Sholawat Tarhim Lengkap (Sejarah, Baca’an Arab, Teks, Arti, Audio dan Video)

Di Publikasikan 08 Mar 2013 // Oleh pendidikan islam // Kategori Sholawat //

A. PENDAHULUAN

shalawat tarkhimBagi anda yang masa kecilnya hidup di era tahun 1980 s/d 1990an , pasti sering mendengar lantunan sholawat tarhim di masjid-masjid atau langgar, Sholawat ini begitu terkenal waktu itu di Indonesia khususnya wilayah Jawa Timur, lantunannya yang merdu dan juga sangat enak di telinga sehingga membawa sebuah kenangan tersendiri, sholawat tarhim ini biasanya diputar menjelang adzan shubuh, ketika sahur bulan ramadahan dan juga menjelang adzan maghrib, dan isya.
untuk bacaanya, audio serta video, lanjut di bawah ya, kita potong sejenak dengan asal-usul shalawat tarhim

B. ASAL-USUL SHALAWAT TARHIM

كاَنَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَطُوْفُ فِي الْكَعْبَةْ فَرَأَى أَعْرَابِيًّا يَطُوْفُ بِهاَ وَيَقُوْلُ : ياَ كَرِيْم , فَقَالَ النَّبِيُ صلى الله عليه وسلم وَرَاءَهُ : ياَ كَرِيْم – فاَنْتَقَلَ الْأَعْرَابِيُّ اِلَى رُكْنِ الثَّانِيْ وقاَلَ: يا كريم, فَقاَلَ النَّبِيُّ (صلى الله عليه وسلم) – فَقَالَ الْحَبِيْبُ (صلى الله عليه وسلم) وَرَاءَهُ : يا كريم, فَانْتَقَلَ الْأَعْرَابِيُّ اِلَى الْحَجَرِ الْأَسْوَدِ فَقاَلَ : يا كريم- فقال النبي (صلى الله عليه وسلم) – فقال الحبيب (صلى الله عليه وسلم) وراءه : يا كريم, فَالْتَفَتَ الْأَعْرَاِبي فَقاَلَ: أَتَمْزَحُوْنَنِيْ ياَ أَخَ الْعَرَبِ؟ وَاللهِ لَوْلاَ صَباَحَةُ وَجْهِكَ وَبَلَغَ طاَ لِقَتكَ لَشَكَوْت اِلَى حَبِيْبِيْ مُحَمَّداً- فَقاَلَ لَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أَوَلاَ تَعْرِفُ نَبِيَّكَ يا أخ العرب؟ قَالَ وَاللهِ أَمَنْتُ بِهِ وَلَمْ أَرَهُ وَدَخَلْتُ مَكَّةَ وَلَمْ أَلْقَهُ – قاَلَ لَهُ النَّبِيُّ (صلى الله عليه وسلم) اَنَا نَبِيُّكَ يا أخ العرب – فَانْكَبَّ الأعرابي عَلىَ يَدِ النَّبِيِّ يُقَبِّلُهاَ وَيَقُوْلُ: فِدَاكَ أَبِيْ وَأُمِّيْ ياَ حَبِيْبَ اللهِ – فَنَزَلَ جِبْرِيْلُ الْأَمِيْنُ عَلىَ النَّبِيِّ وَقاَلَ لَهُ : ياَ حَبِيْبَ اللهِ (صلى الله عليه وسلم) – اللهُ يُقْرِئُكَ السَّلاَمَ وَيَقُوْلُ لَكَ : قُلْ لِهَذاَ الأعرابي : أَيَظُنُّ إِنْ قاَلَ ياَ كَرِيْم أَنَّناَ لاَ نُحاَسِبُهُ؟ فَقاَلَ الأعرابي : وَاللهِ ياَ نَوْرَ الْعَيْنِ ياَ جَدَّ الْحَسَنَيْنِ , لَوْ حَاسَبَنِيْ رَبِّيْ لَأُحاَسِبَنَّهُ – قَالَ لَهُ النَّبِيُّ (صلى الله عليه وسلم) : وَكَيْفَ تُحاَسِبُ رَبَّكَ يا أخ العرب؟ قاَلَ: لَئِنْ حاَسَبَنِيْ عَلىَ ذَنْبِيْ حاَسَبْتُهُ عَلىَ مَغْفِرَتِهِ – وَإِنْ حاَسَبَنِيْ عَلىَ تَقْصِيْرِيْ حاَسَبْتُهُ عَلىَ جُوْدِهِ وَكَرَمِهِ – فَقاَلَ جِبْرِيْلُ الْأِمِيْنُ: ياَ حَبِيْبَ اللهِ , اللهُ يَقُوْلُ لَكَ – قُلْ لِهَذاَ الْأَعْرَابِيّ أَنْ لاَ يَحاَسِبَناَ وَلاَ نُحاَسِبُهُ – الله أكبر!!!

