Pembahasan IDDAH atau Masa Iddah Lengkap

Ketika seorang suami istri telah bercerai maka akan ada yang namanya iddah,Pada bab ini kami akan membahas lengkap mengenai IDDAH, mulai dari pengertian IDAH, tujuan Iddah, macam-macam iddah, perhitungan Iddah, dll.

menunggu masa iddah

A. Pengertian IDDAH

Iddah ialah masa menunggu yang diwajibkan atas wanita yang di talak oleh suaminya (talak mati/hidup)

B. TUJUAN IDDAH

Kenapa ada iddah, berikut ini adalah tujuan Iddah :

  • Untuk mengetahui bersihnya rahim seorang perempuan, sehingga tidak bercampur antara keturunan seseorang dengan yang lain.
  • Memberi kesempatan pada suami isteri yang berpisah untuk kembali kepada kehidupan semula,jika mereka menganggap hal tersebut baik.
  • Menjunjung tinggi masalah perkawinan yaitu dapat mengumpulkan orang-orang arif untuk mengkaji masalah iddah dan berfikir panjang.
  • Kebaikan perkawinan tidak dapat terwujud sebelum kedua suami isteri sama-samahidup lama dalam ikatan akadnya.

C. MACAM-MACAM IDDAH DAN HITUNGANNYA

  1. Wanita yang dicerai dalam keadaan hamil
    Iddahnya dari waktu ditalak / dicerai sampai kandungannya lahir.
    Firman Allah swt :
    Artinya: “Dan perempuan-perempuan yang tidak haid lagi (monopause) diantara perempuan-perempuan jika kamu raguragu (tentang masa iddahnya), Maka masa iddah mereka adalah tiga bulan; dan begitu (pula) perempuan-perempuan yang tidak haid. Dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu iddah mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya. Dan barang-siapa yang Bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (QS. Ath-Thalaq: 4)
  2. Wanita yang dicerai/ditalak dan belum pernah di campuri (hubungan seks) iddahnya tidak ada, berarti cerai langsung boleh nikah dengan laki-laki lain.
    Firman Allah swt :
    Artinya: “hai orang-orang yang beriman, apabila kamu menikahi perempuan-perempuan yang beriman, kemudian kamu ceraikan mereka sebelum kamu mencanpurinya maka sekali-kali tidak wajib atas mereka iddah bagimu yang kamu minta menyempurnakannya, maka berilah mereka mut’ah dan lepaskanlah mereka itu dengan cara yang sebaik-baiknya.” (QS.AL-Ahzab:49)
  3. Wanita-wanita yang cerai mati iddahnya 4 bulan 10 hari.
    Firman Allah swt :
    Artinya: “dan orang-orang yang meninggal dunia diantara kamu dengan meninggalkan isteri-isteri, hendaklah para janda itu menunggu selama empat bulan sepuluh hari.” (QS. Al-Baqarah: 234).
  4. Wanita yang dicerai dalam keadaan haid iddahnya tiga kali suci
    Firman Allah :
    Artinya : “wanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru’.” (QS. Al-Baqarah: 228)
  5. Perempuan yang dicerai hidup dan tidak haid iddahnya tiga bulan
    Firman Allah :
    Artinya : “dan perempuan-perempuan yang putus asa dari haid diantara perempuan-perempuanmu jika kamu ragu-ragu (tentang masa iddahnya) makaiddah mereka adalah tiga bulan.” (QS. Ath-Thalaq: 4)

Itulah sekelumit artikel tentang IDAH yang dapat kami sampaikan! kalau ada yang kurang atau salah mohon dibantu dibenarkan melalui form komentar!

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *