Lebih Dahulu Mana, Manusia Purba atau Nabi Adam ? (Lengkap)

Di Publikasikan 06 Apr 2013 // Oleh pendidikan islam // Kategori Artikel Islam //

Lebih Dulu Nabi Adam atau Manusia Purba (Bagian 1)

PERTANYAAN :
Langsung aja pak uztadz. Sebetulnya pertanyaan ini sudah lama sekali ada di dalam benak saya. Pertanyaan ini muncul pada saat saya duduk di bangku SMP dan mulai mengenal pelajaran tentang Manusia Purba dan Kehidupan Dinosaurus atau yang lebih kita kenal dengan zaman Prasejarah.

Seperti yang kita ketahui, Nabi Adam adalah manusia pertama kali yang Allah SWT ciptakan dan turunkan ke Bumi ini. Padahal kita tahu, bahwa ada kehidupan Prasejarah, di mana di sana hidup manusia-manusia purba yang menurut teori adalah nenek moyang manusia atau manusia yang ber-evolusi.

manusa purba vs nabi adam pics
Analisa saya:
1. ) Apabila Nabi Adam yang duluan diturunkan ke bumi ini, berarti masa-masa Kenabian Islam berbarengan dengan zaman Dinosaurus dan Manusia Purba? Hanya saja terdapat perbedaan tempat saja. Dan berarti Manusia Purba bukanlah Nenek Moyang Manusia, karena memang sudah ada Nabi Adam. Dan jika hal ini benar, maka teori dan pelajaran yang ada pada kurikulum IPA adalah salah. Karena ternyata nenek moyang manusia bukanlah Manusia Purba, melainkan Nabi Adam, karena pada kenyataannya manusia tidak pernah berevolusi.
2. ) Tapi, apabila Manusia Purba yang duluan, berarti Nabi Adam bukanlah makhluk yang pertama kali diciptakan Allah. Dan makhluk apakah Manusia Purba itu?

JAWABAN:
Tanpa harus mengkonfrontir teori manusia purba dengan Al-Quran, sebenarnya ilmu pengetahuan terbaru sudah mematahkannya. Beberapa temuan terakhir justru menunjukkan bahwa teori tentang manusia purba semakin jelas kebohongannya. Bukti-bukti ilmiyah yang dahulu sering diajukan oleh kalangan evolusionis, satu per satu kini terbantahkan. Semakin hari semakin terkuak fakta bahwa teori manusia purba adalah sebuah kebohongan besar.

Selama ini kita memang dicekoki teori manusia purba dalam kurikulum pendidikan. Para evolusionis telah merekayasa skema khayalan dengan sangat fantastis. Bahkan seringkali dilengkapi dengan ilustrasi yang nampak sangat realistis. Konyolnya, semua itu masuk ke dalam kurikulum pendidikan di seluruh dunia, termasuk di dunia Islam.

Mereka memasukkan Australopithecus, ras kera yang telah punah sebagai ras ‘nenek moyang manusia’. Padahal ada jurang besar dan tak berhubungan antara kera dan manusia.

Adapun ras manusia primitif menurut mereka, sebenarnya hanya variasi dari ras manusia modern, namun dibesar-besarkan sebagai spicies yang berbeda. Faktanya, tidak ada urutan kronologis seperti itu. Banyak yang hidup pada priode yang sama yang berarti tidak ada evolusi, bahkan ada yang lebih tua dari jenis yang diklaim sebagai nenek moyangnya.

Tatkala para evolusionis tak juga menemukan satu fosilpun yang bisa mendukung teori mereka, terpaksa mereka melakukan kebohongan. Contoh yang paling terkenal adalah manusia Piltdown yang dibuat dengan memasangkan tulang rahang orang utan pada tengkorak manusia. Fosil ini telah membohongi dunia ilmu pengetahuan selama 40 tahun.

Kisahnya pada tahun 1912 seorang ahli palaentologi amatir bernama Charles Dawson mengklaim bahwa dia telah menemukan sebuah tulang rahang dan fragmen tengkorak di sebuah lubang dekat Piltdown, Inggris. Tulang itu mirip tulang rahang hewan namun gigi dan tengkoraknya seperti milik manusia. Spesimen ini dinamakan Manusia Piltdown dan diduga berumur 500.000 tahun.

Rekonstruksi terhadap manusia Piltdown dilakukan dan setelah dipajang di berbagai mueium sebagai bukti nyata evolusi manusia. Selama lebih dari 40 tahun sejumlah penafsiran dan gambar dibuat. Banyak artikel ilmiyah tentang manusia piltdown ini, termasuk 500 tesis doktor tentangnya.

Namun pada tahun 1953, hasil pengujian secara menyeluruh terhadap fosil tersebut menunjukkan kepalsuannya. Tengkorak tersebut berasal dari manusia yang hidup beberapa ribu tahun yang lalu, sedangkan tulang rahangnya berasal dari bangkai kera yang baru terkubur beberapa tahun. Gigi-giginya ditambahkan kemudian agar terlihat mirip manusia lalu persendiannya disumpal. Setelah itu seluruh fosil diwarnai dengan potasium dokromat agar tampak kuno.

Kalau kita menyodorkan ayat Allah SWT di dalam Al-Quran Al-Karim dan hadits Rasulullah SAW tentang manusia pertama, besar kemungkinan para hamba sahaya teori evolusi akan menentangnya. Mereka akan mencari alibi dan dalih untuk membuat penafsiran ‘lain’ alias menentang kebenaran yang ada di dalamnya.

Berapa banyak dari umat Islam yang masih saja percaya bahwa ada manusia sebelum nabi Adam. Fanatisme buta kepada teori evolusi telah membuat mereka menentang apa yang telah Allah SWT sampaikan dalam kitab suci.

Jadi jawaban yang benar adalah bahwa manusia purba tidak pernah ada, sebab teori evolusi juga tidak pernah terbukti. Ada sejuta kejanggalan yang memaksa teori evolusi termasuk teori manusia purba harus dihapus dari kurikulum pendidikan sekolah.

Adam alaihissalam adalah makhluk cerdas pertama di muka bumi. Dengan kedatangan beliau, maka untuk pertama kalinya bumi didatangi oleh makhluk cerdas dari luar angkasa (alien). Kecerdasan manusia sungguh merupakan loncatan besar dalam sejarah bumi, yang sebelumnya hanya dihuni oleh makhluk-makhluk kelas bawah berupa hewan dan tumbuhan. Tidak pernah ada makhluk asli bumi yang mengalami proses evolusi, kecuali hanya ada di film-film Holywood saja.

Lebih Dulu Manusia Purba atau Nabi Adam (Bagian 2)

Pertanyaan sederhana dan simple, tetapi tidak bisa semua orang mampu menjawabnya. Hal ini menjadikan semacam Polemik untuk menjawab keberadaan Adam dan Manusia Purba. Banyak pelajar yang menanyakan dalam hati mereka seperti ini “… lebih dulu Nabi Adam atau Manusia Purba?”. Pertanyaan ini seperti pertanyaan “Ayam dan telur duluan mana?”.

Manusia purba sudah ada sejak 1-2 juta tahun yang lalu, begitu pun dengan kehidupan para dinausourus (masa Jurasic). Sementara itu, Nabi Adam ditiupkan ruhnya sebelum 8000 tahun yang lalu. Dengan kata lain, secara eksplisit menunjukkan bahwa Nabi Adam dan Manusia Purba lebih dulu tercipta manusia purba.

Diterangkan dalam Alquran bahwa Nabi Adam adalah manusia yang diturunkan Allah ke bumi bersama Siti Hawa. Inti wahyu ini menegaskan bahwa manusia yang berakal hanyalah manusia. Nabi Adam sebagai khalifah pertama. Di dalam Alquran juga digambarkan wajah Nabi Adam syarat dengan kesempurnaan, sedangkan manusia purba seperti monyet.

Kemudian muncul pemikiran lain polemik mengenai eksistensi lebih dulu mana di antara keduanya. Muncul argumen, hal yang tidak mungkin dan mustahil jika keturunan monyet menjelma menjadi berparas tampan. Banyak spekulasi yang berkembang, beberapa media ada yang menyebutkan, lebih dulu Nabi Adam. Barulah timbullah manusia purba. Ternyata kenyataan ini masih ditentang keras dengan landasan tahun di atas.

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi’. Mereka berkata, ‘Mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padannya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?’ Tuhan berfirman, ‘Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui’”. (Q.S. Al-Baqarah ayat 30).

Berdasarkan ayat tersebut, malaikat sempat bertanya kepada Allah mengapa Allah swt. ingin menciptakan manusia yang akan membuat kerusakan pada kehidupan dirinya dan saling membunuh. Pertanyaan malaikat ini hampir sama dengan gambaran kehidupan manusia purba. Di mana kehidupan manusia purba saling menyakiti, merusak bahkan saling membunuh.

Bukan tanpa alasan, manusia purba bertindak demikian karena tidak mempunyai nalar dan akal. Kalaupun ada, itu hanya sedikit. Tidak seperti manusia sekarang. Nabi Adam dan Manusia lebih awal Manusia Purba. Bukan berarti Nabi Adam keturunan Manusia Purba.

Kembali mengingat hukum Alam. Anda mengenal cerita musnahnya Kaum Soddom, dan musnahnya Dinosaurus? Mungkin seperti itulah cara Allah memusnahkan manusia purba sebelum diganti khalifah yang beradab dan berakal.

“Mengapa kamu kafir kepada Allah? Padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihipkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan”. (Q.S. Al-Baqarah ayat 28).

Seperti itulah Allah swt. memiliki kekuasaan. Mudah bagi Allah swt. menjadikan sesuatu yang sulit menjadi mudah. Manusia Musnah, dan kemudian muncullah Khalifah Nabi Adam membawa kebenaran.

