Kisah Nabi Isa As. (Lengkap)

Di Publikasikan 24 Okt 2012 // Oleh pendidikan islam // Kategori Kisah 25 Nabi //

A. Mukaddimah

gambar nabi isaIsa (bahasa Arab: عيسى, `Īsā, Essa; sekitar 1 – 32M) adalah nabi penting dalam agama Islam dan merupakan salah satu dari Ulul Azmi. Dalam Al-Qur’an, ia disebut Isa bin Maryam atau Isa al-Masih. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 29 M dan ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina.

Namanya disebutkan sebanyak 25 kali di dalam Al-Quran. Cerita tentang Isa kemudian berlanjut dengan pengangkatannya sebagai utusan Allah, penolakan oleh Bani Israil dan berakhir dengan pengangkatan dirinya ke surga.

Kata Isa ini diperkirakan berasal dari bahasa Aram, Eesho atau Eesaa. Yesus Kristus adalah nama yang umum digunakan umat Kristen untuk menyebutnya, sedangkan orang Kristen Arab menyebutnya dengan Yasu’ al-Masih (bahasa Arab: يسوع المسيح).

Kemudian, ia diyakini mendapatkan gelar dari Allah dengan sebutan Ruhullah dan Kalimatullah. Karena Isa dicipta dengan kalimat Allah “Jadilah!”, maka terciptalah Isa, sedangkan gelar Ruhullah artinya ruh dari Allah karena Isa langsung diciptakan Allah dengan meniupkan ruh kedalam rahim Maryam binti Imran.

Narasi Qur’an tentang Isa dimulai dari kelahiran Maryam sebagai putri dari Imran, berlanjut dengan tumbuh kembangnya dalam asuhan Zakariya, serta kelahiran Yahya. Kemudian Al-Qur’an menceritakan keajaiban kelahiran Isa sebagai anak Maryam tanpa ayah.
(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah). (Ali ‘Imran: 45)

Dikisahkan pula bahwa selama Isa berada didunia, ia tidak menikahi seorang wanita karena ia terlebih dahulu diangkat oleh Allah kelangit. Akan tetapi, ada riwayat yang mengatakan bahwa Isa akan menikah dengan salah satu umat Muhammad ketika ia turun dari langit, kejadian ini dikisahkan menjelang akhir zaman.

B. Riwayat Nabi Isa

  • Kelahiran Nabi Isa

    Muslim percaya pada konsep kesucian Maryam, yang telah diceritakan sepanjang dalam beberapa ayat dalam Al Qur’an. Menurut kisah di Al-Qur’an, Maryam selalu beribadah dan telah dikunjungi oleh malaikat Jibril. Jibril mengatakan kepada Maryam tentang akan diberikan calon anak yang bernama Isa, Maryam sangat terkejut, karena ia telah bersumpah untuk menjaga kesuciannya kepada Allah dan tetap mempertahankan hal itu dan bagaimana pula dia bisa hamil tanpa seorang lelaki, lalu Jibril menenangkan Maryam dan mengatakan bahwa perkara ini adalah perkara yang mudah bagi Allah, yang ingin membuat dia sebagai tanda untuk manusia dan rahmat dari-Nya. Seperti halnya dalam konsep penciptaan Adam tanpa ibu dan bapak.

    Pembicaraan mereka terekam dalam salah satu surah di dalam Al-Qur’an
    Jibril berkata; “Demikianlah”. Tuhanmu berfirman: “Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan”. (surat Maryam: 21)
    …Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia. (Maryam: 35)
    Beberapa ayat lain terkait dengan kelahiran Isa antara lain
    Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia. (Ali Imran: 59)
    “Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam” (Al Anbiyaa’: 21)
    Setelah Isa berada di dalam rahim Maryam, ia lalu mengasingkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur. Disana ia melahirkan dan beristirahat di dekat sebuah batang pohon kurma. Isa kemudian berbicara memerintahkan ibunya dari buaian, untuk mengguncangkan pohon untuk mengambil buah-buah yang berjatuhan, dan juga untuk menghilangkan rasa takut Maryam dari lingkungan sekelilingnya Maryam berzinah, kemudian Maryam menunjuk kepada anaknya yang baru lahir itu, maka Isa pun menjawab
    “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Alkitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi; dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka..” (Maryam: 30-32)

    Referensi dalam hadits lain adalah: “Ketika setiap manusia lahir. Setan menyentuh seorang bayi di kedua sisi tubuh dengan dua jarinya, kecuali Isa a.s., putera Maryam, Setan mencoba menyentuhnya tapi gagal, karena dia hanya menyentuh plasentanya saja.”