Penjelasan Arti diatas : Adalah suatu saat Nabi SAW melakukan Thowaf mengelilingi Ka’bah. Tiba- tiba beliau melihat seorang Arab Badui juga sedang Thowaf sambil menyeru: “Ya- Kariim!” Maka Nabi pun dibelakangnya mengucapkan “Ya Kariim”. Maka Arab Badui itupun berpindah ke Rukun Tsani dan berdo’a: Ya Kariim. Maka Nabi, Sang kekasihpun menirukan “Ya Kariim”. Maka berpindahlah Arab Badui itu ke dekat Hajar Aswad dan berdo’a: Ya Kariim!!, Maka Nabi- Sang kekasihpun berdo’a: “Ya Karim”. Maka Sang Arab Badui itupun menoleh dan berkata: “Adakah kamu mentertawakan aku? Seandainya bukan wajahmu yang bercahaya dan penuh keramahan, pasti sudah kuadukan kepada kekasihku yakni baginda Muhammad!!”.

Maka Nabi SAW berkata kepadanya:”Apakah engkau belum mengenal Nabimu wahai saudara Arabku?” Maka Orang Badui itu berkata:”Demi Allah aku beriman padanya padahal aku belum pernah mengenalnya sejak aku memasuki Mekah dan aku belum pernah menjumpainya”. Maka Nabi pun berkata padanya: “Aku ini (Muhammad) Nabimu wahai saudara Arabku”. Maka Sang Badui itupu segera memeluk kehadapan Nabi dan mencium tangan beliau seraya berkata:”Bapak dan Ibuku sebagai penebusmu wahai Sang kekasihku” Maka Jibrilpun turun kepada Nabi dan berkata:”Wahai Sang Kekasih Allah, Allah mengucapkan salam untukmu dan berfirman kepadamu:” Katakanlah pada orang Badui itu apakah ia menyangka Aku tak akan menghisabnya ketika ia mengucapkan Ya Kariim?” Maka Orang Badui itu berkata:”Demi Allah wahai cahaya mataku, eyang dari Hasan dan Husain, Seandinya Robku menghisabku, maka akupun akan menghisab-Nya! Maka Bersabdalah Nabi:”Bagaimana engkau akan menghisab Robmu?” Badui berkata:”Jika Rob menghisabku atas dosa- dosaku, maka aku akan menghisab segala ampunan-Nya, dan jika Ia menghisabku atas segala keteledoranku, maka aku akan menghisab anugerah dan kemulyaan Nya”. Maka berkatalah Jibril Al- Amin: “Katakanlah pada orang ini:” Janganlah ia menghisab Ku, maka Aku pun tak akan menghisabnya”. Allohu Akbar!!!

Riwayat ini oleh masyarakat mesir sering dibaca dengan lagu yang indah pada waktu menjelang shubuh untuk TARHIM

C. SEJARAH SHOLAWAT TARHIM DI INDONESIA

 mahmud khalil al husary

Syekh mahmud khalil al husary

Shalawat ini pertama kali dipopulerkan di Indonesia melalui Radio Yasmara (Yayasan Masjid Rahmat), Surabaya pada akhir tahun 1960′an. Penciptanya adalah Shaikh Mahmoud Khalil Al Hussary, ketua Jam’iyyatul Qurro’ di Kairo, Mesir.

Bagaimana asal mula ceritanya shalawat tarhim ini akhirnya bisa sampai ke Indonesia? Menurut Cak Nun, Syaikh Al Hussary pernah berkunjung ke Indonesiamisi belum diketahui, mungkin dalam rangka study tourdan beliau ‘dibajak’ di LOKANANTA, Solo untuk rekaman shalawat tarhim ini.

Syaikh Mahmoud Al-Hussary (1917-1980, محمود خليل الحصري) adalah ulama lulusan Universitas Al-Azhar dan merupakan salah satu Qâri’ (pembaca Quran) paling ternama di jamannya, sampai-sampai ia digelari Shaykh al-Maqâri (sing ahli qiroah). Syaikh Al-Hussary dikenal karena kepiawaiannya dalam membaca Qur’an secara tartîl.

Ia mengatakan bahwa membaca Qur’an bukan semata-mata tentang irama (lagu) atau seni bacaannya, yang paling penting adalah tartîl: memahami bacaan Qur’an dengan baik dan benar, yaitu melalui studi kebahasaan (linguistik) dan dialek Arab kuno, serta penguasaan teknik pelafalan huruf maupun kata-perkata dalam Quran. Dengan begitu bisa dicapai tingkat kemurnian (keaslian makna) yang tinggi dalam membaca Al-Qur’an.

