Tag: UNIB

UNIB Jadi Universitas Pertama di Indonesia Yang Terakreditasi Internasional ACQUIN

SETELAH melalui perjuangan sejak 2022, akhirnya Universitas Bengkulu (UNIB) mengantongi Sertifikat Akreditasi Internasioal ACQUIN. Bahkan yang lebih membanggakan lagi, UNIB ternyata menjadi institusi perguruan tinggi pertama dan satu-satunya di Indonesia yang telah terakreditasi internasional dari lembaga akreditasi yang berkedudukan di Jerman tersebut.

Rektor dan para dekan serta ketua-ketua unit kerja selingkung UNIB ketika menggelar rapat.(foto:hms1)

“Jadi, akreditasi ACQUIN yang kita lakukan sejak 2022 itu ada dua macam ya, pertama akreditasi terhadap program studi strata satu (S1) dan program studi pascasarjana (S2 dan S3), dan kedua akreditasi terhadap institusi perguruan tinggi, UNIB. Dari proses panjang itu, saat ini kita telah menerima 69 Sertifikat Akreditasi ACQUIN,” ujar Rektor UNIB Dr. Retno Agustina Ekaputri, S.E, M.Sc, ketika menggelar rapat pimpinan di ruang rapat tiga gedung rektorat UNIB, Rabu (6/12/2023).

Dijelaskan Dr. Retno, dengan telah terbitnya 69 Sertifikat Akreditasi ACQUIN ini, maka secara institusional UNIB bisa dibilang sebagai pelopor akreditasi ACQUIN di Indonesia karena UNIB menjadi universitas pertama dan satu-satunya di Indonesia saat ini yang memiliki Sertifikat ACQUIN, di samping menjadi universitas yang paling banyak program studinya telah terakreditasi ACQUIN.

Suasana rapat pimpinan yang berlangsung di ruang rapat tiga gedung rektorat UNIB.(foto:hms1)

“Ini keberhasilan kita semua dan ini (sertifikat, crimson) akan kita bagikan kepada seluruh program studi pada hari Senin. Tolong nanti Pak Dekan dan Bu Dekan undang seluruh program studi beserta process power akreditasi ACQUIN di masing-masing unit kerja untuk berkumpul di Gedung Serba Guna (GSG) UNIB dan ikut menyaksikan serta merasakan kebahagiaan bersama atas keberhasilan kita ini,” ucap Dr. Retno.

Pernyataan Rektor dan para Wakil Rektor yang baru pulang dari kunjungan kerja ke kantor Pusat ACQUIN di Jerman tersebut disambut gembira oleh seluruh dekan, para wakil dekan dan ketua-ketua unit kerja yang mengikuti rapat pimpinan.

“Alhamdulillah, terimakasih banyak Bu Rektor dan para Wakil Rektor atas pemberitahuan penting ini. Kami sangat bangga dan gembira mendengar informasi ini,” ujar Dekan FKIP UNIB, Dr. Alexon, M.Pd.

Rektor dan para Wakil Rektor serta para Dekan berfose dengan Sertifikat ACQUIN.(foto : hms1)

Senada disampaikan Dekan Fakultas Pertanian UNIB Prof. Dr. Dwi Wahyuni Ganefianti, MS, Dekan FMIPA Dr. Jarulis, S.Si, M.Si, Wakil Dekan Fakultas Teknik Helmizar, ST, MT, Ph.D dan pimpinan unit kerja selingkung UNIB lainnya.

“Syukur Alhamdulillah, kabar baik yang telah lama kita tunggu-tunggu akhirnya datang juga. Alhamdulillah kita berhasil Bu Rektor dan keberhasilan ini menjadikan kita semakin percaya diri untuk mewujudkan UNIB Unggul ke depan,” ujar Prof. Dwi Ganefianti.

Diberitakan sebelumnya, selain untuk meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas dan IKU unit-unit kerja selingkung UNIB, program akreditasi internasioal ACQUIN (The Accreditation, Certification and High quality Assurance Institute) dilaksanakan seluruh jajaran di UNIB sebagai upaya mewujudkan internasionalisasi perguruan tinggi.

ACQUIN sediri adalah asosiasi terdaftar pada EQAR (European High quality Assurance Register for Larger Schooling). Lembaga ini berkantor pusat di Bayreuth – Jerman. EQAR merupakan lembaga akreditasi, sertifikasi, dan penjaminan mutu bertaraf internasional yang diakui oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia, sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 83/P/2020 Tanggal 24 Januari 2020.

Foto bersama keceriaan para pimpinan UNIB setelah mendapat Sertifikat Akreditasi ACQUIN.(hms1)

ACQUIN bertujuan untuk mengakreditasi program sarjana dan magister di semua disiplin ilmu dan di semua jenis universitas untuk memastikan program gelar berkualitas tinggi, menciptakan transparansi pasar, meningkatkan daya tarik universitas bagi mahasiswa asing dan mempromosikan perbandingan gelar akademik. Keanggotaan ACQUIN sudah lebih dari 150 universitas di Jerman, Swiss, Austria, Amerika Serikat, Liechtenstein, Mesir, Mongolia, dan Lebanon.

“Alhamdulillah, terimakasih dan selamat untuk kita semua. Tentunya kita harus bangga karena UNIB menjadi satu-satunya institusi perguruan tinggi di Indonesia yang telah terakreditasi internasional ACQUIN. Ke depan, terus semangat dan mari kita wujudkan keberhasilan serta kesuksesan lainnya dalam mendorong UNIB Unggul,” tukas Dr. Retno Agustina Ekaputri.[Penulis : Purna Herawan/Humas].

UIN Salatiga Ingin Belajar ACQUIN ke UNIB

SETELAH berhasil melaksanakan akreditasi internasional ACQUIN terhadap institusi dan menjadi universitas di Indonesia yang terbanyak program studinya terakreditasi ACQUIN, saat ini Universitas Bengkulu menjadi perguruan tinggi tujuan benchmarking dan studi banding bagi universitas-universitas yang akan melaksanakan akreditasi serupa.