    Menurut al-Tabari, hal ini disebabkan karena doa Maryam: “Aku berlindung kepada-Mu, untuk dia dan keturunannya dari setan yang terkutuk.”

  • Misi sebagai nabi

    Menurut teks-teks Islam, Isa diutus kepada Bani Israil, untuk mengajarkan tentang ke-esaan Tuhan dan menyelamatkan mereka dari kesesatan. Muslim percaya Isa telah dinubuatkan dalam Taurat, membenarkan ajaran-ajaran nabi sebelumnya. Isa digambarkan juga dalam ajaran Islam, memiliki mukjizat sebagai bukti kenabiannya, seperti berbicara sewaktu masih bayi dalam peraduan, memberikan nyawa/kehidupan pada burung yang terbuat dari tanah liat, menyembuhkan orang yang terkena lepra, menyembuhkan orang tuna netra, membangkitkan orang mati dan meminta makanan dari surga atas permintaan murid-muridnya. Beberapa kisah menyebutkan bahwa Yahya bin Zakariyya[2] pernah bertemu dengan Isa di sungai Yordan, sewaktu Yahya pergi ke Palestina.

    Beberapa ayat dari Al Qur’an yang menegaskan tentang kenabian Isa antara lain:
    “ Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Alkitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia. (Maryam: 30-35) ”
    “ Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: “Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku”. Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus. Maka berselisihlah golongan-golongan (yang terdapat) di antara mereka, lalu kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang zalim yakni siksaan hari yang pedih (kiamat). (Az Zukhruf: 63-65) ”
    “ Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (Al Maa’idah: 75) ”
    “ Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?”. Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib”. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu”, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. (Al Maa’idah: 116-117)

  • Isa dan Ruhul Qudus

    Mukjizat Isa

    Qur’an juga menceritakan perihal Isa yang diberikan kekuatan dengan ruh kudus oleh Tuhan.
    “ Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya. (Al Baqarah: 253) ”
    “ (Ingatlah), ketika Allah mengatakan: “Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan izin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata: “Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata”. (Al Maa’idah: 110)

  • Isa tidak dibunuh ataupun disalib

    Al-Qur’an menerangkan dalam surat An Nisaa’:157 bahwa Isa tidaklah dibunuh maupun disalib oleh orang-orang kafir. Adapun yang mereka salib adalah orang yang bentuk dan rupanya diserupakan oleh Allah seperti Isa.
    “ dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (An Nisaa’: 157)

  • Isa diangkat ke langit

    Muslim menyangkal adanya penyaliban dan kematian atas diri Isa ditangan musuhnya. Al-Qur’an menerangkan Yahudi mencari dan membunuh Isa, tetapi mereka tidak berhasil membunuh dan menyalibkannya. Isa diselamatkan oleh Allah dengan jalan diangkat ke langit dan ditempatkan disuatu tempat yang hanya Allah SWT yang tahu tentang hal ini. Al Qur’an menjelaskan tentang peristiwa penyelamatan ini.
    “ Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (An Nisaa’:158)

  • Isa Turun kembali ke bumi

    Dari keterangan hadist Muhammad diceritakan bahwa menjelang hari kiamat/akhir zaman Isa akan di turunkan oleh Allah dari langit ke bumi. Peristiwa itu tergambar dari hadist berikut:

    “Tidak ada seorang nabi pun antara aku dan Isa dan sesungguhnya ia benar-benar akan turun (dari langit), apabila kamu telah melihatnya, maka ketahuilah; bahwa ia adalah seorang laki-laki berperawakan tubuh sedang, berkulit putih kemerah-merahan. Ia akan turun dengan memakai dua lapis pakaian yang dicelup dengan warna merah, kepalanya seakan-akan meneteskan air waulupun ia tidak basah.”

