Inilah 12 Nama-Nama Istri Nabi Muhammad (Lengkap)

Di Publikasikan 22 Des 2012 // Oleh // Kategori Artikel Islam //
istri nabi

ilustrasi

Masuk-islam.com- Keluarga Rasulullah SAW tidak jauh berbeda dengan yang lain. Beliau menikah dengan Khadijah binti Khuwaylid, seorang saudagar kaya yang saat itu telah menjadi janda. Rasulullah telah bekerja sebagai manager ekspedisi perniagaan Khadijah sebelum beliau menikahinya.

Beliau sangat mencintai dan menyayangi Khadijah sampai akhir hayatnya, dan hanya menikah lagi sepeninggal Khadijah. Ada banyak kisah yang menceritakan betapa cinta dan sayangnya Rasulullah SAW kepada istrinya ini.

Pernikahan-pernikahan  Rasulullah SAW berikutnya dilatarbelakangi oleh beberapa hal namun tidak ada yang didasarkan pada hawa nafsu belaka. Berikut ini nama-nama  istri Nabi Muhammad Rasulullah SAW menurut kronologi pernikahan mereka dengan Rasulullah SAW:

  1. Khodijah binti Khuwailid RA. (556-619 M)
    Status ketika menikah: Janda karena ditinggal wafat oleh 2 suami terdahulu, yaitu Abi Haleh Al Tamimy dan Oteaq Almakzomy
    Periode menikah: Tahun 595M di Mekkah ketika usia Rasulullah SAW 25 tahun dan Khodijah 40 tahun.
    Anak: Dari pernikahannya dengan Khodijah, Rasulullah SAW memiliki sejumlah anak laki-laki dan perempuan. Akan tetapi semua anak laki-laki beliau (Al-Qosim dan Abdullah) meninggal. Sedangkan yang anak-anak perempuan beliau adalah: Zainab, Ruqoyyah, Ummu Kultsum dan Fatimah.
    Fakta penting: Khodijah RA adalah orang pertama yang mengakui kerasulan suaminya. Rasulullah SAW tidak menikah dengan wanita lain selama Khodijah masih hidup. Khodijah adalah istri yang paling dicintai Rasulullah SAW.
  2. Saudah binti Zam’a RA. (596 – 674 M)
    Status ketika menikah: Janda dari Sakran bin ‘Amr bin Abdi Syams yang turut berhijrah ke Habsyah (Abyssinia, Ethiopia)
    Periode menikah: Tahun 631M ketika Saudah berusia 35 tahun.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Tujuan Rasulullah SAW menikahinya adalah untuk menyelamatkannya dari kekafiran akibat menjanda. Keluarga Saudah RA masih kafir dan dipastikan akan mempengaruhi kembali Saudah jika tidak diselamatkan.
  3. Aisyah binti Abu Bakar RA. (614-678 M)
    Status ketika menikah: Gadis. Aisyah RA berumur antara 6 hingga 9 tahun ketika Rasulullah menikahinya. Tetapi mereka baru bercampur setelah Aisyah cukup umur.
    Periode menikah: bulan Syawal tahun kesebelas dari kenabian, setahun setelah beliau menikahi Saudah atau dua tahun dan lima bulan sebelum Hijrah.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Rasulullah SAW tidak pernah menikahi seorang gadis selain Aisyah. Tujuan Rasulullah SAW menikahinya adalah untuk mendekatkan hubungan dengan keluarga Abu Bakar (yang merupakan sahabat utama Rasulullah SAW dan merupakan khalifah pertama setelah Rasulullah SAW meninggal).
  4. Hafsoh binti Umar bin Khatab RA. (607-antara 648 dan 665 M)
    Status ketika menikah: Janda dari Khunais bin Hudzaifah yang gugur sebagai syahid dalam Perang Badar.
    Periode menikah: tidak lama setelah Perang Badar usai, tahun ke-3 Hijriyah
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Rasulullah SAW menikahinya untuk menghormati ayah Hafsoh, yaitu Umar bin Khatab RA yang kelak menjadi khalifah kedua setelah Rasulullah SAW meninggal.
  5. Zainab binti Khuzaimah RA. (595-626 M)
    Status ketika menikah: Janda dari Abdullah bin Jahsi yang gugur sebagai syahid di Perang Uhud.
    Periode menikah: tahun ke-4 Hijriyah
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Zainab RA meninggal dunia 2-3 bulan setelah menikah dengan Rasulullah SAW.
  6. Ummu Salamah Hindun binti Abu Umayyah RA. (599–683 M)
    Status ketika menikah:  Janda dari Abu Salamah dengan meninggalkan 2 anak laki-laki dan 2 anak perempuan.
    Periode menikah: bulan Syawal tahun ke-4 Hijriyah.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Rasulullah SAW menikahinya dengan tujuan menjaga keluarga dan anak-anak Ummu Salamah.
  7. Zainab binti Jahsyi bin Royab RA. (588/561 – 641 M)
    Status ketika menikah: Janda cerai dari Zaid bin Haritsah, anak angkat Rasulullah SAW.
    Periode menikah:  bulan Dzulqoidah tahun ke-5 Hijriyah.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Zainab adalah putri bibi Rasulullah SAW. Rasulullah SAW menikahinya atas perintah Allah SWT (QS: 33:37)
  8. Juwairiyah binti Al-Harits RA. (605-670 M)
    Status ketika menikah: Janda dari Masafeah Ibn Safuan.
    Periode menikah: bulan Sya’ban tahun ke-6 Hijriyah.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Juwairiyah RA adalah putri dari al-Harits bin Dhirar, pemimpin Bani Mustalik yang pernah berkomplot untuk membunuh Rasulullah SAW, namun berhasil ditaklukan. Juwairiyah kemudian menjadi tawanan perang yang dimiliki oleh Tsabit bin Qais bin Syimas, kemudian ditebus oleh Rasulullah SAW. Rasulullah SAW kemudian menikahinya untuk melunakkan hati sukunya kepada Islam.
  9. Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan RA (591-665 M)
    Status ketika menikah: Janda dari Ubaidillah bin Jahsy yang hijrah bersamanya ke Habsyah.
    Periode menikah: bulan Muharrom tahun ke-7 Hijriyah lewat khitbah melalui raja Najasy.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: suami Ummu Habibah pertama (Ubaidillah) tersebut murtad dan menjadi nasrani dan meninggal di Habsyah. Ummu Habibbah tetap istiqomah terhadap agamanya. Alasan Rasulullah SAW menikahinya adalah untuk menghibur beliau dan memberikan sosok pengganti yang lebih baik baginya. Selain itu sebagai penghargaan kepada mereka yang hijrah ke Habasyah karena mereka sebelumnya telah mengalami siksaan dan tekanan yang berat di Mekkah.
  10. Shofiyyah binti Huyay bin Akhtob RA. (628–672 M)
    Status ketika menikah: Janda dari Kinanah, salah seorang tokoh Yahudi yang terbunuh dalam perang Khaibar.
    Periode menikah: 628 M, tahun ke-7 Hijriyah.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Shafiyah adalah istri Rasulullah SAW yang berlatarbelakang etnis Yahudi. Sukunya diserang karena telah melanggar perjanjian yang sudah mereka sepakati dengan kaum Muslimin. Shafiyyah termasuk salah seorang tawanan saat itu. Nabi berjanji menikahinya jika ia masuk Islam. Maka masuklah ia dalam Islam.
  11. Maimunah binti Al- Harits RA. (602- 681 M)
    Status ketika menikah: Janda dari Abd al-Rahman bin Abdil-Uzza.
    Periode menikah: Dzulqoidah tahun ke-7 Hijriyah.
    Anak: tidak ada.
    Fakta penting: Rasulullah SAW menikahinya sebagai penghormatan bagi keluarganya yang telah saling tolong menolong dengannya. Maimunah sendirilah yang datang menemui Rasulullah SAW dan meminta agar menikahinya.
  12. Mariah Al-Qibthiyah RA.
    Status ketika menikah: Hamba sahaya Rasulullah SAW sebagai hadiah dari Muqauqis, seorang penguasa Mesir.
    Periode menikah: 3 tahun sebelum Rasulullah SAW wafat.
    Anak: Ibrahim (meninggal dunia pada usia 18 bulan).

Demikianlah sekilas mengenai istri-istri Rasulullah SAW yang luar biasa. Jelaslah bahwa Rasulullah SAW memiliki alasan yang kuat dalam setiap pernikahannya. Semua dilandasi atas kecintaan pada Allah SWT dan umatnya. Semoga kita semua terbebas dari pikiran-pikiran buruk dan hasutan kaum kafir mengenai beliau.

Sumber: http://cara-muhammad.com/sahabat/istri-istri-rasulullah-saw/Amin.

Kata kunci : kisah nabi ibrahim lengkap | istri nabi muhammad | jumlah istri nabi muhammad | kisah nabi ibrahim as lengkap | nama istri nabi muhammad | nama nama istri nabi muhammad | sejarah nabi ibrahim lengkap |
Inilah 12 Nama-Nama Istri Nabi Muhammad (Lengkap) Reviewed by pendidikan islam on . Inilah 12 Nama-Nama Istri Nabi Muhammad (Lengkap)

Masuk-islam.com- Keluarga Rasulullah SAW tidak jauh berbeda dengan yang lain. Beliau menikah dengan Khadijah binti Khuwaylid, seorang saudagar kaya yang saat itu telah menjadi janda. Rasulullah telah bekerja sebagai manager ekspedisi perniagaan Khadijah sebelum beliau menikahinya. Beliau sangat mencintai dan menyayangi Khadijah sampai akhir hayatnya, dan hanya menikah lagi sepeninggal Khadijah. Ada banyak kisah yang [...]

Rating: 5

31 comments on “Inilah 12 Nama-Nama Istri Nabi Muhammad (Lengkap)

  1. walan on said:

    berarti beliau tdk anak laki2 yah…

  2. yaya' al bin hamid on said:

    HINDUN yg menjadi istri nabi Muhammad saw, apakah hindun yg membunuh dan memakan hati sayyidina Hamzah,paman nabi?

  3. Ayu Parawanti on said:

    Aku kira isti nabi muhammad ada 4, trus aku dengar lagi dari omu ada 9. trus diblog ini ada 12.

  4. Ayu Parawanti on said:

    Aku kira istri nabi ada 4 karena diindonesia cuman poligami hanya 4orang. trus aku dengar cerita omku ada 9. trus blok ini ada 12 trus disitus ini http://www.lazuardibirru.org/duniaislam/ngobraz/berapa-jumlah-istri-nabi-saw-dan-anak-anaknya/ ,, ada 13. jadi ceranya giman?

  5. intan on said:

    sy kira istri nabi hny empat,trnyt ad dua belas y.Sy br th,thanks :)

  6. rafif@obat herbal jantung on said:

    semoga kita diberi hikmah dari kisah istri pernikahan nabi muhammad saw, jangan disalahgunakan

  7. fafan on said:

    Mau 20 istri silahkan saja,Asalkan anda tau tentang artinya Adil???? soalnya aku belum tau artinya Adil. ha…ha…ha…ha…ha…ha…ha….

  8. Dedy Azo on said:

    Kenapa Istri Nabi lebih dari 4,,,,,sedangkan didalam Alquran yang diartikan oleh manusia sekarang hanya boleh 1-2-3 atau 4 asal berlaku adil??????????????????

    • pendidikan islam on said:

      yang tidak boleh itu sekaligus atau langsung mempunyai istri 5, 6 dan seterusnya, sementara nabi muhammad itu tidak sekaligus mempunyai 12 istri (bertahap)

      • Kang Rakino on said:

        Pemahaman yang selama ini kita yakini, bahwa isteri itu boleh dua, tiga atawa empat namun kalu kawatir gak bisa adil ya satu saja. Itu adalah untuk manusia kita2 ini. Sedangkan kalau untuk Rosululloh sudah barang tentu bukan begitu, karena beliau menikah itu atas perintah Alloh, jadi kita jangan menyamai beliau. Setahu saya berdasarkan banyak sumber bacaan, bahwa Rosullulloh itu pada saat wafat isterinya ada sembilan, disamping yang yang sudah wafat mandahului beliau dua orang dan ada dua isteri yang telah dinikah tapi belum dicampuri sebelum dicerai. Disamping itu masih ada sumber yang menyatakan ada lagi dua budak yang dimerdekakan dan peristeri Nabi.

        • abdul on said:

          istri lebih satu kok perintah alloh, itu perintah hawa nafsu, tidak ada manusia yang adil, adil hanya milik Allah. kalau istri lebih 1 bisa adil = alloh. tanya semua perempuan tidak ada yang mau di MADU. kalau tidak percaya tanya emak kita. kecuali kalau ada tekanan! dari yang mau meMADUkan. emak kite2.

    • Rudy Budiman on said:

      Ayat itu turun setelah nabi punya istri seperti dijelaskan di atas. Setelah itu Nabi tidak menikah lagi. Para sahabat nabi pun banyak yang beristri lebih dari 4 saat itu karena dalam kebudayaan Arab saat itu hal itu diperbolehkan.

  9. rahma on said:

    maksdnya apa gambar ilustrasi dgn foto itu?????

    • pendidikan islam on said:

      @rahma–>gambar ilustrasi berarti bukan asli, cuman sekedar gambar buat pelengkap saja dan supaya artikel enak dibaca

  10. pedrosa on said:

    wah heran saya, seharusnya nabi menjadi contoh bagi pengikutnya. betul memang sudah dicontah sehingga banyak dari agama islam yang banyak istrinya dan diceraikan. didalam dunia juga banyak istri itu tdk lah bagus karena akan ada saja pertikaian antara istri-istri. jadi ini bisa membuat istri menderita secara batin. dan tersiksa begitu juga dengan anak. apapun ceritanya pertikaian itu pasti muncul. karena kita manusia.

    • pendidikan islam on said:

      Perlu anda ketahui bahwa nabi menikah bukan semata menuruti hawa nafsu tapi melainkan perintah allah, perlu anda ketahui juga bahwa hampir semua istri rasulullah adalah janda tua, dan cuma 1 yang gadis, jika anda tahu asal mulanya nabi muhamammad menikah lebih dari satu, mungkin anda tidak akan berkata buruk pada nabi muhammad, jangan hanya menjudge dari pandangan anda saja.
      Intinya Allah lebih tahu dari anda, makanya dalam alquran boleh menganjurkan seorang laki-laki menikah dari satu.
      coba anda belajar agama lebih dalam lagi!

  11. Mohon pencerahannya,kalau benar nabi Muhammad beristri 12 orang apakah boleh umat Muslim beristri 12 juga, setahu saya umat muslim diidzinkan beristri maksimal 4orang.

    • pendidikan islam on said:

      @eubie–>12 orang itu dengan catatan tidak sekaligus mempunyai istri sejumlah 12 orang, tapi bertahap

    • TAUFIQ on said:

      Jelas tidak boleh..dalam riwayat yg shohih bahwa Nabi memiliki 8 istri..dan itu adalah pengkhususan yg diberikan oleh Allah kepada Nabi Muhammad ‘alaihissalam. Adapun kita sebagai umatnya hanya diperbolehkan tidak lebih dari 4 istri.

  12. poligami sangat brguna bila istri sudah jatuh waktu menupous duluan,sedangkan suami msh butuh ,jd dripada suami brzina diluaran,kan labih baik jlan utamanya yaitu menikah,jd tidak brdosa. Brhubungan intim itu bukan suatu yg kotor bila dilalui dgn jln yg benar,itu mrupakan fitrah yg diberikan tuhan kpd kita.Brhubungan intim itu akan kotor bila wanita yg kita campuri adalah msh istri org atau tidak adanya ikatan.jd sah sah aj klo nabi bristrikan bnyak.krn smuanya itu ad hikmahnya,

  13. erick on said:

    beristri cukup satu,tapi kalau bisa berlaku adil boleh kawin sampe 4 atau lebih kalau bisa sama dg rasulullah…..tapi belum tentu bisa kawin dg janda berumur sampe 65 thn bukan ?…..he..he..he…

  14. ardi on said:

    Alloh yg mana membenarkan poligami…
    kasihan wanita muslim

  15. junaedi on said:

    eeh buset….kawin ma anak kelas 3 SD

  16. ismail on said:

    klw z cuman mau bristri satu, tdk ada yg terjadi atas izin yg Maha Kuasa.

  17. kalau saya adalah perempuan yg hidup di zaman Rasulullah, Saya akan datang dan meminta beliau menikahi saya menjadi istrinya…. Dan saya ga akan mau pulang sblum beliau memenuhinya. Karena dia bukan laki2 biasa. Dia seorang yg diangkat Alloh menjadi Rasul dikarenakan pribadinya yg bijaksana, berhati dan prilaku lembut mulia. Bersamanya membawa ketenangan hati. Belum lagi banyaknya ilmu dan pengetahuan yg bisa saya serap selama saya menjadi istri beliau. Satu milyar laki2 keren tapi dangkal tak kan bisa menyamai seorang Rasulullah.

  18. Aisyah on said:

    Kan nabi muhammad menikahi janda…..
    bukan yang lain…….
    itu kan dianjurkan Allah S.W.T

  19. fay on said:

    kalau gak salah saya pernah baca di sebuah kisah (lupa sumbernya) bhw setelah ayat Al Quran yg mengharuskan laki2 boleh beristri maksimal 4 orang, Allah kemudian memerintahkan Rasulullah utk menceraikan istri2nya shg akhirnya tinggal sejumlah 4 orang. Tapi disitu tidak disebutkan siapa2 saja yg dicerai & siapa yg tetap mjd istri beliau. Tolong koreksi kalau salah.

  20. jujur itu aku on said:

    Untung nabi muhammad ga hidup jaman skrg,coba kalo ia,udah di panggil komnas anak2 dan kpai,yg sy baca,ketika menikahi aisah umur 6 thn dan setelah nikah msh tinggal di rmh orang tuanya dan sesudah umur 9thn di bawa ke rmh nabi muhammad,btw….anak umur 9-12 thn khan blm matang secara sexsual…gimana donk analisanya,secara…kalau sdh jd istri dan di bawa pulang ke rumah,tau sendiri deh wahai para pembaca

    • pendidikan islam on said:

      meskipun nabi muhammad menikahi aisyah belum cukup umur, namun dia menyetubuhinya ketika aisyah sudah cukup umur

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.