KESIMPULAN

Jadi Mana Yang Benar ? Nabi Adam Dulu atau Manusia Purba Dulu ?
Aku juga bingung nie mana yang bener, piki-pikir aja sendiri ya! nih ada kesimpulan mengenai duluan mana Nabi Adam atau Manusia Purba yang kami kutip dari sebuah situs :

Manusia pertama di muka bumi adalah Nabi Adam sedangkan manusia purba adalah suatu makhluk yang menyerupai manusia, yang berjalan tegak tapi tidak memiliki kecerdasan seperti manusia. Hidupnya jauuuuh sebelum Nabi Adam diciptakan dan diturunkan ke bumi. Archeolog yang menemukannya menamakan manusia purba ini sebagai manusia kera yang berjalan tegak (pithecanthropus erectus). Harusnya sih disebut sebagai ‘makhluk’ yang menyerupai manusia yang berjalan tegak ya? :)

Bagaimana menurut pendapat anda, silahkan berkomentar ?

Sumber :
eramuslim.com/umum/mana-yang-lebih-dulu-nabi-adam-a-s-atau-manusia-purba.htm#.UV-d_zeEXUc
anneahira.com/jenis-jenis-manusia-purba-25896.htm
alaikaabdullah.com/2012/05/manusia-pertama-manusia-purba-atau-nabi.html

Lebih Dahulu Mana, Manusia Purba atau Nabi Adam ? (Lengkap) pendidikan islam 06 Apr 2013. Lebih Dahulu Mana, Manusia Purba atau Nabi Adam ? (Lengkap)

Lebih Dulu Nabi Adam atau Manusia Purba (Bagian 1) PERTANYAAN : Langsung aja pak uztadz. Sebetulnya pertanyaan ini sudah lama sekali ada di dalam benak saya. Pertanyaan ini muncul pada saat saya duduk di bangku SMP dan mulai mengenal pelajaran tentang Manusia Purba dan Kehidupan Dinosaurus atau yang lebih kita kenal dengan zaman Prasejarah. Seperti […]

4.9 pendidikan islam

114 Komentar

  1. hamba Allah says:

    Manusia itu berasal dari kata sansekerta ( rumpun awal bahasa eropa=persia yng masuk Indonesia lewat India). berasal dri kata Manu dan Sa, Manu itu nenek moyang bangsa Aria (persia-eropa-arab-yahudi) orang Eropa menyebutnya Man (laki-laki) sedang Sa dari kata Wangsa (sukubangsa), jadi Manusa adalah suku bangsa keturunan Manu. sedang kata HUMAN (manusia) itu dari Hu (dia) dan Man (Manu), makanya orang Eropa menyebut Iran itu Persia yang artinya “Tanah leluhur”. orang Yahudi menyebut Manu dengan Sam (keturunan Adam As), sehingga orang Arab menyebut semua agama yang diturunkan dari garis keturunan Sam adalah Samawi atau agama Samawi.
    Kalau kita runut ke jaman sebelum Persia menyatukan India-Mesir-Arab dan Eropa pada jaman Zoroaster = Zulkarnaen Agung. di Asia selatan dan Afrika Timur sudah berkumpul 4 bangsa yang disebut. Manusa (bangsa Aria); Raksasa (Bangsa Afrika); Nagasa (bangsa ras kuning) dan Daksasa (bangsa ras coklat). waktu itu bangsa Amerika (kult merah) belum ada koneksi dng 4 bangsa yang lain.
    Jadi orang Melayu-Jawa dsb tidak bisa disebut Manusa=Manusia. Namun Ruh Muhammad sudah ada dalam diri setiap bangsa karena adanya pembauran.

  2. hamba Allah says:

    Menolak Ilmu pengetahuan membabi buta tanpa dasar pengetahuan yang benar atau penafsiran yang salah atas kitab suci menjadikan Agama Katolik sebagai Agama kebodohan diabad pertengahan sampai perpecahan yang melahirkan Agama Kristen.
    Kita tidak boleh mencelakakan Islam seperti orang katolik dengan menafsirkan ayat ayat Tuhan sembarangan. memang ilmu pengetahuan belum tentu benar tapi Ilmu pengetahuan yang sudah ada pembuktiannya harus diterima.
    Kalau dulu ahli ahli Agama Islam memang para ahli ahli ilmu pengetahuan unggul tapi sekarang hampir semua ahli ahli agama kita adalah orang-orang hipokrit yang bahkan lebih percaya dengan klenik dan tahayul dari pada ilmu pengetahuan

  3. yosie says:

    sebagai orang yang beriman, saya lebih percaya nabi adam adalah manusia pertama yang ada di muka bumi

  4. rachmat says:

    saya bingung yg mna yg benar tapi saya percaya kalau Nabi Adam orang pertama yg tinggal di bumi

  5. yudha says:

    jadilah orang yang berimana agar kalian beruntung dan masuk surgaNya

  6. wistari says:

    Yang mana aja duluan ga masalah,yang penting jalankan ajaran agama kita masing2 dengan baik,tanpa ada rasa benci kepada org yang beragama dan kepercayaan lain dengan kita,dunia akan aman dan damai…

  7. metodesas says:

    Adam diturunkan di bumi bersama oleh Hawa , Siapa yang menurunkan beliau,
    kadang -kadang aku berangan-angan ……… apakah menusia planit lain, yang katanya lebih cerdas dari manusia , yang mengendarai piring terbang.
    Terus siapa yang menciptakan mahluk planit lain………………. yaaaaa tentunya
    Tuhan sang pencipta alam semesta

  8. hamba allah says:

    alhamdulillah yg diskusi pada menyakini bahwa nabi adam lah manusia pertama yg di ciptakan allah,

  9. mr.bean says:

    kalau saya percaya nabi adam dulu,moyangnya manusia kalau manusia purba itu ialah manusia bodoh yang sangat primitif sedangkan nabi adam adalah orang yang pintar,masak kita mau milih moyang dari si bodoh .uhuuuuuiiiiii,peace bro.

  10. jaquel says:

    akal adalah dua mata pisau
    terlalu banyak orang yang lebih condong ke ilmu daripada iman untuk mendapatkan label/ pengakuan dari manusia yang lain, hal yang paling sulit untuk manusia adalah mempercayai apa yang tidak bisa dipercaya/ dijangkau akalnya, simple cuman 4 huruf, iman.

  11. harry subagja says:

    menurut saya manusia purba itu memang ada, namun Allah memusnakan mereka dan lalu meggantikannya dengan Nabi Adam (manusia yang memiliki akal), sebab dari surat Al Baqarah ayat 30 tersebut, dan jika memang manusia purba itu ada ketika Nabi Adam juga ada, mungkin yang disebut homo sapien dan sejenisnya itu adalah peliharaan Manusia(nabi Adam) layaknya kera yang kita pelihara pada masa sekarang

  12. dwi cahyono says:

    bicara masalah pengetahuan vs agama tak akan ada habisnya krn tiap orang punya keyakinan sendiri2

    • kang joem says:

      pertanyaannya sama dengan lebih dahulu mana engkau ikuti ilmu atau akal ? siapa yang memberi akal dan siapa yang memberi ilmu ? dimana ilmu berada dan dimana akal berada ?

  13. winong says:

    Kalo ente orang islam yg briman bisa mikir sndiri

  14. ana says:

    Terus bagaimana dengan dunia pendidikan ini. Apakah kita terus2an mengajarkan dan di ajarkan sesuatu yang tidak benar dengan kondisi mata pelajaran sejarah yang sering membahas tentang manusia purba ini.

  15. no name says:

    setuju sama yang ke2. awal smp dan belajar sejarah tentang prasejarah dsb memang pasti sempet kepikiran pertanyaan yang sama dengan apa yang ditanyakan di atas:D tapi makin kesini saya cari tau, dan saya berkesimpulan sendiri kalo memang makhluk purba itu diciptakan lebih awal dari manusia. karna setau saya, Allah swt menciptakan bumi beserta langit dan isinya lebih dulu seperti tumbuhan,hewan,jin baru manusia. kalo manusia pertama yang diciptakan jelas Nabi Adam a.s dan Hawa. namanya juga manusia pertama ,apalagi manusia itu adlh makhluk paling sempurna yang pernah diciptakan Allah swt, dengan akal pikiran, nafsu beserta kebaikan dan keburukan di dalamnya. beda dengan hewan/binatang yang memang tidak mempunyai akal dan tidak sesempurna manusia. jd untuk siapa yg diciptakan terlebih dulu saya yakin ‘makhluk’ purba (kera yg berjalan tegak) lah yang diciptakan dulu. tp untuk manusia pertama(khalifah) jelas Nabi Adam a.s dan Hawa. sebagai manusia kita semua keturunan beliau bukannya makhluk purba itu:) terserah sih kalo ada yang mau jd keturunan makhluk purba itu dan lebih percaya sama teorinya Charles Darwin drpd apa yg ada di dalam Al-Qur’an. banyak misteri kehidupan yang selama ini dicari kebenarannya sama semua ilmuwan sebenernya ada jawabannya di Al-Qur’an cuma intelektualitas kitanya aja belom nyampe. ini juga yg buat banyak ilmuwan luar jd mualaf (dr yg saya baca) karna takjub sama jawaban yang selama ini mereka cari dan yakini dan akhirnya mereka temukan di Al-Qur’an. ya Allah swt kan guru terbaik dr semua guru. gk ada yg bisa nyaingin intelektualitas Allah. makanya ada bbrp misteri yang mungkin gk akan terungkap sampe akhir jaman sampe Allah kasih tau langsung.
    saya seneng bgt baca artikel ini. jd makin yakin dan paham:)
    Jazakumullah

  16. diyon.elvian@yahoo.com says:

    sya yakin klu nabi adam adalah nenek myang manusia’sdng kan nabi adam dn siti’awa diturun kan kbumi atas kasalahan yng dia perbuat’karna di tlah mamakan buah kldi’tpi brkemungkinan djaman itu gk ada salon’jadi mngkanya orang2 seperti monyet’bda dngan jaman skrang’skarng sdh ada slon dn prawatan tubuh lain2nya..tpi yng pasti nenek myang manusia tetap nbi adam dn sitiawa…

  17. nanang says:

    Wallahu alam bis shawab, semua jawaban ada dalam alqur’an dan hadist. Pelajari, pahami dan amalkan..

  18. bocah awam says:

    Waduh… Kenapa ngributin yg sudah jelas.
    Kita tahu bhw manusia pertama itu Adam AS kenpa ragu untuk meyakininya.
    Semua bukti mnusia adlh evolusi kera itu bohong. Tu Darwin otaknya konslet, dan dia itu pecinta monyet. Saking cintanya sma monyet akhirnya dia ngaku ketrunan monyet.
    Lagian tu fosil kan manusia yg meneliti yg tak terlepas dr asumsi.
    Dan ingatlah bhwsanya pengetahuan or ilmu manusia itu terbatas.

  19. mas prie says:

    ikut titip doa aja semoga semua mendapat hidayah dan berkah dari Allah SWT.
    http://powerdoa.blogspot.com/

  20. onen says:

    wakakakakak
    manusia pertama = Nabi Adam as =/= manusia purba
    manusia pertama =/= manusa purba
    nenek moyang manusia =/= manusia purba
    manusia =/= manusia purba
    terserah yg mana yang duluan, yang penting mereka beda XD
    yang ada sekarang malah manusia yang ngaku cucunya manusia purba tapi bertingkah seperti manusia xD

  21. dewrev says:

    haha, kalian-kalian ini pasti kreasionis, ya? beginian aja dipercayai, jawaban 1 juga salah, sebaliknya; bukti-bukti evolusi malahan makin banyak, bukan seperti di bilang disini. tolong jangan me-nyalahartikan komentar ini, ya! aku tidak bermaksud menentang kepercayaan kalian, tapi jawaban di website ini (sudah jelas) salah

  22. roland says:

    Bukankah bumi telah mengalami kiamat 3 kali sebelum penciptaan Adam.. Dan sebelum itu dihuni oleh banul ban dan banul jan yg berdarah dan bertulang.. Mgkin manusia purba adlah mereka. Mungkin sih..

    • Bedelau says:

      Setuju saja. Dalam mitologi hindu, jagat raya ini sudah mengalami kiamat berulang kali. Dunia yang sedang berlangsung sekarang ini adalah gelar sandiwara Tuhan untuk yang kesekian kali.

  23. Bedelau says:

    Yang jawab pertanyaan diatas pasti ustadz gemblung! Ustadz Gila, sok pintar! Itu pertanyaan beda dimensi, ustadz! Kau jawab dalam satu dimensi! Ya jelas gak nyambung, ustadz!
    Kau pikir Adam itu matanya dua, kakinya dua, tangannya dua, punya mulut, punya telingga, seperti manusia umum berbadan fisikal seperti ustadz????? Kau pikir dewa-dewa Hindu seperti Brahma, Wisnu, Siwa itu punya tubuh seperti manusia fisikal????? Kau pikir buah kuldi itu buah macam jeruk, apel atau mangga???? Kau pikir buah pikiran itu buah macam anggur???? Kau pikir buah tangan itu macam buah pepaya????
    Jadi ustadz jangan goblok!!!! Adam dan Manusia Purba itu beda dimensi!!!! Buah jeruk dengan buah pikiran itu beda dimensi!!!! Buah perbuatan dengan buah mangga itu beda dimensi!!!

  24. jajiboge says:

    menurut saya sih manusia purba dulu.karena saya pernah baca sebuah buku yang berjudul kekasih Allah yang isinya itu bahwa nabi adam di titipkan di salah satu rahim homo sapiens atau yang kita kenal sekarang adalah manusia modern dan sebenarnya nabi adam bukan berada di surga.nabi adam sudah berada dibumi di bagian taman yang penuh dengan buah dan kenyamanan,setelah nabi adam melanggar janji AllaH.Allah memisahkan adam dan hawa di ujung bumi. nah disitu dimulai bahwa setiap manusia harus bekerja untuk mendapatkan hasil.setelah bertahun-tahun mencari akhirnya hawa dan adam bertemu kembali di kota suci mekkah dan lahir lah anak-anaknya.

    itu aja yang gua ingat di bacaan gua yang merasa keberatan comment aja :V

  25. banpol says:

    manusia purba atau apalah namanya bisa dibuktikan dgn tulangnya…

    lalu apakah tulang nabi adam dan hawa pernah ditemukan sbg bukti kongkrit ?

  26. darmin says:

    klo jawaban dari pak uztad teori evolusi adalah isapan jempol ..

    contoh :
    – manusia purba berevolusi ke manusia modern
    lalu ….

    manusia pertama versus Islam dgn tinggi 27 meter ber….. menjadi manusia masa kini (1.5 meter hingga 2 meter)

    ber … evolusi

  27. thanoti says:

    bismillah..

    perkara ini tdk begitu terlalu penting di pikirkan.. krn Allah hanya menyuruh amar ma’ruf nahi munkar dan Alquran itu sebagai petunjuk bagi manusia yg berakal.. nabi Adam AS jelaslah makhluk Allah pertama yg berakal tetapi dlm bentuk kasat mati (tanah) krn seblmnya makhluk yg berakal hanya dlm wujud ghaib (cahaya & api yg tak tampak oleh mata kita skrg ini).. maka wajar saja makhluk Allah yg ghaib (iblis) yg termasuk makhluk bernafsu jg tidak terima zat api di suruh sujud kepada zat tanah.. sedangkan yg tidak punya nafsu (malaikat) tanpa pikir panjang lsg sujud kepada Adam AS..

    jadi sebagai makhluk berakal pertama yg turun di bumi sebagaimana makhluk2 seblmnya (hewan & tumbuhan) yg telah duluan hidup di bumi ini.. jadi nabi Adam AS jelaslah khalifah pertama di bumi ini utk makhluk2 lainnya bahkan utk golongan jin sekalipun (dlm hal ketauhidan) krn masih setipe yakni memiliki nafsu..

    kenapa malaikat menyangsikan penciptaan Allah thd Adam AS? krn jelas mereka tau makhluk ciptaan Allah seblmnya (hewan) yg cuma memiliki nafsu hanya saling2 bunuh2an utk mempertahan nafsunya.. tetapi mrk belum tau bahwa penciptaan Adam AS adalah sgt ‘uniq’ yg jelas blm terpikirkan oleh malaikat krn dlm pemikiran mrk makhluk yg diciptakan dr tanah (hewan) sblmnya hanya predator utk yg lainnya.. yg mgkn sgt berbeda dgn iblis yg dlm beberapa hadist menyatakan sampai2 iblis ini adalah imamnya para malaikat.. krn Allah tau kelemahan iblis ini dr keangkuhannya maka Allah meciptakan makhluk baru lagi yakni nabi Adam AS.. yg akan mencengangkan malaikat & iblis krn penciptaan dari tanah yg serupa dgn ciptaan2 Allah seblmnya (hewan)..

    Allah sgt menyayangi makhluk-Nya yg ‘uniq’ ini sampai2 hrs menurunkan 25 Rasul-Nya dan 4 Kitab-Nya biar tidak tersesat oleh iblis dan keturunan2nya sampai hari pembalasan (kiamat) nanti..
    ———————————————————-

    klo cerita2 org kafir iblis ini adalah ‘fallen angel’ yg akan menyaingi keagungan Allah sehingga Allah perlu mecampakkannya krn takut di saingi.. maka pada mrk yg udah tertipu cerita syaitan ini sedang menunggu2 datangnya tuhan mereka (dajjal) sebagai penyelamat dan tertatanya ‘new world order’..

    klo org yg berakal jelaslah tdk masuk akal Allah sampai disaingi oleh makhluk-Nya sendiri.. dan pembuktian itu sudah ada di kita skrg yakni Alquran yg akan di jaga Allah sendiri sampai kiamat nanti..

    buat ummat muslim bersatulah kita semua sebagaimana agama Islam yg telah diajarkan Rasulullah SAW bukan Islam yg dr golongan2 tertentu.. dan buat org kafir/munafik marilah kita sama2 menunggu hari pembalasan nanti..

  28. nabani says:

    terima kasih dan komentar nya ini adalah ilmu dari allah ilmu ini akan bermanfaat bagi kita semua alhadulilah

  29. agus riyanto says:

    Kalau menurut saya,manusia purba itu jin yang di kutuk oleh Allah , karena membangkang.

  30. hadian says:

    Jiah elah. Knpa sih masih ribut2 tntang yg sudh jlas .. apa kalian sdh gk percaya penuh dgn isi alquran , sebagai muslim yg baik kita sudh sepatutnya prcaya dgn apa2 isi kandungan alquran,, jlas tertera kalau allah “ingin” mnciptakan khalifah(mempunyai akal dan pikiran sempurna) di muka bumi, so yg disebut manusia purba itu adalh hewan yg diciptakan sebelum diusirnya adam n hawa atau merujuk dgn isi albaqarah ayat 65 bhwa itu manusia kutukan yg dikutuk jd kera… wasallam ww
    Yg problem komen :v

  31. ria giska sari says:

    menurut pendapat saya,emang nabi adam a.s lah yg lebih dahulu

  32. Nuyuy Adhe says:

    Nabi Adam adalah manusia sempurna yang mengenal Allah Swt dan menyebarkan tauhid .. Al qur’an dan hadist adalah pegangan kita semua.. Rosulullah Saw berpesan kepada kita berpeganglah kpd Al qur’an dan sunnah niscaya tidak akan tersesat.. Sementara darwin adalah manusia yg tdk pernah mengetahui isi Al qur’an sehinggaberimajinasi yg bertentangan dengan isi Al qur’an dan hadits.. So think smart if you a muslim ..

  33. fachri says:

    Saya mempercayai alquran. Allah menciptakan manusia pertama (Yang tidak mempunyai kesempurnaan) bersama para dinosaurus/hewan2 purba. lalu Allah melakukan pemusnahan semua itu. malaikatpun bertanya sesuai albaqarah ayat 30. manusia purba beserta hewan purba lainnya mati atas kehendak Allah lalu diciptakannya lagi hewan2 dan manusia baru (Adam as) yang sempurna. Sehingga seluruh makhluknya harus sujud kepada Adam AS karena kesempurnaannya..

  34. ardy says:

    salam kenal
    sy setuju pendapat fachri dan teman yang lain, yaitu mahluk sejenis manusia (manusia purba) pernah diciptakan sebelum Adam. Kemudian mereka dimusnahkan dan meninggalkan beberapa fosilnya. Yang masih membingungkan sy adalah mengapa dari dua manusia (Adam dan Hawa) bisa dalam waktu singkat (8000-10000 tahun) dapat berubah demikian ekstrim bentuk fisik, coba bandingkan dari fisik bangsa aria/arab/jew sampai aborigin atau african. Atau teori yahudi benar bahwa yang berasal dari Adam hanya mereka, yang lain adalah goyim yang berasal dari :manusia purba tsb. mhn pencerahannya. wassalam.

  35. MomoN says:

    Assalamualaikum…
    Suatu “percakapan” yang sangat bagus dari tahun ke tahun.
    Saya mendukung komentar terakhir dari mas Ardy. Jika sedemikian banyak orang yang karena “keyakinannya” lalu dengan yakinnya menghujat dan menentang “teori evolusi”, maka dengan segala permohonan maaf, saya harus menyesalkan pendapat mereka para penentang teori evolusi. Jika terjadi perdebatan tentang keyakinan pada teori tertentu (bahkan pada KENYATAAN tertentu) kita seringkali disodori alibi pada “TAFSIR” dari si A, si B dsb yang semuanya ahli dalam agama khususnya agama Islam yang saya anut. Tetapi saya sebagai manusia yang Alhamdulillah diberi akal oleh Allah, apakah salah jika saya juga berusaha menafsirkan sesuatu yang saya lihat, saya alami dan saya ketahui? TAFSIR sederhana saya adalah tentang kata IQRA’ yang katanya orang pinter artinya “bacalah”. Lalu muncullah pertanyaan dan analisis saya (semoga saja benar) sbb:
    1. Membaca tidak hanya berhenti pada bacaan (Al Qur’an) atau sekedar menghafal tetapi juga memahami.
    2. Memahami Al Qur’an bisa dilakukan dengan mengamati dan memperhatikan alam semesta dengan segala isinya dan dinamikanya.
    3. Karena manusia punya akal dan punya kemampuan berpikir, maka sangatlah wajar jika dari pikirannya lalu muncul pertanyaan yang membutuhkan penjelasan tentang sesuatu hal.
    4. Jika ada orang (manusia) yang menanyakan sesuatu yang sudah tertulis dalam Al Qur’an tetapi penjelasannya kurang, maka sangat TIDAK BIJAK pihak-pihak yang menyalahkan bahkan menghujat orang yang bertanya itu. Jika bisa/mampu menjawab secara rasional, jawablah dengan baik. Jika tidak bisa, sarankan untuk mencari jawaban ke pihak yang lebih mampu tetapi jangan langsung memvonis dan mengembalikan pada Al Qur’an. Ingat pak/mas/mbak, dunia ini dinamis dan kedinamisan itu tidak semuanya bisa terjelaskan dalam Al Qur’an. Karena jika Al Qur’an menjelaskan semuanya, maka pastilah tebalnya mencapai 10 meter bahkan lebih.
    5. Al Qur’an itu kitab yang penuh ilmu sebagai konsumsi akal sehat kita. Ilmu adalah sesuatu yang rasional seiring penalaran dari otak manusia. Tetapi dengan tingginya ilmu yang kita miliki jangan lalu menghilangkan keyakinan kita pada Allah. Kalau tidak yakin pada sesuatu kejadfian yang ada di alam, itu boleh dan baik saja. Kejarlah ilmunya supaya menjadi yakin, jika memang sudah “mentok” kembalikanlah kepada ilmu Allah, tetapi jangan mudah putus asa lalu sedikit-sedikit mengatakan “kun fayakun” atau “semua adalah kebesaran Allah”. Bubar kalau sudah begitu.
    6. Kembali ke mas Ardy, saya juga punya pertanyaan sekaligus analisis sederhana. Adam punya “istri” Hawa yang notabene dari tulang rusuknya sendiri. Jika itu benar, berarti keduanya jelas sejenis (satu ras). Kalaupun mereka berkembangbiak, tentunya keturunannya juga tetap pada ras yang sama.
    7. Anggap saja “SATU GENERASI” berkembang pada kelipatan 25 tahun, berarti dalam kurun 10.000 tahun hanya 400 generasi. Sedangkan RAS yang ada di dunia ini jenisnya ribuan. Bayangkan saja yang ada di Indonesia…
    8. Kalau angka 10.000 itu diyakini oleh para penentang “TEORI EVOLUSI” justru sangat konyol sekali. Karena yang terjadi pada point 7 bukan “EVOLUSI” yang pelan-pelan, tetapi justru “REVOLUSI”….. Subhanallah…

  36. ags candra says:

    Ini membingungkan…saya memang percaya kalau nabi adam itu adalah nenek.moyang ny seluruh manusia di bumi ini…tapi yg membuat saya bingung tidak.mungkin bahwa manusia purba lebih dulu.dari adam….jika memang manusia dari purba/monyet artinya nabi adam itu dari monyet ya…itu mustahil…!.dan lebih mustahil juga jika nabi adam keturunannya adalah manusia purba….menurut saya manusia purba itu adalah hewan yang yang menyerupai manusia….

  37. Indro says:

    Pikirkankanlah kalimat tentang ayat penciptaan Adam di surat Albaqarah ayat 30, kenapa Allah berfirman aku hendak menjadikan khalifah bukan menciptakan manusia. Secara bahasa khalifah dan menciptakan berbeda. Sebagai orang yang berakal secara rasional tentu tidak akan bisa percaya kalau Allah menciptaka Adam di alam lain tiba-tiba ada di bumi. Islam itu agama fitrah, bagi saya penafsiran itu juga harus diterima oleh akal rasional walaupun orang itu tidak beriman. Begini saja mudahnya saya telah diciptakan oleh Allah. Bagaimana saya telah diciptakan proses sunnatullahlah yang terjadi, dan proses sunnatullah itulah yang disebut ilmu pengetahuan sehingga muncul cabang ilmu kedokteran. Dari sini apakah dengan pendapat saya ini saya telah kafir dari pemahaman Al-Quran. Justru pemahaman ini bisa meningkatkan keimanan kita kepada Allah yang Maha pintar.

  38. sayyid says:

    Assalamualaikum wr.wb,
    Memang benar ada makhluk nyata yg tinggal dimuka bumi sebelum nabi Adam,mereka suka saling merusak dan membunuh.
    Allah telah berfirman pada surat Al Baqarah ayat 30..
    “Dan ingatlah tatkala Tuhanmu berkata kepada para malaikat :’Sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang khalifah di muka bumi .Mereka berkata :’Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah,padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau? Tuhan berfirman : “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.

    Pengertian khalifah adalah pemimpin dan kata”orang” dlm firman Allah ini belum tentu manusia, oleh sebab itulah malaikat tidak mengetahui siapa yg Allah akan ciptakan. mereka hanya mengetahui orang yaitu makhluk yg hidup bukan manusia.Makhluk ini tidak mempunyai akal (bijak) dan tidak pernah diberikan kitab oleh Allah.

    Setelah Allah menjadikan Adam, berfirman lah Allah pada surat Al Baqarah ayat 31.
    Dan Dia mengajarkan Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya,kemudian mengemukakannya kepada para malaikat lalu berfirman: “Sebutkanlah kepadaKU nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar.
    dan surat Al Baqarah ayat 32.
    Mereka menjawab : ” Maha suci Engkau ,tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami ; seseungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi maha Bijaksana.
    dan seterusnya surat Al Baqarah ayat 33.

    Pada ayat ini para malaikat sangat terkejut melihat ciptaan Allah yg baru ini yaitu seorang manusia yg sangat sempurna dan bijak tidak seperti yg mereka sangkakan sebelumnya.

    Atas kesempurnaan ciptaan Allah yg baru ini ,Allah menyuruh malaikat dan iblis sujud atas penciptaan Adam ini.

    semoga bermanfaat,
    wassalamualaikum wr.wb,

    sayyid

  39. Indro says:

    Seorang khalifah adalah pemimpin seperti menjadikan para Nabi juga seorang khalifah yang ditunjuk oleh Allah SWT. Rupanya Adam as adalah silsilah kenabian yang pertama Allah ciptakan, untuk kemajuan rohani manusia. Inilah malaikat tidak tahu sisi kelebihan manusia, walaupun manusia suka berperang saling membunuh tetapi ada sisi kelebihannya yaitu dapat mengenal nama-nama sifat Allah maupun nama-nama sifat makhlukNya yang semua itu untuk kemajuan rohani. Manusia bukan keturunan kera karena kera tidak mempunyai akal, dan lagi lebih meyakinkan dengan pandangan akal sehat tidak ada perkawinan manusia dan kera bisa dapat keturunan baru. Memang ada perbedaan mencolok antara manusia purba dan manusia modern dikarenakan manusia purba belum ada perkembangan otak dan sarana pada saat itu.

  40. muhammad hafiz alfatory says:

    Nabi adam as lebih pintar dari manusia purba
    Nabi adam as lebih tinggi dari manusia purba
    Nabi adam as bisa berbicara dari pada manusia purba
    Jika ada yg memilih manusia purba dibanding nabi adam as berarti dia adlh monyet
    Atau org org kafir!!!!!!

  41. Juwarno says:

    Kemajuan berfikir manusia sangat cepat karena akalnya, bila manusia purba adalah nenek moyang kita atau hasil evaluasi, mestinya komputer, hand pone dan peralatan canggih pasti tercipta sejak jaman itu. Makanya manusia purba lebih pantas dinamai makhluk hidup sebelum manusia diciptakan yang mirip dengan manusia.

Silahkan Tingalkan Komentar Anda!