    “Sekelompok dari ummatku akan tetap berperang dalam dalam kebenaran secara terang-terangan sampai hari kiamat,sehingga turunlah Isa bin Maryam ,maka berkatalah pemimpin mereka (Al Mahdi): “Kemarilah dan imamilah salat kami”. Ia menjawab;”Tidak, sesungguhnya sebagian kamu adalah sebagai pemimpin terhadap sebagian yang lain, sebagai suatu kemuliaan yang diberikan Allah kepada ummat ini (ummat Islam).”

    “Tiba-tiba Isa sudah berada di antara mereka dan dikumandangkanlah salat,maka dikatakan kepadanya, majulah kamu (menjadi imam salat) wahai ruh Allah.” Ia menjawab:”Hendaklah yang maju itu pemimpin kamu dan hendaklah ia yang mengimami salat kamu”.

    Menurut Islam, hal pertama yang dilakukan Isa setelah turun dari langit adalah menuaikan salat sebagaimana yang dijelaskan oleh hadist-hadist di atas. Isa akan menjadi makmum dalam salat yang di imami oleh Imam Mahdi.

    Adapun lokasi turunnya Isa dijelaskan oleh Muhammad dalam sebuah hadist berikut:

    “Isa ibn Maryam akan turun di ‘Menara Putih’ (Al Mannaratul Baidha’) di Timur Damsyik.”

    Kedatangan Isa akan didahului oleh kondisi dunia yang dipenuhi kedzaliman, kesengsaraan & peperangan besar yang melibatkan seluruh penduduk dunia, setelah itu kemunculan Imam Mahdi yang akan menyelamatkan kaum muslimin, kemudian kemunculan dajjal yang akan berusaha membunuh Imam Mahdi, setelah dajjal menyebarkan fitnahnya selama 40 hari, maka Isa akan diturunkan dari langit untuk menumpas dajjal. Salah satu tugas besar beliau setelah membunuh dajjal adalah menyelamatkan ummat manusia dari fitnah Ya’juj dan Ma’juj

C. Kisah Nabi Isa

  • Penutur Ulang Lukman Hakim Zuhdi

    Seorang nabi sekaligus manusia pertama di dunia, yakni Nabi Adam ’alaihis salam, muncul ke alam ini tanpa melalui proses kelahiran sebagaimana lazimnya. Ia tidak memiliki Bapak dan Ibu. Demikian pula keberadaan istri Nabi Adam, yaitu Siti Hawa, yang diciptakan dari tulang rusuk Nabi Adam. Allah SWT kembali menunjukkan kekuasaan-Nya melalui lahirnya Nabi Isa ’alaihis salam. Nabi Isa tidak mempunyai Ayah. Ia hanya memiliki Ibu bernama Siti Maryam.

    Pada zamannya, Siti Maryam dikenal sebagai seorang gadis suci yang pandai menjaga diri. Sehari-hari waktunya hanya dihabiskan sendirian di dalam kamar untuk beribadah kepada Allah SWT. Ia tidak pernah keluar rumah, apalagi berbicara dengan laki-laki. Tidak ada satu pria pun yang berani menyentuh kulit tubuhnya. Ia juga berasal dari keturunan dan keluarga terpandang. Ibunya bernama Hannah, istri Imran. Sewaktu kecil, Siti Maryam diasuh oleh keluarga Nabi Zakaria ’alaihis salam.

    Satu saat, ketika Siti Maryam sedang khusu’ berzikir, Malaikat Jibril mendatanginya. Siti Maryam terkejut. Malaikat Jibril menjelaskan bahwa kehadirannya membawa kabar gembira. Menurut Malaikat Jibril, tidak lama lagi Siti Maryam akan memperoleh seorang bayi lelaki istimewa bernama Isa Al-Masih. Dinamakan Al-Masih karena Nabi Isa mengusap bumi dan membersihkan serta usahanya untuk menyelamatkan agama dari berbagai fitnah pada zamannya. Siti Maryam justru semakin takut. Tubuhnya bertambah gemetar. Ia terus berdoa, meminta perlindungan kepada Allah SWT. Malaikat Jibril kemudian meniupkan roh ke dalam perut Siti Maryam, lalu menghilang, dan berganti menjadi cahaya yang terang benderang.