D. BACAAN LENGKAP SHALAWAT TARHIM (TEKS ARAB, LATIN SERTA ARTINYA)

sholawat tarhim teks arab

Bacaan Shalawat tarhim:
ASH-SHALÂTU WAS-SALÂMU ‘ALÂYK
YÂ IMÂMAL MUJÂHIDÎN YÂ RASÛLALLÂH
ASH-SHALÂTU WAS-SALÂMU ‘ALÂYK
YÂ NÂSHIRAL HUDÂ YÂ KHAYRA KHALQILLÂH
ASH-SHALÂTU WAS-SALÂMU ‘ALÂYK
YÂ NÂSHIRAL HAQQI YÂ RASÛLALLÂH
ASH-SHALÂTU WAS-SALÂMU ‘ALÂYK
YÂ MAN ASRÂ BIKAL MUHAYMINU LAYLAN NILTA MÂ NILTA WAL-ANÂMU NIYÂMU
WA TAQADDAMTA LISH-SHALÂTI FASHALLÂ KULU MAN FIS-SAMÂI WA ANTAL IMÂMU
WA ILAL MUNTAHÂ RUFI’TA KARÎMAN
WA ILAL MUNTAHÂ RUFI’TA KARÎMAN WA SAI’TAN NIDÂ ‘ALAYKAS SALÂM
YÂ KARÎMAL AKHLÂQ YÂ RASÛLALLÂH
SHALLALLÂHU ‘ALAYKA WA ‘ALÂ ÂLIKA WA ASHHÂBIKA AJMA’ÎN

Arti (terjemahan) shalawat tarhim:
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu
Duhai pemimpin para pejuang, ya Rasulullah
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu
Duhai penuntun petunjuk Ilahi, duhai makhluk yang terbaik
Shalawat dan salam semoga tercurahkan atasmu
Duhai penolong kebenaran, ya Rasulullah
Shalawat dan salam semoga tercurahkan padamu
Wahai Yang Memperjalankanmu di malam hari Dialah Yang Maha Melindungi
Engkau memperoleh apa yang kau peroleh sementara semua manusia tidur
Semua penghuni langit melakukan shalat di belakangmu dan engkau menjadi imam
Engkau diberangkatkan ke Sitratul Muntaha karena kemuliaanmu
Dan engkau mendengar suara ucapan salam atasmu
Duhai yang paling mulia akhlaknya, ya Rasulullah
Semoga shalawat selalu tercurahkan padamu, pada keluargamu dan sahabatmu.

E. Sholawat Tarhim Video & Mp3

Video Sholawat Tarhim Shaikh Mahmoud Khalil Al Hussary, Lengkap dengan Subtitle Arab dan Latin

Video Qiraah Syaikh Al-Hussary di Masjid Namirah, Mekkah (1958)

F. Download Audio Mp3 Sholawat Tarhim Shaikh Mahmoud Khalil Al Hussary

Sholawat Tarhim link 1 | Sholawat Tarhim Link 2

Kesimpulan: Shalawat tarhim sangat enak didengarkan kapan saja, apalagi waktu menjelang subuh. Manfaat yang didapat dari mendengar shalawat tarhim, selain membangkitkan keterikatan emosional antara diri kita dengan Nabi saw, menenangkan pikiran  dan menyejukkan hati, juga bisa sebagai obat kangen keluarga di rumah (di desa, kampung) dan orang-orang tercinta yang sudah tiada, tentunya bagi anda yang masa remajanya di era 1980 s/d 1990an.

Sumber: masuk-islam.com telah mengutip dari berbagai sumber, yang telah kami rangkum dan tambahkan
thesmilingchickpea.wordpress.com/2012/02/12/shalawat-tarhim-dari-mesir-ke-surau-di-dekat-rumah/
tanbihun.com/sejarah/asal-usul-tarhim-menjelang-subuh/#.UTlHRjeEXUd

Sholawat Tarhim Lengkap (Sejarah, Baca’an Arab, Teks, Arti, Audio dan Video) pendidikan islam 08 Mar 2013. Sholawat Tarhim Lengkap (Sejarah, Baca’an Arab, Teks, Arti, Audio dan Video)

A. PENDAHULUAN Bagi anda yang masa kecilnya hidup di era tahun 1980 s/d 1990an , pasti sering mendengar lantunan sholawat tarhim di masjid-masjid atau langgar, Sholawat ini begitu terkenal waktu itu di Indonesia khususnya wilayah Jawa Timur, lantunannya yang merdu dan juga sangat enak di telinga sehingga membawa sebuah kenangan tersendiri, sholawat tarhim ini biasanya […]

4.9 pendidikan islam

18 Komentar

  1. M2MediaPromosi.net says:

    Suasananya benar – benar kental dan mengenang bro setelah mendengarkan sholawat ini,,

    Sekarang juga sudah sering diputar tidak hanya sebelum sholat shubuh dan maghrib saja, tapi terkadang dhuhur dan ashar pun juga di putar..