Kunjungan UIN Salatiga disambut Ketua LPMPP UNIB dan Wakil Rektor IV UNIB.(foto:hms1)

Bulan lalu Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Jejen Jaenudin, Ph.D, beserta puluhan ketua program studi di universitas tersebut melakukan studi banding ke UNIB. Kali ini, Rabu (6/12/2023), hadir juga Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga – Semarang, Prof. Dr. Muh. Saerozi, M.Ag, beserta rombongan.

Dalam kegiatan benchmarking ke UNIB ini, Prof. Muh. Saerozi didampingi Ketua Lembaga Penjamin Mutu UIN Salatiga Prof. Dr Budiyono Saputro, M.Pd, Sekretaris LPM Dr. Fetria Eka Yudiana, M.Si, Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu Dr. Erna Risfaula Kusumawati, M.Si, Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu Dr. Waryunah Irmawati, M.Hum, dan sejumlah staf.

Tampak hadir juga dalam kunjungan ini yaitu Ketua dan Sekretaris Lembaga Penjamin Mutu Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukrano Bengkulu, Prof. Dr. Asnaini, M.A dan Robeet  Thadi, S.Sos, M.Si.

Suasana diskusi penyambutan UIN Salatiga di ruang rapat pimpinan gedung rektorat UNIB.(foto:hms1)

Rombongan diterima dengan penuh rasa kekeluargaan oleh Rektor UNIB Dr. Retno Agustina Ekaputri, S.E, M.Sc yang diwakili oleh Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof. Dr. Irfan Gustian, S.Si, M.Si, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Candra Irawan, S.H, M.Hum, serta Ketua dan Sekretaris Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UNIB Dr. Yulian Fauzi, S.Si, M.Si dan Hendy Santoso, ST, MT, Ph.D.

Pada acara diskusi yang berlangsung di ruang rapat pimpinan UNIB, Prof. Muh. Saerozi mengucapkan selamat kepada UNIB yang telah berhasil melaksanakan akreditasi internasional ACQUIN terhadap institusi maupun puluhan program studi secara serentak.

“Ini kabar yang sangat menggembirakan, bahwa UNIB telah berhasil melakukan akreditasi internasional ACQUIN terhadap 68 program studi sekaligus, juga akreditasi terhadap institusi. UNIB baru satu-satunya universits di Indonesia yang melakukan akreditasi internasional sekaligus sebanyak ini. Tentu kami ingin belajar banyak dari UNIB tentang hal ini,” ujarnya.

Pemberian cindera mata berupa plakat UNIB kepada UIN Salatiga. (foto:hms1)

Selain tentang bagaimana melaksanakan akreditasi ACQUIN, UIN Salatiga kata Prof. Muh. Saerozi juga ingin belajar ke UNIB tentang aplikasi SISTER (Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi) serta penerapan system manajamen BLU (Badan Layanan Umum).

“Semoga apa yang kami dapatkan dari kegiatan benchmarking di UNIB ini dapat bermanfaat bagi kemajuan UIN Salatiga ke depan dan semoga kolaborasi, serta kerjasama yang baik ini dapat berkesinambungan dan memberikan kemanfaatan bagi masing-masing pihak,” ujarnya.

Wakil Rektor IV UNIB, Prof. Irfan Gustian menyambut baik kunjungan UIN Salatiga karena melalui kegiatan ini selain bertujuan meningkatkan capaian IKU (Indikator Kinerja Utama) bagi masing-masing institusi, juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan sumberdaya dan pada akhirnya ikut meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Swafoto bersama rombongan dari UIN Salatiga dengan Wakil Rektor dan LPMPP UNIB.(foto:hms1)

“Selamat datang di UNIB dan kami menyambut baik kunjungan UIN Salatiga ini. Selain wadah silahturahmi, tentu kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan kualitas pengelolaan perguruan tinggi. Khususnya tentang akreditasi internasional ACQUIN, tentu dengan senang hati kami akan berbagi pengalaman,” ujar Prof. Irfan Gustian.

Untuk memberikan gambaran tentang akreditasi ACQUIN dan pelaksanaan aplikasi SISTER, Prof. Irfan Gustian meminta Ketua LPMPP UNIB Dr. Yulian Fauzi dan Ketua Activity Power Akreditasi ACQUIN di UNIB Hendy Santoso, Ph.D untuk memaparkannya.

Dijelaskan, The Accreditation, Certification and High quality Assurance Institute yang disingkat dengan ACQUIN adalah asosiasi terdaftar pada EQAR (European High quality Assurance Register for Larger Schooling) yang berkantor pusat di Bayreuth – Jerman.

EQAR merupakan lembaga akreditasi, sertifikasi, dan penjaminan mutu bertaraf internasional yang diakui oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia, sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 83/P/2020 Tanggal 24 Januari 2020. [Penulis : Purna Herawan/Humas].

UPT Bahasa UNIB dan ITC Gelar Seminar TOEIC

UNIT Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa Universitas Bengkulu bekerjasama dengan Worldwide Check Heart (ITC) menggelar seminar on-line bertajuk “Sukses di Dunia Kerja dengan Sertifikasi TOEIC,” Jumat (1/12/2023) through aplikasi zoom assembly.

Kepala UPT Bahasa UNIB Dr. Wisma Yunita, ketika menyampaikan sambutan dan membuka seminar.(ist).

Kegiatan yang diikuti 159 peserta ini dibuka oleh Kepala UPT Bahasa UNIB, Dr. Wisma Yunita, M.Pd, dengan menghadirkan Program Government Worldwide Check Heart – Jakarta, Silvi Aisah Kusumawardani, sebagai pembicara.

Dalam sambutannya, Dr. Wisma menjelaskan, seminar ini merupakan kegiatan awal untuk inisiasi kerjasama pelaksanaan tes TOEIC di UNIB. Melalui seminar ini diharapkan dapat menyebarluaskan informasi dan pemahaman sivitas akademika UNIB dan masyarakat umum tentang TOEIC dan manfaatnya, khususnya bagi mahasiswa dan lulusan UNIB yang akan memasuki dunia kerja.

Suasana seminar on-line yang dipandu moderator Caroline Ito Hutahuruk.(ist)

TOEIC (Check of English for Worldwide Communication) adalah ujian untuk mengevaluasi tingkat kemampuan berbahasa Inggris di lingkungan internasional. TOEIC menjadi referensi bagi berbagai universitas, institusi, dan perekrut dari perusahaan berskala internasional.

Berbeda dari IELTS dan TOEFL, TOEIC ini digunakan sebagai persyaratan dalam melamar pekerjaan sedangkan TOEFL dan IELTS digunakan untuk kepentingan akademik seperti melanjutkan studi S2 dan S3.

“Sama-sama tes kemampuan Bahasa Inggris, namun digunakan untuk tujuan yang berbeda. TOEIC ini akan sangat tepat bagi mahasiswa jurusan vokasi di UNIB seperti mahasiswa prodi Diploma III,” kata Dr. Wisma.

Para peserta seminar tampak antusias mendengarkan penjelasan dari narasumber.(ist)

Ditambahkan Dr. Wisma, saat ini lebih dari 1000 perusahaan dan pemerintahan di dunia yang menggunakan tes TOEIC sebagai persyaratan perekrutan karyawan. Masa berlaku sertifikat TOEIC adalah 2 tahun.

Materi uji pada tes TOEIC ada empat macam, yaitu membaca (studying), mendengar (listening), berbicara (talking) dan menulis (writing). Materi tersebut dikelompokkan menjadi dua jenis tes TOEIC yang dapat diambil secara terpisah. Kedua jenis tes tersebut adalah TOEIC Listening and Studying Check (tes mendengar dan membaca) dan TOEIC Talking and Writing Check (tes berbicara dan menulis).

“Kami mengucapkan terimakasih kepada ITC Jakarta yang telah menyempatkan diri mengisi kegiatan seminar ini. Semoga kerjasama ini dapat berkelanjutan dan diimplementasikan dalam bentuk pelaksanaan tes TOEIC pertama di UNIB,” tutur Dr. Wisma.

Jalannya seminar dipandu moderator Caroline Ito Hutahuruk yang merupakan volunteer UPT Bahasa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIB. Peserta seminar yang berjumlah 159 tidak hanya dari kalangan mahasiswa, tapi juga para guru dan praktisi Bahasa Inggris dari Bengkulu dan luar Bengkulu seperti dari Jambi, Bangka Belitung dan Sumatera Selatan.

Para peserta sangat antusias, sebab selain tidak dipungut biaya, mereka juga diberikan e-sertifikat sebagai bukti telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.[Lap : volunteer. Editor : Purna Herawan/Humas].

Sultan dan Asti Juara I Duta Kampus UNIB 2023

MAHASISWA Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIB, Sultan Habib, dan mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIB, Asti Rahayu, dinobatkan sebagai Juara I di ajang Pemilihan Duta Kampus UNIB tahun 2023.

Kepala Biro PPK UNIB menyampaikan laporan dan Wakil Rektor IV membuka acara.(foto:hms1)

Malam grand last Pemilihan Duta Kampus UNIB 2023 berlangsung sukses dan meriah di corridor Grage Resort, Kota Bengkulu pada Minggu malam (3/12/2023). Acara ini dibuka secara resmi oleh Rektor UNIB Dr. Retno Agustina Ekaputri, S.E, M.Sc yang diwakili oleh Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama, Prof. Dr. Irfan Gustian, S.Si, M.Si.

Pembukaan acara ditandi dengan pemukulan dol, alat musik tradisional Bengkulu, oleh Prof. Irfan Gustian, didampingi Kepala Biro Perencanaan, Pengajaran dan Kemahasiswaan (PPK) UNIB, Ir. Titin Rahmawati, M.Si  sebagai Ketua Panitia Penyelenggara, para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, serta ketua-ketua lembaga dan unit kerja selingkung UNIB lainnya.

Pemukulan dol bersama-sama sebagai simbolis pembukaan malam grand last Duta Kampus.(hms1)

“Kami sangat mengapresiasi ajang ini dan semoga melalui kegiatan ini akan terpilih para mahasiswa trampil dan berbakat yang akan menjadi ambassador UNIB di berbagai ajang kegiatan baik di degree regional, nasional maupun internasional,” ujar Prof. Irfan Gustian ketika menyampaikan sambutan.

Ketua Panitia Penyelenggara Pemilihan Duta Kampus 2023, Ir. Titin Rahmawati, M.Si dalam lamporannya menjelaskan, ajang ini merupakan agenda tahunan yang sudah memasuki tahun ke enam. Pada tahun ini, jumlah peserta 35 orang mahasiswa yang terdiri dari 13 laki-laki (mahasiswa) dan 22 perempuan (mahasiswi). Setelah dilakukan seleksi, panitia menetapkan 14 finalis yang terdiri dari 7 mahasiswa dan 7 mahasiswi untuk tampil di babak grand last.

Para finalis Duta Kampus sedang menari dan menunjukkan kekompakan.(foto:hms1)

Ke 14 finalis yaitu Abram Dimas Hoswandi (Fakultas Teknik), Dini Wulandari (FKIP), Pandapotan Sitorus (Fakultas Hukum), Asti Rahayu (FISIP), Sultan Habib (FEB), Payu Inda Lastari (FISIP), Moh Puji Sulistyono (Fakultas Hukum), Mira Juwita Ali (Fakultas Teknik), Putra Michael Sijabat (FISIP), Jeni Puspita Ningrum (Fakultas Hukum), M. Iqbal Alihsan (FKIP), Natasya Anggia Sha Fauzi (Fakultas Pertanian), Juki Alfiansyah (FMIPA), dan Devy Janisca Shalihi (FKIP).

Para finalis telah menjalani masa karantina selama 1 (satu) minggu dengan kegiatan pembekalan terkait pengembangan diri dan pemahaman terkait peran para Duta Kampus Universitas Bengkulu nantinya. Selama di karantina, mereka juga dinilai tentang bagaimana sikap dan prilakunya.