    Siti Maryam termenung diliputi kesedihan. Ia berkata dalam hati, mana mungkin dirinya bisa hamil, padahal belum menikah dan tidak mempunyai suami. Hari demi hari, perutnya bertambah buncit. Rupanya ia benar-benar hamil. Anehnya, ia tidak merasa sakit atau ngidam, layaknya wanita hamil. Siti Maryam bingung, bagaimana menjelaskan semua ini kepada keluarga maupun masyarakatnya. Pasti tidak akan ada orang yang mempercayai, pikirnya.

  • Bayi yang Bisa Berbicara

    Detik-detik kelahiran Siti Maryam sebentar lagi. Ia mendapat petunjuk dari Allah SWT supaya meninggalkan rumah dan kampungnya. Siti Maryam berjalan melewati banyak orang. Tak pelak gemparlah seluruh warga. Mereka terkejut melihat Siti Maryam sudah berbadan dua. Cemoohan dan caci maki sontak keluar dari mulut mereka. Mereka menuduh Siti Maryam telah berbuat zina. Mereka menyebut Siti Maryam perempuan tak berguna alias pelacur. Siti Maryam tidak menanggapi, meski telinganya panas dan hatinya perih. Kedua kakinya terus melangkah mantap, tanpa tujuan pasti.

    Tibalah Siti Maryam di suatu tempat yang jauh dari kampungnya dan tanahnya belum pernah diinjak siapapun. Di situ banyak tumbuh pohon kurma. Ia memilih duduk bersandar, beristirahat di bawah pohon kurma yang besar dan tinggi. Tiba-tiba ia merasakan sakit pada perutnya. Akhirnya, ia melahirkan seorang bayi lelaki berwajah tampan, berkulit lembut dan putih. Seluruh proses kelahirannya tidak dibantu oleh dukun bayi, bidan maupun dokter. Selain itu, tidak ada orang yang melihat dan mengetahuinya. Tercatat dalam sejarah, Nabi Isa ’alaihis salam dilahirkan pada tahun 622 sebelum hijriah atau sebeluh masehi.

    Belum hilang rasa letihnya setelah melahirkan, Siti Maryam putus asa ingin mengakhiri hidup. Ia merasa malu karena harus menanggung beban berat sepanjang hidupnya. Namun, anak yang baru dilahirkan itu spontan berkata, ”Ibu jangan bersedih hati. Semua ini karunia dari Allah SWT. Ibu, tolong gerakkan pohon kurma itu. Nanti makanan, minuman dan buah yang matang akan mendekati kita, kemudian makanlah. Niscaya hati Ibu menjadi tenang.” Siti Maryam seketika tersadar, kemudian memuji kebesaran Allah SWT.

  • Zaman Pembunuhan Bayi Lelaki

    Beberapa waktu setelah tinggal di tempat peristirahatan, Siti Maryam berencana pulang ke rumahnya. Ia menggendong anaknya penuh cinta dan kasih sayang. Memasuki gerbang perkampungannya pada sore hari, orang-orang yang sedang berkumpul langsung menghampirinya. Mereka mengerubungi Siti Maryam sekalian menanyakan identitas bocah itu. Tetapi Siti Maryam tidak menjawabnya, sebab sudah niat berpuasa tidak mau bicara kepada siapapun. Mereka malah menyindir, meledek dan memfitnah Siti Maryam. Bahkan ada sebagian orang yang ingin mengusir Siti Maryam.

    Siti Maryam hanya memberi isyarat supaya orang-orang bertanya kepada bayi yang berada dalam dekapannya. Seketika bayi itu menjawab, ”Aku Isa Al-Masih, hamba Allah SWT yang akan diberi Kitab Injil. Suatu hari aku akan dijadikan nabi dan utusan-Nya untuk mengembalikan kalian ke jalan Allah SWT, memerintahkan shalat dan menunaikan zakat. Aku juga akan berbakti kepada Ibuku.” Orang-orang yang mendengar pernyataannya spontan tampak pucat wajahnya. Mereka tidak menyangka bayi yang baru lahir beberapa hari bisa berbicara secara lancar.

