Penjelasan Lengkap Mengenai Sholat Jamak

Di Publikasikan 05 Okt 2012 // Oleh pendidikan islam // Kategori Sholat //

A. Pengertian Sholat Jamak

sholat jamakShalat jamak adalah shalat yang digabungkan, yaitu menggabungkan dua shalat fardu yang dilaksanakan pada satu waktu. Misalnya menggabungkan shalat Duhur dan Asar dikerjakan pada waktu Duhur atau pada waktu Asar. Atau menggabungkan salat magrib dan ‘Isya dikerjakan pada waktu magrib atau pada waktu ‘Isya. Sedangkan salat Subuh tetap pada waktunya tidak boleh digabungkan dengan shalat lain, begitu juga sholat ashar tidak boleh digabung dengan Sholat Maghrib

Salat jamak boleh dilaksanakan karena beberapa alasan (halangan) berikut:

  1. Dalam perjalanan jauh minimal 81 km (menurut kesepakatan sebagian besar imam madhab)
  2. Perjalanan itu tidak bertujuan untuk maksiat.
  3. Dalam keadaan sangat ketakukan atau khawatir misalnya perang, sakit, hujan lebat, angin topan dan bencana alam.

B. Pembagian Sholat Jamak

Shalat jamak dibedakan menjadi dua jenis yaitu:

  1. Shalat Jama’ Taqdim

    penggabungan pelaksanaan dua salat dalam satu waktu dengan cara memajukan salat yang belum masuk waktu ke dalam salat yang telah masuk waktunya (seperti penggabungan pelaksanaan salat Asar dengan salat Zuhur pada waktu salat Zuhur atau pelaksanaan salat Isya dengan salat Magrib pada waktu salat Magrib).
    Syarat jamak takdim

    1. Tertib. Apabila musafir akan melakukan jamak salat dengan jamak taqdim, maka dia harus mendahulukan salat yang punya waktu terlebih dahulu. Semisal musafir akan menjamak salat maghrib dengan shoalt isya’, maka dia harus mengerjakan salat maghrib terlebih dahulu. Apabila yang dikerjakan terlebih dahulu adalah salat isya’, maka salat salat isya’nya tidak sah. Dan apabila dia masih mau melakukan jamak, maka harus mengulangi salat isya’nya setelah salat maghrib.
    2. Niat jamak pada waktu salat yang pertama. Apabila musafir mau melakukan salat jamak dengan jamak taqdim, maka diharuskan niat jamak pada waktu pelaksanaan salat yang pertama. Jadi, selagi musholli masih dalam salat yang pertama (asal sebelum salam), waktu niat jamak masih ada, namun yang lebih baik, niat jamak dilakukan bersamaan dengan takbiratul ihram.
    3. Muwalah (bersegera). Antara kedua salat tidak ada selang waktu yang dianggap lama. Apabila dalam jamak terdapat pemisah (renggang waktu) yang dianggap lama, seperti melakukan salat sunah, maka musholli tidak dapat melakukan jamak dan harus mengakhirkan salat yang kedua serta mengerjakannya pada waktu yang semestinya.
    4. Masih berstatus musafir sampai selesainya salat yang kedua. Orang yang menjamak salatnya harus berstatus musafir sampai selesainya salat yang kedua. Apabila sebelum melaksanakan salat yang kedua ada niatan muqim, maka musholli tidak boleh melakukan jamak, sebab udzurnya dianggap habis dan harus mengakhirkan salat yang kedua pada waktunya
  2. Shalat Jama’ Ta’khir

    penggabungan pelaksanaan dua salat dalam satu waktu dengan cara mengundurkan salat yang sudah masuk waktu ke dalam waktu salat yang berikutnya (seperti penggabungan pelaksanaan salat Zuhur dengan salat Asar pada
    Syarat jamak ta’khir

    1. Niat menjamak ta’khir pada waktu shalat yang pertama. Misalnya, jika waktu shalat zhuhur telah tiba, maka ia berniat akan melaksanakan shalat zhuhur tersebut nanti pada waktu ashar.
    2. Pada saat datangnya waktu shalat yang kedua, ia masih dalam perjalanan. Misalnya, seseorang berniat akan melaksanakan shalat zhuhur pada waktu ashar. Ketika waktu ashar tiba ia masih berada dalam perjalanan. Dalam jamak ta’khir, shalat yang dijamak boleh dikerjakan tidak menurut urutan waktunya. Misalnya shalat zhuhur dan ashar, boleh dikerjakan zhuhur dahulu atau ashar dahulu. Di samping itu antara shalat yang pertama dan yang kedua tidak perlu berturut-turut (muwalat). Jadi boleh diselingi dengan perbuatan lain, misalnya shalat sunat rawatib.

C. Cara Mengerjakan Sholat Jamak

  1. Cara Melaksanakan Salat Jamak Takdim

    Misalnya kita menjamak salat duhur dengan asar, yang harus dikerjakan adalah salat duhur dahulu empat rakaat kemudian salat asar empat rakaat, dilaksanakan pada waktu duhur.Tata caranya adalah sebagai berikut:

    • Berniat salat duhur dengan jamak takdim. Bila dilafalkan yaitu:
      اُصَلِّى فَرْضَ الظُهْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَقْدِيْمًا مَعَ العَصْرِ فَرْضًا للهِ تَعَالى”
      USHOLLI FARDHOL DHUHRI ARBA’AROKA’AATIN JAM’AN TAQDIIMAN MA’AL ‘ASRI FARDHOL LILLAHI TA’AALAA
      Saya niat salat salat duhur empat rakaat digabungkan dengan salat asar dengan jamak takdim karena Allah Ta’ala”
    • Takbiratul ihram
    • Salat duhur empat rakaat seperti biasa.
    • Salam.
    • Berdiri lagi dan berniat salat yang kedua (asar), jika dilafalkan sebagai berikut;
      اُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَقْدِيْمًا مَعَ الظُهْرِ فَرْضًا للهِ تَعَالى“
      USHOLLI FARDHOL ‘ASRI ARBA’AROKA’AATIN JAM’AN TAQDIIMAN MA’AL DHUHRI FARDHOL LILLAHI TAALAA
      Saya niat salat asar empat rakaat digabungkan dengan salat duhur dengan jamak takdim karena Allah ta’ala.
    • Takbiratul Ihram
    • Salat asar empat rakaat seperti biasa.
    • Salam.

