Islam Melarang Wanita dan Pria Berdua-Duaan Terbukti Secara Ilmiah

Di Publikasikan 25 Okt 2012 // Oleh pendidikan islam // Kategori Artikel Islam //

Masuk-islam.com – Islam telah mengajarkan kepada kita semua untuk tidak berdua-duaan antara seorang pria dan wanita bukan mahram. Hal ini ternyata terbukti secara ilmiah.

Kenapa hal tersebut dilarang dan dianggap berbahaya oleh syariat Islam? Bagian tubuh mana yang ternyata berpengaruh terhadap kondisi nafsu shawat itu?
berkhalwat atau berdua-duaan
Baru-baru ini, sebuah penelitian membuktikan bahaya berkhalwat atau berdua-duaan tersebut.

Para peneliti di Universitas Valencia menegaskan bahwa seorang yang berkhalwat dengan wanita menjadi daya tarik yang akan menyebabkan kenaikan sekresi hormon kortisol. Kortisol adalah hormon yang bertanggung jawab terjadinya stres dalam tubuh. Meskipun subjek penelitian mencoba untuk melakukan penelitian atau hanya berpikir tentang wanita yang sendirian dengannya hanya dalam sebuah simulasi penelitian. Namun hal tersebut tidak mampu mencegah tubuh dari sekresi hormon tersebut.

“Cukuplah anda duduk selama lima menit dengan seorang wanita. Anda akan memiliki proporsi tinggi dalam peningkatan hormon tersebut,” inilah temuan studi ilmiah baru-baru ini yang dimuat pada Daily Telegraph!

Para ilmuwan mengatakan bahwa hormon kortisol sangat penting bagi tubuh dan berguna untuk kinerja tubuh tetapi dengan syarat mampu meningkatkan proporsi yang rendah, namun jika meningkatnya hormon dalam tubuh dan berulang terus proses tersebut, maka yang demikian dapat menyebabkan meningkatnya nafsu seksual.
Bentuk yang menyerupai alat proses hormon penelitian tersebut menyimpulkan bahwa tegangan yang tinggi hanya terjadi ketika seorang laki-laki berduaan dengan lawan jenis (bukan mahram), dan tegangan tersebut akan terus meningkat pada saat wanitanya memiliki daya tarik lebih besar!
Para peneliti mengatakan bahwa ketika ada lawan jenis di sekitar pria, sang pria kemungkinan besar membayangkan bagaimana mulai membangun hubungan dengan sang wanita. Dan dalam penelitian lain, para ilmuwan menekankan bahwa situasi ini jika diulang (artinya jika keadaan seperti itu dibiarkan), bukan cuma mustahil akan bermunculan berbagai penyakit kronis, masalah psikologis dan kehancuran moral yang teramat parah tingkatnya, tetapi sudah memasuki hal yang pasti.

Rasulullah SAW Mengharaman Berdua-duaan

Kita semua tahu hadits yang terkenal yang mengatakan: “Tidaknya ada orang yang seorang laki-laki berkhlawat dengan wanita kecuali setan adalah yang ketiga, hadits ini menegaskan diharamkannya berkhalwat bagi seorang pria dengan wanita asing atau bukan mahramnyaI . karena itu Nabi saw melalui syariat ini menginginkan kita menghindari banyak penyakit sosial dan fisik.

Ketika seorang beriman mampu menghindari diri dari melihat wanita (yang bukan mahram) dan menghindari diri dari berkhalwat dengan mereka, maka ia mampu mencegah penyebaran amoralitas dan dengan demikian melindungi masyarakat dari penyakit epidemi dan masalah sosial, dan mencegah individu dari berbagai penyakit …

Kami sampaikan kepada mereka yang tidak puas dengan agama kami yang hanif:  Bukankah Islam sebagai agama layak dihormati dan diikuti?

 

Ref:islampos

Kata kunci : hadits larangan berdua-duaan | hadits tentang berdua-duaan | hukum berdua-duaan dalam islam | hadits tentang larangan berdua-duaan | hadis larangan berdua duaan | hadis yang terbukti secara ilmiah | hukum foto berdua yg bukan muhrim |
Islam Melarang Wanita dan Pria Berdua-Duaan Terbukti Secara Ilmiah pendidikan islam 25 Okt 2012. Islam Melarang Wanita dan Pria Berdua-Duaan Terbukti Secara Ilmiah

Masuk-islam.com – Islam telah mengajarkan kepada kita semua untuk tidak berdua-duaan antara seorang pria dan wanita bukan mahram. Hal ini ternyata terbukti secara ilmiah. Kenapa hal tersebut dilarang dan dianggap berbahaya oleh syariat Islam? Bagian tubuh mana yang ternyata berpengaruh terhadap kondisi nafsu shawat itu? Baru-baru ini, sebuah penelitian membuktikan bahaya berkhalwat atau berdua-duaan tersebut. [...]

4.9 pendidikan islam

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.