UMAT ISLAM MEMINTA SUMBANGAN ATAU MENGEMIS ATAUKAH MENGAMEN?

Pendahuluan

Artikel ini adalah tentang intropeksi diri umat islam.
Salah satu hal yang paling disukai agama islam adalah meminta sumbangan, baik itu sumbangan yatim piatu, acara-acara keagamaan, dan membangun masjid atau mushalla.
sumbangan umat islam

Umat Islam Meminta Sumbangan Atau Mengemis?

Umat islam sekarang sudah mencapai level atau setara dengan pengemis, mengapa saya sebut pengemis bukan meminta sumbangan, karena dia meminta sumbangan di wilayah orang lain.
Coba anda lihat apakah ada seorang pengemis meminta-minta di wilayah lingkungannya sendiri, pasti dia akan malu, nah hal ini juga dilakukan oleh umat islam, dia meminta sumbangan bukan di kampungnya sendiri (tengok saja di kota jakarta, atau mungkin di wilayah anda sendiri juga ada)

Kesimpulan : ternyata sekarang umat islam sudah menjadi pengemis secara tidak langsung dan sangat merusak citra islam di mata agama lain!

Umat Islam Meminta Sumbagan Atau Mengamen ?

Umat Islam dalam Meminta Sumbangan juga sudah setara dengan Pengamen !
Seringkali saya melihat umat islam berceramah dan bersholawat di Angkot, Bus dan Kereta Api, semua itu dilakukan hanya karena ingin meminta imbalan uang.
Mungkin anda juga sering melihat umat islam dalam meminta sumbangan, dengan memutar lagu sholawat, ayat al-quran ataupun ceramah pake pengeras suara
sungguh sangat memprihatinkan jika sholawat bacaan quran dibaca hanya untuk memperoleh imbalan uang.

Kesimpulan : Ternyata umat islam dalam meminta sumbangan sejajar dengan pengamen dan sangat merusak citra islam di mata agama lain!

Umat Islam Meminta Sumbangan Dengan Mengganggu Ketertiban umum!

Seringkali saya melihat umat islam meminta sumbanagn untuk masjid dengan membuat pos-pos di tepi atau kadang di tengah jalan raya, ada yang dengan manambahkan jaring yang diacungkan melintang ke arah pengendara di jalanan.

Menurut saya hal ini sangat menggangu, dan bahkan di saat jam-jam sibuk pagi berangkat kerja atau sore pulang kerja sering kali menjadi salah satu penyebab kemacetan. Saya kurang setuju dengan cara seperti ini, bahkan kesannya malah merugikan umat Islam sendiri di mata umat agama lain, karena mau membangun tempat ibadah tapi dengan cara mengganggu ketertiban umum.

Kesimpulan : Uang menjadi tidak barokah jika meminta sumbangan dengan mengganggu ketertiban umum.

Apakah Benar Umat Islam Yang Meminta Sumbangan ?

Ada umat islam yang pernah kasih sanggahan, bahwa yang meminta-minta di jalan itu bukan umat islam sebenarnya, tapi umat agama lain yang ingin merusak citra islam ?
Kemudian saya jawab : andaikan itu benar bukan umat islam dan dari agama lain, secara tidak langsung dia terinspirasi dari umat islam itu sendiri, nah siapa yang dosa! Umat islam telah memberikan contoh mengemis sehinga sangat memungkinkan di pakai pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab

Apa dan Bagaiamana Solusi Supaya Umat Islam Tidak Mengemis da Mengamen Ketika Meminta Sumbangan ?

Semua tentu ada solusinya, jika memang butuh dana tidak perlu memakai acara turun kejalan menadahkan tangan dan meminta-minta, apa bedanya dengan pengemis dan pengamen???

Solusi Pertama : Jika ingin meminta sumbangan, cukuplah taruh sebuah kotak amal di tempat strategis atau di titipin di toko-toko, tentunya wilayah lingkungan anda sendiri akan lebih baik, meskipun juga bisa di lingkungan lain asal mendapat ijin!
untuk menjaga keamanan kotak amal tersebut dari pencurian, bisa dipasangkan gembok dan rantai, ataupun pasang cctv! dengan begitu gak ada yang namanya umat islam meminta sumbangan ala pengemis dan pengamen.

Solusi kedua : Jangan pernah ada yang ngasih uang jika meminta sumbangan caranya seperti mengemis atau mengamen seperti yang saya sebutkan diatas, dengan begitu jika dia tidak ada yang mengasih uang, dengan sendirinya dia akan capek dan malu.
Karena jika masih ada saja yang suka mengasih uang, sama halnya menyuruh dia menjadikan mengemis sebagai ladang pekerjaan kesehariannya!

Demikian Artikel Intropeksi ini kami buat,  semoga bermanfaat!
Baca juga Hadits tentang larangan meminta-minta dan mengemis http://www.masuk-islam.com/hadist-tentang-larangan-meminta-minta-atau-mengemis.html

Comments
  1. asep yunanto
  2. Edi
    • Juari

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *