KUNJUNGAN KERJA REKTOR UT KE KOREA SELATAN

0
21

Indonesia Cyber Education Institute (ICE-I) yang dibentuk pada 28 Juli 2021 lalu merupakan sebuah konsorsium dengan anggota resmi sebanyak 13 institusi Pendidikan Tinggi dan satu asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia. Rektor Universitas Terbuka (UT), Prof. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D. didaulat menjadi Ketua Konsorsium. Dalam perjalanannya, ICE-I juga merekrut perguruan tinggi lain yang dianggap layak untuk masuk sebagai anggota pengembang mata kuliah (MK) di ICE-I yang merupakan lokapasar MK daring dengan mengusung pembelajaran berbasis MOOCs. Salah satu tanggung jawab ICE-I yaitu menetapkan standard bagi pengembangan dan juga proses pembelajaran daring tersebut.

Pada tanggal 1-4 November 2022, Prof. Ojat Darojat beserta tiga puluh presenter menghadiri Konferensi tahunan Asian Association of Open Universities (AAOU) yang ke-35 di Jeju, Korea Selatan. Kesempatan tersebut disambut baik oleh Rektor UT didampingi oleh Direktur ICE-I Prof. Dr. Paulina Pannen, M.Ls. untuk memperpanjang keberadaan di Seoul hingga 9 November lalu dengan beberapa agenda kunjungan kerja. Rektor UT berkenan mengunjungi mahasiswa UT yang berdomisili di Korea Selatan pada 6 November 2022, tepatnya di Rumah UT Ansan. Pada kesempatan tersebut, Rektor disambut oleh perwakilan mahasiswa Korea Selatan dan berkesempatan menyapa secara virtual mahasiswa yang sedang mengikuti webinar tutorial (tuweb). Salah satu mahasiswa yang hadir merupakan peserta program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) Dikti 2022 yang sedang menempuh studi di Korea University.

Beberapa kegiatan kunjungan kerja dilakukan oleh Rektor dan Direktur ICE-I beserta rombongan pada 6 hingga 8 November, antara lain ke Korea National Open University (KNOU),  Hanyang University, Seoul Cyber University (SCU), dan National Institute for Lifelong Education (NILE). Pada kunjungan kerja tersebut, turut bergabung Dr. Zahid Majeed, salah satu pimpinan Allama Iqbal Open University (AIOU) Pakistan yang telah menjalin kerja sama dengan UT selama lebih dari 5 tahun.  Adapun kunjungan kerja ke beberapa perguruan tinggi tersebut bertujuan untuk berbagi dan mempelajari praktik baik pengelolaan pembelajaran online dan MOOCs di Korea Selatan, serta membuka pintu kolaborasi dalam pertukaran MK daring dengan berbagai institusi Pendidikan Tinggi di Korea Selatan.

Sebagaimana diketahui, KNOU sebagai salah satu tujuan kunjungan Rektor merupakan anggota AAOU yang telah membentuk Online Test Center sejak tahun 2020 serta memiliki manajemen dan administrasi sistem pembelajaran daring dan pengelolaan MK daring yang inovatif dan berkualitas. Selanjutnya, Hanyang University sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Korea Selatan pun memiliki sistem dan praktik pengelolaan MOOCs yang baik. Informasi dan pengetahuan yang dimiliki perguruan tinggi yang dikunjungi perlu dipelajari oleh ICE-I dalam meningkatkan layanan yang lebih baik kepada penggunanya.

Dinamika bidang pendidikan di Indonesia berkembang dengan pesat dan cepat setiap harinya. Sehubungan dengan hal tersebut, UT terus berusaha memberikan pelayanan, produk, dan sistem yang terbaik untuk seluruh pemangku kepentingan dalam segala prosesnya sebagai Perguruan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ). Komitmen UT dalam meningkatkan mutu dan kualitasnya untuk menyelenggarakan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) tidak mengenal batas. Salah satu langkah nyata UT adalah dengan melakukan kunjungan kerja tersebut tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga seluruh dunia. Dengan demikian, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh UT tersebut dapat diterapkan secara lebih komprehensif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here