    Catatan: Setelah salam pada salat yang pertama harus langsung berdiri,tidak boleh diselingi perbuatan atau perkataan misalnya zikir, berdo’a, bercakap-cakap dan lain-lain).

  2. Cara Melaksanakan Salat Jamak Ta’khir.

    Misalnya salat magrib dengan ‘isya: boleh salat magrib dulu tiga rakaat kemudian salat ‘isya empat rakaat, dilaksanakan pada waktu ‘isya.

    • Berniat menjamak salat magrib dengan jamak ta’khir. Bila dilafalkanyaitu:
    • اُصَلِى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ العِشَاءِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى“
      USHOLLI FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA ROKA’AATIN JAM’AN TA’KHIIRAN MA’AL ‘ISYAAI LILLAHI TA’AALAA
      Saya niat salat salat magrib tiga rakaat digabungkan dengan salat ‘isya dengan jamak ta’khir karena Allah Ta’ala”
    • Takbiratul ihram
    • Salat magrib tiga rakaat seperti biasa.
    • Salam.
    • Berdiri lagi dan berniat salat yang kedua (‘isya), jika dilafalkan sebagai berikut;
    • اُصَلّى فَرْضَ العِسَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ جَمْعًا تَأخِيْرًا مَعَ المَغْرِبِ فَرْضًا للهِ تََعَالَى“
      USHOLLI FARDHOL ‘ISAAI ARBA’AROKA’AATIN JAM’AN TA’KHIIRAN MA’AL MAGHRIBI FARDHOL LILLAHI TA’AALAA
      Saya berniat salat ‘isya empat rakaat digabungkan dengan salat magrib dengan jamak ta’khir karena Allah Ta’ala.”
    • Takbiratul Ihram
    • Salat ‘isya empat rakaat seperti biasa.
    • Salam.

    Catatan: Ketentuan setelah salam pada salat yang pertama sama seperti salat jamak takdim. Untuk menghormati datangnya waktu salat, hendaknya keuika waktu salat pertama sudah tiba, maka orang yang akan menjamak ta’khir, sudah berniat untuk menjamak ta’khir salatnya, walaupun salatnya dilaksanakan pada waktu yang kedua.

D. Dalil Yang Berhubungan Dengan Sholat Jamak

عَنْ اَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ كانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمْ اِذا رَحِلَ قَبْلَ اَنْ تَزِيْغَ الشَمْسُ اخِرَ الظُهْرِ اِلى وَقْتِ العَصْرِ ثُمَّ نَزَلَ يَجْمَعُ بَيْنَهُمَا فَاِنْ زَاغَتْ الشَمْسُ قَبْلَ اَنْ يَرْتَحِلَ صَلَّى الظُهْرَ ثُمَّ رَكِبَ (رواه البخارى ومسلم)

Artinya: dari Anas, ia berkata: Rasulullah apabila ia bepergian sebelum matahari tergelincir, maka ia mengakhirkan salat duhur sampai waktu asar, kemudian ia berhenti lalu menjamak antara dua salat tersebut, tetapi apabila matahari telah tergelincir (sudah masuk waktu duhur) sebelum ia pergi, maka ia melakukan salat duhur (dahulu) kemudian beliau naik kendaraan (berangkat). (H.R. Bukhari dan Muslim)

Kata kunci : niat sholat jamak dalam bahasa arab | sholat maghrib dan isya digabung | sholat jamak | dalil shalat jamak | solat jamak | shalat jamak | pengertian musafir dalam islam |
Penjelasan Lengkap Mengenai Sholat Jamak pendidikan islam 05 Okt 2012. Penjelasan Lengkap Mengenai Sholat Jamak

A. Pengertian Sholat Jamak Shalat jamak adalah shalat yang digabungkan, yaitu menggabungkan dua shalat fardu yang dilaksanakan pada satu waktu. Misalnya menggabungkan shalat Duhur dan Asar dikerjakan pada waktu Duhur atau pada waktu Asar. Atau menggabungkan salat magrib dan ‘Isya dikerjakan pada waktu magrib atau pada waktu ‘Isya. Sedangkan salat Subuh tetap pada waktunya tidak [...]

4.9 pendidikan islam

7 comments on “Penjelasan Lengkap Mengenai Sholat Jamak

  1. Pingback: Pembahasan Lengkap Mengenai Shalat Qashar | Situs Pendidikan Islam

  2. Pingback: Pembahasan Shalat Jamak Qasar | Situs Pendidikan Islam

  3. karunia on said:

    Min, kalo bisa huruf arab nya dikasih tulisan latin nya juga dong…… arab gundul nih gabisa bacanya._.

    • pendidikan islam on said:

      @karunia–>sudah ada harakatnya kok bacaan niat yang sholat jamak :) , sudah saya tambahkan juga huruf latinnya

  4. jadi, solat ashar tidak bisa di jamak dengan maghrib ya min?

  5. LEGA on said:

    MAKASIH

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

HTML tags are not allowed.