    Kabar adanya bayi ajaib milik Siti Maryam segera menyebar ke penjuru negeri, termasuk sampai ke telinga para pendeta dan pembesar Yahudi. Kehidupan dan perilaku masyarakat yang selama ini sudah melenceng dari ajaran Nabi Musa ’alaihis salam dan Nabi Daud ’alaihis salam bakal segera diluruskan. Oleh karena itu, para pendeta dan pembesar Yahudi memerintahkan pengawalnya untuk menangkap Siti Maryam beserta bayinya. Selain itu, mereka mencari perempuan yang akan melahirkan dan membunuh setiap bayi laki-laki yang baru dilahirkan.

    Siti Maryam sudah diberitahu oleh seseorang terkait informasi penting tersebut. Malam harinya, Siti Maryam menggendong Nabi Isa keluar dari Palestina menuju ke Mesir. Ia sangat khawatir para pengawal akan menemukan jejak, kemudian menghunuskan pedang ke tubuhnya dari arah belakang. Namun Allah SWT sudah berjanji untuk menjaganya. Setelah menempuh perjalanan yang melelahkan, selamatlah keduanya tiba di Mesir, negeri yang dipenuhi kebaikan dan kemuliaan. Nabi Isa tumbuh dan menjalani masa kecilnya dengan bahagia. Ia menuntut ilmu, menghadiri pertemuan serta berdiskusi dengan ulama.

  • Skenario Untuk Nabi Isa

    Suatu hari seseorang menemui Siti Maryam. Dia memberitahu Siti Maryam agar kembali ke Palestina, sebab pendeta dan pembesar Yahudi yang ingin membunuhnya sudah mati. Dalam tempo singkat, Siti Maryam dan Nabi Isa yang menjadi dewasa sudah berada di tanah kelahirannya. Nabi Isa mulai berdakwah. Mula-mula kepada orang-orang yang dikenalnya. Ia menyerukan mereka kembali beribadah dan mengesakan Allah SWT. Mereka dianjurkan untuk meninggalkan memuja patung serta tidak mendewa-dewakan uang dan emas.

    Selain itu, pada hari Sabtu Nabi Isa keluar rumah untuk memetik buah-buahan, kemudian memberikannya kepada orang yang kelaparan dan kaum fakir. Pada hari Sabtu, Nabi Isa juga menyalakan api untuk wanita-wanita tua, sehingga mereka tidak mati kedinginan. Padahal menurut keyakinan kaum Yahudi saat itu, hari Sabtu adalah hari suci. Maksudnya, mereka tidak boleh melakukan kegiatan apapun kecuali menyembah berhala. Di tempat peribadatan yang dipenuhi domba dan burung merpati itu, warga Yahudi seperti sedang meminta pengampunan dosa kepada para pendeta.

    Nabi Isa sangat sedih melihat kenyataan tersebut. Sebab, banyak rakyat miskin yang tidak mampu untuk membayar pendeta agar mengampuni dosa dan kesalahannya. Nabi Isa yang terbiasa hidup sederhana terus mensyiarkan ajarannya. Sedikit demi sedikit para pengikutnya kian bertambah. Pada pendeta yang mulai berkurang wibawa maupun jumlah umatnya merasa kesal, sebab pendapatan mereka ikut menurun. Mereka menuduh Nabi Isa sebagai penyebab semua itu. Mereka merancang skenario khusus untuk menyingkirkan, mengusir, bahkan jika perlu membunuh Nabi Isa.

    Seorang pengikut Nabi Isa yang mengetahui rencana itu menginformasikan kepada Nabi Isa. Nabi Isa beserta beberapa pengikutnya kemudian bersembunyi di suatu tempat. Namun, seorang sahabat dekat Nabi Isa membocorkan tempat persembunyian Nabi Isa kepada para pendeta. Akhirnya para pendeta dan pendukungnya berhasil menangkap sahabat dekat Nabi Isa yang wajahnya sangat mirip dengan Nabi Isa. Orang itu kemudian dibunuh dengan cara disalib ditiang kayu. Padahal, Nabi Isa yang asli dan belum menikah itu telah diselamatkan oleh Allah SWT ke langit.

    Sementara pengikut Nabi Isa lainnya yang selamat dari pengejaran, terus berdakwah menyebarkan ajaran Nabi Isa secara sembunyi-sembunyi. Sebelum diangkat ke langit, Nabi Isa menyampaikan kabar kepada para pengikutnya bahwa akan datang seorang nabi dan rasul bernama Ahmad. Nabi dan rasul yang dimaksud Nabi Isa ialah penutup dari seluruh nabi dan rasul, yakni Nabi Muhammad SAW. Ahmad sesungguhnya nama lain dari Nabi Muhammad SAW, yang ajarannya akan melengkapi seluruh ajaran nabi dan rasul sebelumnya.***

Kata kunci : kisah nabi isa lengkap | video kisah nabi muhammad dari lahir sampai wafat | kisah nabi musa secara singkat | kisah nabi ulul azmi secara singkat | kisah nabi isa as lengkap | cerita bahasa arab beserta artinya | yhs-per_001 |
Kisah Nabi Isa As. (Lengkap) pendidikan islam 24 Okt 2012. Kisah Nabi Isa As. (Lengkap)

A. Mukaddimah Isa (bahasa Arab: عيسى, `Īsā, Essa; sekitar 1 – 32M) adalah nabi penting dalam agama Islam dan merupakan salah satu dari Ulul Azmi. Dalam Al-Qur’an, ia disebut Isa bin Maryam atau Isa al-Masih. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 29 M dan ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina. Namanya disebutkan sebanyak 25 [...]

4.9 pendidikan islam

26 comments on “Kisah Nabi Isa As. (Lengkap)

  1. lovely on said:

    Tapi yang jelas di ALKITAB (INJIL) tidak satu ayatpun disana yang menceritakan tentang nabi kalian ( Muhammad) . Jadi kami masih bangga donk meskipun kalian tidak mengakui akan disalib, mati dan bangkitnya Nabi Isa, tapi kalian mempelajarinya di kitab kalian.
    Thanks

    • pendidikan islam on said:

      @lovely–>bangga bagaimana,apa yang perlu anda banggakan??? kitab injil (alkitab) orang kristen sekarang itu sudah tidak asli lagi!!! sudah banyak dirubah oleh manusia2 dikalangan agama anda sendiri, sedangkan al-quran masih suci murni, itulah keajaiban alquran tidak satupun ayat yang tertukar dan tidak ada satupun manusia yang bisa merubahnya sampai sekarang

    • sebenarnya Al-Kitab ad menjelaskan akan turunny nabi terakhir yaitu Nabi Muhammad.. sebagaimana Kitab Taurat menjelaskan akan ada Nabi Isa..

    • guztri on said:

      Mungkin berikut bisa membantu anda :
      Song of Songs Chapter 5
      http://www.mechon-mamre.org/p/pt/pt3005.htm

      pada ayat 16 (bukan terjemahannya) :
      1. silahkan copy (agar murni gak ada rekayasa)
      2. buka google translate,
      3. sebelah kiri pilih bahasa aslinya (HEBREW)
      4. Sebelah kanan pilih Inggris (agar sesuai link)
      5. Lalu Paste,,dan klik Translate
      6. Lihat artinya,,,disana ada petunjuk “Mhmdim”

      Semoga orang2 yg Benar-benar mencari kebenaran, mendapatkan hidayah. Aamiin.

  2. orang netral on said:

    berarti Isa ga mati ya…lha terus yang diwafatkan & dibangkitkan kembali & diangkat kepadaNya itu siapa?

  3. sunnah on said:

    yang maksudnya di wafatkan itu, setelah nabi isa. alaihi wa salam turun ke bumi dan membunuh dajjal, menghancurkan slib dan membunuh babi. beliau di wafatkan allah.swt sebelum hari kiamat. Kisahnya ada bagusnya, namun masih banyak di dapat dari kisah israiliat, yg merusak pemahaman. mohon di cari sumber yg agak akurat.

  4. kalau yg anda maksud pengikut yang berkhianat adalah yudas iskariot, maka benarlah bahwa yesus yang betul2 disalibkan, karena yudas mati di tanah yang ia beli dengan uang menjual yesus

  5. Jangan lah kalian bertengkar, tapi pelajarilah yang benar ??
    kelak akan diketahui mana benar dan salah ?? Ingat setiap manusia pasti akan dibangkitkan lagi di hari kiamat, maka akan ditanya dengan 5 pertanyaan :
    1. siapa tuhanmu
    2. siapa nabimu
    3. siapa imam-mu
    4.kemana kiblat-mu
    5.siapa saudara-mu

    www.dayahbabul.blogspot.com

  6. Aidil on said:

    Allah Maha besar.. Kun FayaKun

  7. cotton on said:

    ada baiknya para komenters, sebelum berkomentar kita gali ulang sejarah dari sumber yang bisa dipercaya, sehingga dapat dilihat titik temu dari perselisihan yang ada…kita gali mulai kitab injil kuno dan alquran,,
    iman umat muslim terhadap kitabullah kita realisasikan disini, tidak semua ayat-ayat dalam injil dipalsukan. ingat.. “tidak semua”(bukan berarti injil masih bisa diamalkan)… toh diakhir dunia kita semua akan berperang menghadapi dajjal dan pengikutnya… wallahu alam kapan terjadinya… ada baiknya kita mempersiapkan diri untuk berjihad, untuk kembali mengharap rido allah… wassalam

  8. hamba allah on said:

    Assalam muallaikum wr wbr kth
    wahai saudara ku sebaik nya.. mari lah kita merangkul org” yg sesat
    jadi kan lah dia menuju ajaran agama yg sesungguh nya (solem)

  9. kalian tahu gak di televisi itu film kristen ada anak ingin menjadi biarawati, biarawati itu tidak boleh menikah dan punya anak sedangkan di agama islam di suruh menikah karena kalau allah menciptakan 1orang di dunia ternyata ia menjadi biarawati dan ia meninggal siapa yang tinggal di dunia?

  10. ismail on said:

    Manusia Sungguh makhluk yang unik. mahluk yg berakal dan yg mengakali. Ia tahu bahwa ia tahu dan ia tahu bahwa ia tidak tahu. Ia mengenal dunia, sekelilingnya, dan lebih dari itu ia bru mengenal dirinya sendiri. Manusia memiliki akal budi, rasa, karsa, dan daya cipta yang digunakan untuk memahami eksistensinya, dari mana sesungguhnya ia berasal, dimana berada dan akan kemana perginya. Pertanyaan-pertanyaan selalu muncul, akan tetapi pertanyaan itu belum pernah berhasil dijawab secara tuntas atas “PEMBENARAN” sesama Manusia.
    Manusia tetap saja diliputi ketidaktahuan,karna sesungguhnya manusia bukanlah “YANG MAHA MENGETAHUI”
    Jd Jawaban semua itu ada pada diri setiap Manusia (INDIVIDU), Atas “PENGETAHUAN” Mereka Sendiri.
    Apa yg dtulis dan tidak tertulis Hanyalah karnanya.

  11. ismail on said:

    ALLAH–>Ruh–>Tubuh–>Hidup–>Manusia–>Pengetahuan Dunia/Akhirat(Dunia=Tubuh dan Akhirat=Ruh)–>Ruh merasakan tubuh bergerak–>Manusia–>Ruh keluar–>Meninggal–>Bararti meninggalkan tubuh–>Akhirat, tubuh tak berarti lagi–>…..)…>…..Lanjutkan ya…,! mumpun Ruh dan tubuhmu masih bersatu, Berbuat baiklah, aja matempo, Jangan Biarkan kemungkaran dan sifat Iblis merasuki ciptaan ALLAH yang paling sempurnah itu.

  12. Ján Uličný on said:

    Poprekrúcate všetko???Tak Ježiš nebol ukrižovaný?To som teda nevedel,ale vy viete všetko.Asi ste tam vtedy boli?Zaujímavé informácie.

  13. IDA CRISTIANY AMID JOANNES CRISTY on said:

    Ya alah jesus ku yang maha melindungi..
    lindungilah oarang yang tlah membuat blog ini…
    Kabulkan lah.. sang jesus ku yang kucintaa

  14. Sesungguh nya nabi isya itu di angkat oleh Allah kelangit (Beliau tidak wafat ataupun tidak di salib ).dan yang di salib itu adalah pengikut nabi isya yang berhianat yang bernama Yudas Iskariot, karena memberi tahukan kepada orang kafir tempat persembunyian Nabi Isya. sehingga Allah menyerupai wajah nya dengan nabi Isya. dan akhirnya orang kafir itu menyangka bahwa Yudas Iskariot adalah nabi isya dan akhirnya dia disalib oleh orang Kafir. Dan Allah akan menurunkan Nabi Isya Menjelang hari kiamat untuk memerangi Dajjal.

  15. Risang on said:

    jelas2 Yesus wafat saat disalib,karena ada bekas luka di tangan,kaki juga lambung. dan jelas Dia bangkit karena 40 hari lamanya Yesus menampakkan diri kepada para murid. dan Yesus tidak pernah menyebut soal nabi lain sesudah Dia. Dia hanya berfirman kepada para murid supaya menyebarkan injil ke seluruh dunia

    • pendidikan islam on said:

      Coba anda menggunakan akal sehat anda, orang mati kok disembah, yesus orang mati dan bukan juru selamat, tapi minta diselamatkan, yesus menyelamatkan dirinya sendiri dari proses salib saja tidak mampu,bagaimana bisa menyelamatkan orang!

  16. grace on said:

    1.Tuhan Yesus itu gak pernah disalibkan apalagi dibunuh. Bahkan pontius philatus sendiripun tidak dapat menemukan kesalahan yang dilakukan oleh Yesus itu sendiri. Yesus-lah yang menyerahkan dirinya demi menyelamatkan manusia.
    2.Sosok yang berada dikayu salib itu ialah Yesus bukan Yudas Iskariot.

    • akal sehat on said:

      mohon telaah lagi pikiran dan tulisan anda, point 1
      “Tuhan Yesus tidak disalibkan dan Dibunuh”, sedangkan point 2 ” sosok yang disalib ialah yesus ”
      anda yang mengikuti ajarannya pun masih bingung untuk kebenarannya. untuk menyelesaikan masalah ini, coba anda liat dan baca kembali kitab anda yang pertama kali turun ke dunia tanpa ada perubahan / revisi dari tangan manusia. Pasti semua ada jawabannya.
      intinya kita saling menghormati sesama umat beragama untuk menjalankan kewajiban sebagai umat beragama. semoga ada hidayah-Nya dalam konteks ini.

  17. lia on said:

    Jgn mengatakan mana yg baik dan benar tp sebagai manusia yg diberi kelebihan oleh allah swt berupa akal pikiran. Jd berfikir lah yang jernih…orang yg mati tidak mungkin hidup kembali selain atas izin allah swt. Jd apakah benar itu yesus yg di salip kaluan sendiri yg tahu.kali yesus mati bearti kalian menyembah orang yg telah nati

  18. Herman on said:

    Hari sabtu adalah hari ibadah bagi bani Israel kepada Allah.. bukan ibadah kepada berhala… baca kisah2 bani Israel dalam Al Quran, jangan main hantam saja.. ‘Yahudi’ adalah salah satu puak bani Israel keturunan Yahuda anak nabi Yakub@Israel,… nabi Isa sendiri adalah dari keturunan puak yahudi,… belajar dong eh…

  19. vitry on said:

    bagaimana cara berfikir org kafir pdhl jls” nabi isa dalam al quran mengikuti ajaran Allah dan mensiarkan agama Allah(islam) ..
    Allah Maha Besar… terima kasih ya Allah krn saya telah lahir dalam agamamu..
    <3 cinta rasul, cinta nabi…. <3 ISLAM..

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.