Para finalis sedang menyampaikan visi dan misi sebagai Duta Kampus UNIB.(foto:hms1)

Di malam grand last, para finalis menyampaikan visi misi menjadi Duta Kampus menggunakan Bahasa Inggris dan diwajibkan menjawab pertanyaan dari Dewan Juri. Selain itu, para finalis dituntut mampu menyelaraskan mind, conduct dan magnificence dalam upaya memperebutkan juara Duta Kampus Terbaik I, II dan III serta juara di masing-masing kategori.

Dewan juri di malam grand last ini adalah 5 orang yang kompeten di bidangnya, yaitu Rio Kurniawan, M.Pd (Akademisi sekaligus Pembina Duta Kampus UNIB), Dr. Alfarabi, M.Si (Dosen FISIP/Kepala UPT Perpustakaan UNIB), Agita Misriana, M.Pd (Akademisi dan Praktisi), Mona Ardina, M.Psi (Psikolog), dan Mikron Muda (Putra Pariwisata Nusantara).

Para finalis dinilai secara objektif dan profesional oleh Dewan Juri.(foto:hms1)

“Selamat kepada para finalis. Adik-adik yang tampil di malam grand last ini sudah menjadi Duta Kampus UNIB. Namun siapa yang terbaik dan siapa juara di masing-masing kategori, dewan juri yang akan menentukan,” ujar Ir. Titin Rahmawati.

Setelah mengamati dan menilai penampilan dari masing-masing finalis, akhirnya Dewan Juri dan panitia menetapkan Juara I Duta Kampus Terbaik Putra dinobatkan kepada Sultan Habib (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) dan Juara I Duta Kampus Terbaik Putri diraih Asti Rahayu (FISIP). Selanjutnya, Juara II putra dinobatkan kepada Abram Dimas Hoswandi (Fakultas Teknik) dan Juara II Putri dinobatkan kepada Jeni Puspita Ningrum (Fakulta Hukum). Sedangkan Juara III Putra diraih Putra Michael Sijabat (FISIP) dan Juara III Putri adalah Dini Wulandari (FKIP).

Juara I dan Juara II Duta Kampus UNIB Terbaik tahun 2023.(foto:hms1)

Selain tiga juara duta kampus terbaik tersebut, dewan juri dan panitia juga menetapkan juara kategori, yaitu Kategori Duta Kampus Pavorit diraih Pandapotan Sitorus (Fakultas Hukum) dan Natasya Anggia Sha Fauzi (Fakultas Pertanian). Kemudian, Kategori Duta Kampus Berbakat diraih Moh Puji Sulistyono (Fakultas Hukum) dan Mira Juwita Ali (Fakultas Teknik). Untuk Kategori Duta Kampus Persahabatan diraih M. Iqbal Alihsan (FKIP) dan Payu Ina Lastari (FISIP). Dan untuk Kategori Duta Kampus Intelegensia dirah Juki Alfiansyah (FMIPA) dan Devy Janisca Shalihi (FKIP).

Para finalis yang mendapat juara di masing-masing kategori.(foto:hms1)

Penyerahan piala dan hadiah kepada para juara dilakukan oleh Wakil Rektor IV UNIB Prof. Irfan Gustian didampingi Kepala Biro PPK UNIB Ir. Titin Rahmawati, serta para Wakil Dekan dan Kepala Lembaga selingkung UNIB lainnya. Acara diakhiri selebrasi para juara dan swafoto bersama.[Penulis/Editor : Purna Herawan/Humas].

Juara Duta Kampus UNIB 2023 menyapa audiens dan swafoto bersama.(foto:hms1)

Sosialisasi dan Workshop Penyusunan Kebijakan PPKS di UNIB

KAMPUS Universitas Bengkulu (UNIB) memiliki komitmen tinggi dalam mengimplementasikan Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. Selain telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) PPKS pada 2022 lalu, UNIB terus melakukan sosialisasi dan edukasi serta tengah menyusun draf kebijakan terkait PPKS.

Ketua Satgas PPKS UNIB ketika menjelaskan maksud dan tujuan dilaksanakannya workshop.(hms1).

Untuk memaksimalkan penyusunan kebijakan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) yang akan dituangkan dalam bentuk peraturan rektor dan pedoman-pedoman teknis lainnya, Satgas PPKS UNIB menyelenggarakan sosialisasi dan workshop di Gedung Layanan Terpadu (GLT) UNIB, Selasa (28/11/2023).

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak dari inner kampus yang terdiri dari dosen, mahasiswa serta para pengelola program studi, maupun dari eksternal UNIB yang terdiri dari instansi pemerintah, penggiat sosial hingga insan pers. Para peserta diharapkan dapat memberikan masukan, ide dan saran sehingga peraturan rektor dan pedoman teknis tentang PPKS di UNIB dapat dihasilkan dalam waktu dekat dan mengakomodir semua kebutuhan sesuai dengan karakter kehidupan kampus.

“Pertama, dengan kegiatan ini diharapkan kita memiliki persepsi yang sama tentang pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus. Kedua, diharapkan melalui kegiatan ini dapat memberikan masukan, ide, saran dan gagasan terhadap upaya penyusunan kebijakan, penyusunan draf peraturan rektor dan pedoman teknis PPKS di UNIB. Dengan komitmen dan upaya-upaya yang kita lakukan ini, diharapkan kasus kekerasan seksual di UNIB dapat diminimalisir dan dihapuskan,” ujar Ketua Satgas PPKS UNIB, Susi Ramadhani, S.H, M.H.

Kepala Biro PPK mewakili Rektor UNIB ketika membuka acara sosialisasi dan workshop.(hms1)

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor UNIB Dr. Retno Agustina Ekaputri, S.E, M.Sc yang diwakili Kepala Biro Perencanaan, Pengajaran dan Kemahasiswaan (PPK), Ir. Titin Rahmawati, M.Si. Dalam sambutannya, Pimpinan UNIB memberikan apresiasi kepada Satgas PPKS UNIB yang telah melaksanakan kegiatan sosialsiasi dan workshop ini dan berharap upaya-upaya PPKS di UNIB sebagai implementasi Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 dapat dilaksanakan secara optimum.

“Pimpinan UNIB juga mengucapkan terimakasih kepada narasumber dan pihak-pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga kegiatan ini memberikan kemanfaatan bagi kita semua dan bagi institusi diharapkan kegiatan ini dapat menjadi salah satu pendukung mewujudkan UNIB sebagai universitas yang unggul,” tutur Ir. Titin Rahmawati.

