UM Perluas Kolaborasi Riset Internasional dengan Tiga Kampus Luar Negeri

0
20

image_pdf

Universitas Negeri Malang (UM) terus melakukan kolaborasi riset, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kali ini, kerjasama riset dilakukan dengan University Teknologi Malaysia (UTM), Universiti Mara Malaysia (UiTM), dan Southern Taiwan University of Science and Technology (STUST). Penelitian melibatkan tiga peneliti dari UM, yaitu Aripriharta, S.T., M.T., Ph.D. (Dosen Teknik Elektro UM) sebagai ketua, Prof. Dr. Zubaidah, S.Pd., M.Pd. (Dosen Biologi UM), Dr. Muladi, S.T., M.T. (Dosen Teknik Elektro UM) dengan kolaborator asing yaitu Prof. Gwo Jiun Horng (STUST, Taiwan), Dr. Norsanah binti Rosmin (UTM), dan Dr. Saodah Omar (UiTM). 

Aripriharta, Ph.D menjelaskan dalam kegiatan penelitian tersebut melibatkan lima mahasiswa UM untuk melakukan magang riset. Dua mahasiswa yaitu Raihan dan Rafli melakukan magang riset di UTM dibawah bimbingan Dr. Noorsanah Binti Rosmin dan tiga mahasiswa lainnya yaitu Tiwi, Firly, dan Arfienda di UiTM dibawah bimbingan Dr. Saodah Omar. Magang riset tersebut dilakukan selama dua minggu.

“Mahasiswa yang saya kirimkan bertugas untuk menyelesaikan draft paper bersama mitra Malaysia. Penelitian kami akan diselesaikan di Indonesia sementara publikasi ilmiah dikerjakan bersama mitra asing,” jelas Aripriharta, Ph.D.

Dosen Teknik Elektro UM ini menambahkan, penelitian mengangkat topik Internet of Everything (IoE). Penelitian tersebut meliputi membuat dan mengembangkan prototype Self Powered Wearable Device berupa generator (listrik) otot kaki sebagai energi perangkat IoE. Selain itu, dalam penelitian tersebut dilakukan pengujian skala lab dan lapangan untuk menyiapkan produk penelitian agar layak industri. 

“Produk penelitian berupa Set Powered Wearable Device dirancang untuk mengconvert gerak lekukan otot kaki menjadi listrik untuk mengisi daya yang berupa perangkat sensor yang dipasang di tubuh,Dalam rangkaiannya, penelitian self power dan IoE dimulai dengan pembuatan desain prototype dan analisis kelayakan untuk menjadi produk layak industri,” papar Aripriharta, Ph.D.

Penelitian berlanjut dengan kolaborasi dan melakukan kontrak untuk penjadwalan proses penelitian dengan sistematis dan struktur. Penelitian yang berlangsung dari April hingga November 2022 ini tidak mengalami kendala berarti. Penelitian berjalan lancar dengan tim yang saling berkomitmen dan mendukung antar semua pihak.

Terakhir, Aripriharta, Ph.D. berharap bisa mengirimkan mahasiswa lebih banyak lagi. Produk penelitian Self Powered Wearable Device bisa diterima di kancah nasional maupun internasional. Dosen Teknik Elektro ini juga memberikan pesan untuk seluruh mahasiswa UM untuk belajar melakukan penelitian.

“Banyak dosen yang memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar meneliti melalui proyek dosen yang bersangkutan. Meneliti itu adalah pencarian pengetahuan, penuh tantangan dan melatih determinasi, pengalaman publikasi dan magang riset di dalam dna luar negeri. Ini akan membuka cakrawala berpikir dan bekal untuk masa depannya,” pungkas Aripriharta, Ph.D.

Pewarta : Novita Eka Andriyana – Internship Humas UM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here