi cuma buat hadiah.
          Rasul menerima pemberian itu dengan maksud supaya bisa memerdekakannya, dan karena seorang hamba sahaya (budak) tidak mempunyai apa-apa untuk hidup, rasul kasihan hingga akhirnya rasul menikahinya.

          Dan yang perlu digaris bawahi bahwa nabi menikah lebih dari satu bukan semata-mata hanya karena nafsu syahwat, hal ini terbukti bahwa istri rasul yang pertama adalah seorang janda berusia 40tahun yang parasnya tidak cantik, akan tetapi mempunyai akhlak yang mulia.
          WALLAHU’ALAMU BISSHOWWAB

          • Ainun Nadoris on said:

            Trimakasih buat jawabannya.

            kalo Istri yang pertama dengan Khodijah saya sangat setuju pak, karena Islam diwajibkan menikah hanya sekali, 2 kali 3 kali dan 4 kali juga gpp kalo mampu menafkahi dan Adil.

            Sekali lagi saya ingin berdebat secara sehat
            kalo tujuan utamanya untuk Memerdekakan atau belas kasiah dari ROSUL
            karena MARIAH hidup dibawah garis kemiskinan
            kan cukup dinikahi dan dinafkasi kekurangan jasmaninya saja, itu kalo benar-benar Rosul ingin Membantu atau memiliki belas kasihan kepada MARIAH

            yang menjadi menarik pengkritik Non Muslilm itu selalu menanyakan
            Hasil pernikahan ROSUL dengan MARIAH menghasilkan Anak yaitu IBRAHIM
            apalagi MARIAH adalah istri yang ke-12 dan sangat masuk akal sekali jika ROSUL Menikmati pernikahannya dengan MARIAH.

            Artinyakan ROSUL keluar dari jalur tujuan yang utama yaitu ingin Memerdekakan dan Belas kasihannya kepada MARIAH.

            Tolong dijawab secara detail sekali lagi pak?
            Terimaksih . . .

          • pendidikan islam on said:

            Kalau tidak dinikahi bisa menimbulkan fitnah, dan jika sudah suami istri maka salah satu dari kewajiban suami adalah termasuk memberikan nafkah batin karena wanita juga punya shahwat, mengenai adanya anak sekali lagi adalah titipan, seseorang wanita yang diperko*a pun bisa punya anak dan apakah wanita tersebut menikmatinya? tentu tidak bukan!

  35. Ainun Nadoris on said:

    ohh gitu pak
    jadi intinya MARIAH yang memiliki shahwat lebih
    bukan ROSUL.

    Makasih buat penjelasannya pak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

HTML tags are not allowed.