Narasumber dari Biro Hukum Kemendikbudristek ketika memaparkan materi. (hms1)

Narasumber yang dihadirkan pada kegiatan ini yaitu Rika Irdayanti, S.H, M.H yang merupakan Perancang Peraturan Perundang-Undangan Ahli Muda Biro Hukum Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Dalam paparannya, selain menjelaskan sejumlah kewenangan Perguruan Tinggi (PT) dalam PPKS, narasumber juga menguraikan aspek-aspek yang harus diakomodir dalam peraturan rektor dan kebijakan teknis tentang PPKS di lingkungan perguruan tinggi.

Peserta sosialisasi dan workshop dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti acara.(hms1)

“Pertama, kami sangat mengapresiasi bahwa UNIB telah memiliki Satgas PPKS yang telah melaksanakan tugas dan fungsinya sejak tahun 2022. Selanjutnya, untuk memaksimalkan pelaksanaan PPKS di kampus maka dibutuhkan kebijakan dan pedoman teknis yang diatur lebih lanjut dengan peraturan rektor. Kebijakan dan pedoman teknis dimaksud sebaiknya disesuaikan dengan kultur dan karakter kampus masing-masing. Karena itu, saran dan pendapat dari berbagai kalangan dan lintas disiplin ilmu sangat dibutuhkan,” ujar Rika Irdayanti, seraya memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi dan workshop yang dilaksanakan Satgas PPKS UNIB.

Untuk mengetahui secara lengkap bagaimana jalannya kegiatan dan informasi apa saja yang dihasilkan dari acara sosialisasi dan workshop ini, masyarakat inner maupun eksternal UNIB dapat menyaksikannya melalui video reside streaming yang ditayangkan pada channel YouTube Universitas Bengulu.[Penulis : Purna Herawan/Humas].

Narasumber menyampaikan materi yang diselingi dengan tayangan video ilustrasi bentuk-bentuk kekerasan seksual dan upaya PPKS yang harus dilakukan.(hms1)

Magister Bahasa Inggris FKIP UNIB Gelar Konferensi Internasional

PROGRAM Studi Pascasarajana Magister (S2) Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu berkolaborasi dengan Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh dan College of New England – Australia, menggelar konferensi internasional secara hybrid, luring dan daring, Sabtu (25/11/2023).

Keynote audio system memaparkan materi dan foto bersama dengan Pengelola S2 Bahasa Inggris UNIB.(ist)

Konferensi yang dilaksanakan adalah the 4th Worldwide Convention on the Educating of Language and Literature (ICOTEL) in Conjunction with the first Collaborative Convention on Rhetorical Patterns of Texts in Indonesia and Malay World, suatu agenda rutin tahunan bagi Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNIB.

Secara offline, konferensi dilaksanakan di aula Dekanat FKIP UNIB. Secara on-line, menggunakan aplikasi zoom assembly. Tema yang diusung cukup relevan dengan kondisi kekinian, yaitu “Increasing and Disseminating Analysis in Language Educating and Rhetorical Patterns.”

Pembicara dari UNE Australia dan FKIP UNIB sedang memaparkan materi.(foto : ist)

Koordinator Prodi S2 Bahasa Inggris FKIP UNIB, Dr. Iis Sujarwati mengatakan, terlaksananya kegiatan ini merupakan implementasi kerjasama para akademisi dan peneliti dari Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris di tiga universitas.

“Kita mempertemukan para akademisi dan peneliti yang berpengalaman di tiga universitas baik dalam maupun luar negeri. Tujuannya, memberikan wadah diskusi, saling berbagi ide dan pengalaman terkait penelitian dan pengembangan pembelajaran bidang bahasa di tingkat international,” ujarnya.

Pemberian cindera mata dari Pengelola S2 Bahasa Inggris FKIP UNIB kepada pemateri.(foto:ist)

Senada diungkapkan Ketua Pelaksana ICOTEL 4, Dr. Syafryadin. Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjalin silahturahmi dan komunikasi antar akademisi, peneliti, dosen, guru, dan mahasiswa untuk berbagi ide, pengalaman dan temuan penelitian di bidang pendidikan, sastra, dan linguistik bahasa Inggris, yang berdampak pada pendidik bahasa yang kreatif dan inovatif.

“Semoga dengan kegiatan ini dapat memberikan pengkayaan ilmu pengetahuan kepada kita semua dan berkontribusi bagi peningkatan kapasitas institusi dalam pengembangan tridharma perguruan tinggi,” ujarnya ketika menyampaikan sambutan.

Konfrensi Worldwide ini menghadirkan empat keynote audio system yaitu Assoc. Professor Dr. Zifirdaus Adnan (College of New England, Australia), Assoc. Professor Sally Burgess (Universidad De La Laguna, Spanyol), Prof. Yazid Basthomi (Universitas Negeri Malang, Indonesia) dan Affiliate Professor Dr. Wisma Yunita (Universitas Bengkulu).

Foto bersama para pemateri dengan Pengelola dan mahasiswa Prordi S2 Bahasa Inggris FKIP UNIB.(ist)

Hadir pula Dr. Diana Barnes (Head of college HASS UNE), Abdurrahman, MSi, Phd (WD 1 FKIP UNIB), Professor Safnil Arsyad (Kaprodi S3 Linguistik Terapan, UNIB), Dr. Irma Diani, M.Hum (Kajur PBS UNIB), Prof. Asnawi, M.Ed (Kajur Pend Bahasa Inggris, USK), Nira Erdiana, M.Pd (Sekjur Pend Bahasa Inggris, USK), Dr. Iskandar AS, MA (Koord. Prodi MPBEN USK), Dr. Dohra Fitrisia, M.Ed (Ketua TPMA Prodi MPBEN USK), Dr. Siti Sarah Fitriani, MA (Wakil Ketua TPMA USK), Dr. Iis Sujarwati, M,Pd (Kaprodi S2 Pend. Bahasa Inggris, UNIB) dan ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia.

Pemateri dan peserta Konferensi Internasional yang bergabung secara daring by way of zoom assembly.(ist)

Dalam paparannya, Assoc. Professor Zifirdaus Adnan, mengatakan bahwa penelitian pola retorika teks dalam Bahasa Indonesia dan Melayu mengalami perkembangan yang sangat signifikan belakangan ini.

“Penelitian pola retorika teks (termasuk teks lisan) dalam bahasa Indonesia dan Melayu mengalami perkembangan yang signifikan dalam 25 tahun terakhir, terutama pada style penulisan akademik meliputi pola retorika artikel penelitian (RA), pola generik presentasi akademik, ujian sidang tesis dan sejenisnya,” tutur Zifirdaus.

Suasana konferensi internasional Pendidikan Bahasa Inggris by way of aplikasi zoom assembly.(ist)

Koordinator Prodi MPBEN FKIP USK, Dr. Iskandar Abdul Samad mengatakan bahwa konfrensi Internasional ini memberi kesempatan kepada para peneliti untuk dapat mempublikasikan karya tulis terbaiknya pada jurnal bereputasi.

“Presenter yang memiliki makalah berkualitas tinggi berkesempatan untuk dipilih oleh panitia untuk dimasukkan dalam buku yang diterbitkan oleh writer di Australia, edisi khusus Journal of Utilized Linguistics and Literature (JOALL)  atau  prosiding,” tutup Iskandar.[Laporan : Wisma Yunita. Editor : Purna Herawan/Humas].

POMNAS XVIII Ditutup, UNIB Raih 4 Medali

PEKAN Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XVIII Kalimantan Selatan 2023 ditutup secara resmi pada Rabu siang (22/11/2023). Acara penutupan berlangsung di atrium Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Para atlet UNIB peraih medali di POMNAS XVIII saat foto bersama.(foto:ist)

Para atlet POMNAS XVIII dari 34 provinsi se Indonesia termasuk 21 atlet dari Universitas Bengkulu (UNIB) telah pulang ke daerah masing-masing. Dari 21 atlet kebanggaan UNIB yang ikut serta pada 7 Cabang Olahraga di POMNAS XVIII yang memperlombakan 16 Cabang Olahraga, hanya 4 atlet yang berhasil meraih medali, satu di antaranya Medali Emas dan tiga lainnya Medali Perunggu.

Kendati hanya mampu meraih 4 medali, para atlet kontingen Bengkulu telah berjuang mengharumkan nama daerah dan almamaternya di kancah nasional yang bergengsi ini.

“Whole medali diraih Kontingen Bengkulu pada ajang ini sebanyak 5 medali, 4 medali diantaranya diraih mahasiswa UNIB dengan rincian 1 Medali Emas dan 3 Medali Perunggu. Kita mengucapkan selamat kepada para atlet yang meraih medali, semoga keberhasilan ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk berprestasi lebih baik lagi,” ujar Wakil Rektor III UNIB Prof. Dr. Candra Irawan, S.H, M.Hum.

Egi Patli Pranata peraih Medali Emas Cabang Olahraga Lempar Lembing.(foto:ist)

Medali Emas diraih mahasiswa UNIB terjadi di Cabang Olahraga Lempar Lembing atas nama Egi Patli Pranata, mahasiswa Pendidikan Jasmani FKIP UNIB. Sedangkan 3 Medali Perunggu berhasil didapatkan atlet UNIB di Cabang Olahraga Gulat, yaitu atas nama Aditya Saputra (mahasiswa Penjaskes FKIP) untuk Gulat Gaya Bebas Kelas -97 Kg Putra, Lola Puspita Sari (mahasiswa Penjaskes FKIP) untuk Gulat Gaya Bebas Kelas -76 Kg Putri, dan Bahrony Elwansyah Saputra (mahasiswa Penjaskes FKIP) untuk Gulat Greco Roman Kelas -55 Kg Putra.

Atlet Gulat UNIB peraih Medali Perunggu di POMNAS XVIII foto bersama pelatihnya.(ist)

Mewakili segenap pimpinan UNIB, Kepala Biro Perencanaan, Pengajaran dan Kemahasiswaan (PKK) UNIB Ir. Titin Rahmawati, M.Si mengucapkan terimakasih kepada seluruh atlet, pelatihan dan tim official kontingen Bengkulu yang telah berjuang di ajang POMNAS XVIII Kalimantan Selatan.

“Kepada para peraih medali kita ucapkan selamat dan yang belum meraih medali jangan putus asa, tetap semangat dan jadikan ajang ini untuk meningkatkan pengalaman dan motivasi agar ke depan semakin giat berlatih sehingga bisa meraih prestasi di ajang lainnya,” ujarnya.[Penulis : Purna Herawan/Humas].

UNIB Optimis Raih Anugerah Humas 2023

AJANG Anugerah Humas Diktiristek (AHD) 2023 kembali diselenggarakan oleh Humas Ditjen Diktiristek yang diikuti sejumlah institusi perguruan tinggi dan LLDikti se Indonesia. Ajang ini telah menjadi agenda tahunan sejak beberapa tahun terakhir, namun baru tahun ini Universitas Bengkulu bisa ikut berpartisipasi dengan mengikuti beberapa kategori yang diadakan.

Rektor UNIB presentasi pada Tim Juri AHD 2023 terkait peningkatan Kinerja Kehumasan.(foto:hms1)

Kategori kinerja kehumasan Perguruan Tinggi yang diikuti UNIB pada AHD 2023 yaitu antara lain kompetisi Laporan Kehumasan yang terdiri dari tiga perlombaan ; Lomba Laman; Medsos (Media Sosial); dan Siaran Pers. Kemudian, UNIB juga berpartisipasi dan ikut serta dalam kompetisi Majalah Universitas, Kinerja Unit Layanan Terpadu (ULT) dan Pemilihan Insan Humas Terbaik.

Sebagai pendatang baru di ajang AHD ini, UNIB tidak memasang goal muluk-muluk. UNIB lebih menekankan bahwa secara substansi keikutsertaan UNIB di ajang ini adalah sebagai bentuk komitmen pelaksanaan good governance dalam melaksanakan manajemen perguruan tinggi, dimana Humas berperan sebagai koordinator, diseminator yang harus menyampaikan kebijakan dan menyerap aspirasi masyarakat, serta sebagai refrensi penentu arah kebijakan institusi.