    Terima Kasih Sharenya :)

  2. Eri says:

    Semoga barakah juga tercurah kepada tim penulis, sejak kecil saya sangat ingin mencari tahu artinya ,sayang karena pergaulan dan agama yang kurang saya belum beruntung mengetahui artinya, baru di Ramadhan ini saya bersyukur akhirnya menemukan artinya dan uraian cerita dibalik shalawat ini. Semoga Allah memberikan RahmadNya kepada kalian semua, saya sangat bersyukur & berterima kasih.

  3. Patwa Purba says:

    Alhamdulillah syukron

  4. aman fitrulkah says:

    Alhamdulillah, sering saya mendengar dikampung sy lantunan ini setiap subuh tpi tidak tau asal usulnya dan lantunan apa. ingin rasanya melantunkan….
    Jazakallahu khairan katsiro…

  5. aman fitrullah says:

    sukses terus…. dan selalu update beritanya….

  6. Deddy Juniawan says:

    Suara yang indah dari Syeikh Mahmoud Khalil Al Husary selalu terkenang saat dikumandangkan kembali dengan Murottal dan Sholawat Tarhimnya..
    Semoga tak kan pernah hilang walau perubahan telah menggilas masa..

  7. Muhammad Radhi Siriwa says:

    Subhanallah, jadi bangga jadi orang Islam… Makasih ya Allah…

  8. Husnul Ratomi says:

    Ijin utk share yah gan.. Syukron..

  9. budi p says:

    اَلصَّلاَ ةُ وَالسَّلاَمُ عَلَيْكَ
    يَا اِمَامَ الْمُجَاهِدِيْنَ
    يَا رَسُوْلَ اللهِ
    اَلصَّلاَ ةُ وَالسَّلاَمُ عَلَيْكَ
    يَا نَاصِرَالْهُدَي
    يَا خَيْرَ خَلْقِ اللهِ يَا رَسُوْلَ اللهِ
    يَا مَنْ اَسْرَى بِكَ الْمُهَيْمِنُ لَيْلاَ نِلْتَ مَانِلْتَ وَاْلاَنَامُ
    وَتَقَدَّمْتَ لِلْصَّلاَ ةِ فَصَلَّى كُلُّ مَنْ فِى السَّمَا ءِ وَاَنْتَ اْلاِمَامُ
    وَاِلَى الْمُنْتَهَى رُفِعْتَ كَرِيْمًا وَسَمِعْتَ الِنّدَاءَ عَلَيْكَ السَّلاَمُ
    يَا كَرِيْمَ اْلاَ خْلاَقِ
    يَا رَسُوْلَ اللهِ
    صَلََّى اللهُ عَلَيْكَ وَعَلَى اَلِكَ وَاَصْحَا بِكَ اَجْمَعِيْنَ

  10. mayang says:

    udah lama nyari ini mas, tapi nggak tau namanya
    ati tenang banget kalo lagi denger salawat ini,
    syukron

  11. bang andi says:

    subhannalah izin bookmark & download kang..
    ecaknyo.blogspot.com

  12. reza muzaki says:

    dulu, suara ini di masjid mulai terdengar jam 5 sore. sepulang ngaji, saat saya dan teman2 ngaji menunggu adzan maghrib.
    jadi pengen lagi waktu itu kalo gak maen ke kebon ya maen ke sungai brantas. haha

  13. M.S. Soelaeman says:

    syukur alhamdulillah, akhirnya saya dapat menemukan mutiara yang selama puluhan tahun saya ingin miliki. syukron. semoga Allah swt melipatgandakan pahala-Nya untuk Anda. Amin ya Robbal ‘alamiin.

  14. rjulyanto says:

    Alhamdulillah, ketemu juga apa yg kucari… Terima kasih sudah berbagi. Jazakallah khairan katsiran…

  15. NASRUL APRIADI says:

    Alhamdulillah….

  16. purnomo says:

    Alhamdulillah, ahirnya bertemu juga yang saya cari.
    Sukron katsir telah berbagi.

Silahkan Tingalkan Komentar Anda!