Rektor dan didampingi Wakil Rektor II sangat mengapresiasi ajang AHD 2023.(foto:hms1)

Kendati tidak memasang goal yang muluk-muluk, UNIB tetap optimis mampu meraih nilai terbaik dari setiap kategori yang diikuti. “Hasil yang kita dapatkan pada AHD tahun ini mudah-mudahan yang terbaik dan apapun hasilnya akan kita jadikan sebagai bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan-perbaikan sehingga ke depan UNIB bisa menjadi Perguruan Tinggi BLU dengan kinerja kehumasan yang lebih baik,” ujar Wakil Ketua Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) UNIB, Dr. Yarjohan.

Dijelaskan Yarjohan, proses penilaian oleh dewan juri di masing-masing kategori kompetisi masih berlangsung dan hasil akhirnya kemungkinan akan diumumkan pada Desember 2023. Untuk sementara ini, dari Kategori Laporan Kehumasan yang meliuti tiga perlombaan, UNIB telah dinyatakan lulus penilaian tahap I untuk kompetisi Siaran Pers Terbaik dan memasuki proses penilaian tahap II.

“Kita diundang Tim Juri AHD 2023 untuk mengikuti penilaian tahap II pada kompetisi Siaran Pers. Itu artinya UNIB telah terpilih sebagai nomine untuk Anugerah Humas pada lomba Siaran Pers,” ujar Yarjohan.

Rektor UNIB, Wakil Rektor II, Wakil Ketua PPID dan Kepala Sub Koodinator Humas UNIB berdiskusi tentang peningkatan kinerja kehumasan.(foto:hms1)

Ditambahkan Yarjohan, sebagai nomine AHD-Siaran Pers, UNIB diundang melakukan presentasi terkait pengelolaan kehumasan yang diselenggarakan secara daring menggunakan aplikasi Zoom Assembly pada Kamis pagi 16 November 2023.

“Tadi kita sudah presentasi di hadapan Tim Juri yang dilakukan langsung oleh Bu Rektor dan didampingi Wakil Rektor II Bidang Sumberdaya,” paparnya Yarjohan, seraya menjelaskan bahwa kehadiran Rektor dan Wakil Rektor II dalam kegiatan presentasi ini merupakan bentuk nyata dukungan pimpinan UNIB terhadap peningkatan dan pengembangan kinerja kehumasan.

Sementara itu, ketika melakukan presentasi kepada Tim Juri AHD, Rektor UNIB Dr. Retno Agustina Ekaputri, S.E, M.Sc didampingi Wakil Rektor II Bidang Sumberdaya Yefriza, S.E, MPPM, Ph.D telah menekankan bahwa pimpinan UNIB seluruhnya memiliki komitmen yang tinggi dan sangat mendukung peningkatan kinerja kehumasan terutama dalam hal mensosialisasikan program-program unggulan Kemendikbudristek seperti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Program Kedaireka-Matching Fund (MF).

Rektor, Wakil Rektor II, PPID dan Sub Humas UNIB optimis meraih penghargaan pada AHD 2023.(hms1)

“Tahun 2023, kita melaksanakan program MBKM dan Kedaireka-Matching Fund yang disosialisasikan melalui media dalam bentuk siaran pers. Capaian kinerja kehumasan dari kegiatan siaran pers tahun ini sangat baik dan tanggapan atau sentiment media sangat positif,” ujarnya.

Dijelaskan Rektor, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan terhadap kegiatan siaran pers, kinerja kehumasan UNIB menunjukkan hasil yang signifikan. “Akibat pengelolaan siaran pers UNIB di media regional, nasional dan internasioal berpengaruh pada pemeringkatan dunia webometric, dimana pada Tahun 2022 peringkat Webometric UNIB di peringkat 48 dan pada Juli 2023 menjadi peringkat 27,” paparanya.

Rektor menyampaikan sambutan positif dan memberikan apresiasi kepada Humas Ditjen Diktiristek yang rutin menyelenggarakan Anugerah Humas tiap tahun. Ke depan UNIB akan berupaya maksimal untuk berpartisipasi aktif pada ajang ini dan meskipun saat ini UNIB baru kali pertama ikut serta namun tetap optimis mampu menorehkan prestasi.[Penulis : Purna Herawan/Humas].

UNIB Raih Medali Emas di POMNAS XVIII

KABAR gembira datang dari ajang Pekan Olah Raga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVIII Tahun 2023 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Satu dari tujuh Cabang Olahraga yang diikuti kontingen Universitas Bengkulu (UNIB) berhasil menyumbang Medali Emas, yaitu Cabor Lempar Lembing yang diraih Egi Patli Pranata, mahasiswa Pendidikan Jasmani FKIP UNIB.

Kepala Biro PPK UNIB Ir. Titin Rahmawati foto bersama para pemenang Cabor Lempar Lembing.(ist)

Kepala Biro Perencanaan, Pengajaran dan Kemahasiswaan (PPK) UNIB Ir. Titin Rahmawati, M.Si dan Kepala Sub Koordinator Bagian Kesejahteraan Mahasiswa Febrianti Prihatin, S.E yang mendampingi kontingen UNIB melaporkan, Egi Patli Pranata sukses menyabet Medali Emas setelah tampil gemilang di babak last dengan mencatatkan lemparan sejauh 51.89 meter.

Persaingan berat terjadi di babak last antara atlet dari Jawa Tengah atas nama Joni Adi Saputra, atlet dari Jawa Barat atas nama Muhamad Rifki Nurfadilah dan atlet dari Universitas Bengkulu Egi Patli Pranata. Pertandingan berlangsung di Stadion Lambung Mangkurat Banjarmasin, Rabu (15/11/2023).

Setelah melakukan lemparan, atlet Jawa Tengah dan Jawa Barat hanya mampu menghasilkan lemparan sejauh 51.22 Meter dan 50.25 Meter. Sedangkan atlet Bengkulu mentatkan lemparan sejauh 51.89 meter, sehingga meraih juara satu sekaligus menjadi raihan Medali Emas pertama bagi kontingen Bengkulu pada POMNAS XVIII Tahun 2023 ini.

Egi Patli Pranata, mahasiswa Penjaskes FKIP UNIB peraih Medali Emas POMNAS XVIII.(ist)

“Iya ini medali pertama yang patut kita banggakan karena kita berhasil meraih kemenangan pada salah satu dari 16 Cabang Olahraga yang dipertandingkan di ajang POMNAS XVIII ini. Kita ikutserta alam 7 (tujuh) Cabang Olahraga, beberapa sudah kalah seperti di Cabor Renang dan Catur. Tapi, kita masih ada harapan menambah medali yaitu di Cabor Gulat dan Karate,” ujar Febrianti Prihatin, kepada Tim Humas UNIB by way of WhatsApp, Kamis (16/11/2023).

Rektor UNIB Dr. Retno Agustina Ekaputri, S.E, M.Sc melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Candra Irawan, S.H, M.Hum mengaku bangga dan memberikan apresiasi kepada para mahasiswa yang menjadi kontingen Bengkulu pada ajang POMNAS XVIII di Banjarmasin.

Khususnya kepada mahasiswa Penjaskes FKIP UNIB, Egi Patli Pranata, segenap pimpinan dan civitas akademika UNIB mengucapkan selamat dan berterimakasih atas keberhasilnya meraih Medali Emas pada Cabor Lempar Lembing. “Selamat kepada Egi, semoga keberhasilan ini dapat menginspirasi dan memotivasi atlet lainnya,” ujar Prof. Candra Irawan.

Ajang POMNAS XVIII tahun 2023 dilaksanakan Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Badan Pembina Olah Raga Mahassiwa Indonesia (BAPOMI) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sebagai tuan rumah penyelenggara.

Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga memperlihatkan semangat dan dedikasi para atlet dalam mengharumkan nama daerah masing-masing. Tema yang diusung POMNAS XVIII tahun 2023 yaitu Merdeka Berprestasi, Talenta Olahraga Menginspirasi, dengan tagline “POMNAS Berprestasi, Indonesia Unggul.”[Penulis : Purna Herawan/Humas].

Sebanyak 1.045 Peserta CPNS/PPPK Kemendikbudristek Ujian di UNIB

BAGIAN Kepegawaian UNIB bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Lembaga Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (LPTIK) UNIB sukses menyelenggarakan ujian dengan system CBT (Laptop Base Take a look at) bagi CPNS dan Calon PPPK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Selasa dan Rabu, 14-15 November 2023.

Peserta ujian CPNS/PPPK mulai melakukan proses registrasi.(foto:hms1)

Whole peserta terdaftar 1.045 orang yang terdiri dari untuk ujian CPNS sebanyak 954 orang dan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 91 orang. Selain memilih UNIB, sejumlah peserta juga memilih instansi lain di luar UNIB namun tetap dalam naungan Kemendikbudristek. Untuk UNIB sendiri tersedia formasi penerima CPNS/PPPK dosen sebanyak 106 orang, dan formasi penerimaan PPPK Tendik (Tenaga Kependidikan) sebanyak 4 orang.

Ke 954 CPNS melaksanakan ujian di hari pertama, Selasa (14/11/2023), yang terbagi dalam 4 sesi dengan masing-masing sesi terdiri dari 5 ruangan tes lengkap dengan fasilitas komputer dan web yang terkoneksi ke panitia pusat, berkapasitas 250 orang/ruangan. Sedangkan 91 calon PPPK melaksanakan ujian di hari kedua, Rabu (15/11/2023).

Peserta take a look at mengisi absen, melakukan proses pemindaian dan pencocokan information peserta.(foto:hms1)

Sebelum memasuki ruangan ujian, seluruh peserta mengisi daftar hadir, melakukan pemindaian nomor peserta take a look at, dan diperiksa menggunakan metallic detector oleh panitia untuk memastikan peserta tidak membawa benda-benda terlarang ke ruangan take a look at serta untuk menghindari berbagai modus kecurangan.

Sembari menunggu waktu pelaksanaan ujian, para peserta menunggu di tempat yang telah disediakan oleh panitia. Tempat yang disediakan tersebut cukup refresentatif dan dilengkapi dengan monitor yang menampilkan berbagai pengumuman terkait pelaksanaan take a look at CPNS/PPPK.

Peserta take a look at diperiksa oleh panitia menggunakan metallic detector.(foto:hms1)

“Secara umum tidak ada kendala. Semua tahapan berjalan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Sebelum masuk ruangan, selain pemindaian dan pencocokan kartu peserta take a look at, para peserta juga kita periksa badannya dengan metallic detector untuk memastikan tidak ada yang membawa benda-benda terlarang atau alat-alat yang dimungkinan untuk kecurangan,” ujar Koordinator Bagian Kepegawaian UNIB, Baruki, S.H.

Begitupun menyangkut fasilitas di dalam ruangan dan jaringan web yang digunakan, menurut Ketua LPTIK UNIB Dr. Gushevinalti, S.Sos, M.Si, dari awal hingga berakhirnya ujian tidak ada kendala. “Semuanya berjalan lancer, tidak ada kendala. Tentang kondisi ruangan, juga telah kita siapkan senyaman mungkin agar peserta take a look at dapat berkonsentrasi mengerjakan soal,” ujarnya.

Peserta diarahkan masuk ruangan yang telah ditentukan dan dilakukan pengawasan secara ketat.(hms1)

Di bagian lain keterangannya, Koordinator Bagian Kepegawaian UNIB, Baruki, S.H, mengatakan kendati tidak ada kendala apapun dalam pelaksanaan ujian, namun dipastikan sebanyak 19 orang peserta dinyatakan gugur karena yang bersangkutan tidak hadir.

“Dari hasil rekapitulasi panitia, untuk peserta CPNS sebanyak 18 orang tidak hadir dari sesi pertama hingga sesi ke empat. Sedangkan untuk peserta PPPK ada 1 orang tidak hadir, otomatis mereka gugur,” ujar Baruki.[Penulis : Purna Herawan/Humas].